Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Raksasa ritel Walmart melaporkan pertumbuhan penjualan terlemah dalam enam tahun terakhir, memperkuat sinyal bahwa daya beli konsumen AS mulai melemah.

Faktor penyebabnya adalah harga bahan bakar.

Harga BBM memang jadi salah satu momok. yang mengakibatkan CEO Lowe’s, Marvin Ellison, mengakui konsumen kelas menengah tetap berhati-hati membelanjakan uangnya, bukan cuma

Konsumsi merupakan mesin utama pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam.

Saham Walmart ambles 9,2% dan menyeret indeks utama Wall Street ambruk melalui Dow Jones Industrial Average -1,3%,Β Nasdaq Composite -1% dan S&P 500 -0,9%.

Saham-saham raksasa teknologi seperti Nvidia dan SpaceX ikut tertekan lantaran keduanya banyak mengandalkan utang untuk membiayai ekspansi besar-besaran pusat data AI.

Sehari sebelumnya, Rabu (19/8/2026), dunia trading kuantitatif juga diguncang drama tersendiri.

Menurut Goldman Sachs, ini menjadi hari terburuk dalam lebih dari dua tahun terakhir bagi manajer dana systematic long-short, melalui kerugian rata-rata 1,4% dalam sehari, meski secara bulanan mereka masih untung 1,7%.

Selain Walmart, hasil kinerja ritel raksasa lain seperti Target, TJX, Home Depot, dan Lowe’s juga menunjukkan gambaran beragam soal kondisi konsumen Amerika.

Namun efeknya cuma sesaat, yield obligasi tenor 10 tahun kembali melonjak ke 4,697%, mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Dari Teknisi ke Taipan Properti, Orang Terkaya Asia Dibui Seumur Hidup

Mengutip laporan The Wall Street Journal,Β Kepala Strategi Fixed Income LPL Financial, Lawrence Gillum, menyebut langkah buyback ini tak lebih dari solusi sementara yang tidak menyelesaikan akar masalah.

Tekanan di pasar obligasi menjalar ke bursa saham.

Bursa saham dan pasar obligasi Amerika Serikat sama-sama ambruk pada perdagangan Kamis (20/8/2026), meski Departemen Keuangan AS sudah menggelontorkan jurus buyback obligasi demi meredam lonjakan biaya utang.

Langkah Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperbesar pembelian kembali (buyback) surat utang pemerintah sempat mendinginkan yield Treasury pekan ini.

Saham bioteknologi Moderna melesat 177% usai hasil terapi kankernya dinilai sangat menjanjikan, membuat para short seller yang bertaruh saham itu akan turun justru terbakar rugi besar.

Morgan Stanley menjuluki fenomena ini “MRNA squeeze”.

Data Bank of America Institute menunjukkan belanja diskresioner kelompok berpendapatan menengah-bawah justru melesat pada Juli, sementara belanja kelompok 5% orang terkaya sedikit melambat setelah lama menanjak.

Kondisi ekonomi yang “tidak terlalu panas, tidak terlalu dingin” ini dinilai justru menahan laju inflasi dan menjaga optimisme pasar saham sepanjang tahun ini.

Harga minyak mentah pun kembali naik – Brent melonjak 2,4% ke US$93,78 per barel pada Kamis.

Meski begitu, tak semua sinyal negatif.

Menurut riset Brown University’s Climate Solutions Lab, warga AS diperkirakan sudah merogoh kocek tambahan US$88 miliar untuk bensin dan solar sepanjang 2026 akibat guncangan energi yang terkait Perang Iran.

Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total?

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 761313, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260821141308-17-761313/wall-street-ambruk-jurus-menkeu-as-redam-utang-gagal-total’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 21 August 2026 14:55 Foto: REUTERS/Brendan McDermid //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Wall Street kembali dibuat gonjang-ganjing.

Di sisi lain, tidak cukup panas untuk memicu inflasi lebih tinggi.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260812111403-19-758531/video-negosasi-as-iran-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/758531?comscore=off”,”time”:267,”title”:”Video: Negosasi AS-Iran Alot, Harga Minyak & Batubara Masih Tinggi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/12/negosasi-as-iran-masih-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi-1786508413018_169.png”}]’); Next Article Breaking News! sedangkan Investor pun mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed di 2026, yang ikut mendongkrak saham-saham produsen semikonduktor dan chip memori belakangan ini.

Kepala Ekonom Wilmington Trust, Luke Tilley, menilai kondisi ekonomi AS saat ini berada di titik seimbang – cukup kuat untuk menghindari resesi,

Analisis mendalam tentang Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *