Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Saya akan mengambil keputusan secara fleksibel berdasarkan data,” ujarnya.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain inflasi dan pertumbuhan, nilai tukar won juga menjadi faktor yang diperhatikan BOK.
Pernyataan Kwon menunjukkan bank sentral masih membuka kedua opsi tersebut, melalui keputusan akhir akan bergantung pada perkembangan inflasi, pertumbuhan, stabilitas keuangan, serta risiko eksternal.
Baca: Video: Trump Aktif Lagi Kritik The Fed, Minta Suku Bunga AS Turun (sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260821093909-19-761179/video-asumsi-makro-rapbn-2027-apa-efeknya-ke-ihsg-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/761179?comscore=off”,”time”:534,”title”:”Video: Asumsi Makro RAPBN 2027, Apa Efeknya ke IHSG & Rupiah?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/21/asumsi-makro-rapbn-2027-bi-rate-disorot-asing-apa-efeknya-ke-ihsg-rupiah-1787280256672_169.png”}]’); Next Article Dunia Makin Kacau Balau, Bos BI: Kebijakan Moneter Global Lebih Ketat
Faktor penyebabnya adalah inflasi Korea Selatan berada di atas target 2% bank sentral. yang mengakibatkan Pada Juli lalu, BOK telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 2,75%, dari 2,50%, atau kenaikan pertama dalam 3,5 tahun.
Tekanan inflasi menjadi perhatian
Internasional Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 761395, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260821171628-17-761395/bank-korea-waspada-inflasi-suku-bunga-bisa-naik-lagi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); tfa, CNBC Indonesia 21 August 2026 21:10 Foto: Reuters //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank of Korea (BOK) membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan di tengah inflasi yang masih berada di atas target dan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan (Korsel) yang lebih kuat dari perkiraan.
Dampak dari hal tersebut adalah ruang untuk pengetatan kebijakan kembali terbuka.
Meski demikian, Kwon menolak dikategorikan sebagai pejabat yang cenderung hawkish atau dovish. akibat Di sisi lain, pemulihan ekonomi berlangsung lebih kuat dari perkiraan, didukung antara lain oleh kinerja sektor semikonduktor,
Won telah menguat tajam sejak bulan lalu hingga mendekati level tertinggi dalam 11 bulan, tetapi Kwon menilai volatilitas mata uang dan berbagai faktor eksternal tetap perlu diperhitungkan dalam kebijakan moneter.
Dengan suku bunga saat ini berada di 2,75%, pasar kini menanti apakah BOK akan kembali menaikkan bunga dalam rapat pekan depan atau memilih menahan diri.
Namun, bank sentral menegaskan keputusan tersebut akan diambil secara hati-hati dan fleksibel.
Wakil Gubernur Senior BOKKwon Min-soo mengatakan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas keuangan akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah kebijakan moneter.Β Kwon juga mengingatkan bahwa kenaikan suku bunga memiliki manfaat sekaligus efek samping terhadap perekonomian.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Top Bukan RI, India Jadi Pasar Saham yang Paling Tak Disukai di Asia
“Saatnya untuk mengambil keputusan kebijakan melalui sangat hati-hati, dan fleksibel jika diperlukan,” ujar Kwon kepada wartawan, Jumat (21/8/2026), seperti dikutip Reuters.
“Ketika memutuskan suku bunga, kita harus mempertimbangkan tren pertumbuhan dan inflasi, serta stabilitas keuangan,” katanya.
Baca: Jepang Dilanda Inflasi Tertinggi Tahun Ini, Harga Energi Menggila
Sinyal tersebut muncul menjelang rapat kebijakan moneter BOK pada 27 Agustus.
Ia menegaskan kebijakan akan ditentukan berdasarkan kondisi ekonomi dan data yang tersedia.
“Saya tidak ingin diberi label hawkish atau dovish.
Analisis mendalam tentang Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
