Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Angka ini naik dari periode sama tahun sebelumnya Rp63,83 miliar.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Happy Weekend, Ditutup Naik 0,37% ke Level 6.525
Seiring melalui pertumbuhan premi, laba bersih Oona juga meningkat 55%.
Soegiarto menambahkan, transformasi bisnis Oona di Indonesia dibangun melalui eksekusi yang konsisten, bukan hanya melalui satu inisiatif.
“Kami terus memperkuat kemitraan, memperluas portofolio produk, berinvestasi dalam teknologi, serta menjaga disiplin underwriting di tengah berbagai kondisi pasar.
Pendekatan ini memungkinkan kami untuk terus mencatat kinerja di atas pasar, sekaligus membangun bisnis yang lebih kuat dan tangguh untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya di Indonesia,” jelas Vincent.
Terkait prospek ke depan, Indonesia dianggap memiliki peluang pertumbuhan jangka panjang seiring bertambahnya aset yang dimiliki masyarakat dan terus berkembangnya dunia usaha.
Adapun nilainya sebesar Rp94,83 triliun.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260821093909-19-761179/video-asumsi-makro-rapbn-2027-apa-efeknya-ke-ihsg-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/761179?comscore=off”,”time”:534,”title”:”Video: Asumsi Makro RAPBN 2027, Apa Efeknya ke IHSG & Rupiah?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/21/asumsi-makro-rapbn-2027-bi-rate-disorot-asing-apa-efeknya-ke-ihsg-rupiah-1787280256672_169.png”}]’); Next Article Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik
Pertumbuhan ini terjadi di tengah industri asuransi umum Indonesia yang mengalami kontraksi sekitar 2% pada periode yang sama.
Founder and Group Chief Executive Officer Oona Insurance Abhishek Bhatia mengatakan, kinerja tersebut menunjukkan kemampuan Oona dalam mencatat pertumbuhan yang menguntungkan melalui disiplin underwriting, diversifikasi kanal distribusi, serta investasi yang berkelanjutan pada teknologi.
Kurang dari empat tahun sejak memasuki Indonesia, Oona berhasil mempertahankan posisinya dalam jajaran 10 besar perusahaan asuransi kendaraan bermotor berdasarkan GWP, sekaligus naik sembilan peringkat menjadi perusahaan asuransi umum terbesar ke-23 di Indonesia berdasarkan GWP.”Dalam empat tahun terakhir, itulah yang kami lakukan di Indonesia, mulai dari modernisasi teknologi, memperkuat underwriting, memperluas distribusi, hingga mentransformasi bisnis secara keseluruhan,” ujar Bhatia dalam keterangan resmi, Jumat, (21/8/2026).
Pertumbuhan Oona didukung oleh model distribusi yang beragam, mencakup kemitraan melalui industri otomotif, bank, broker, agen, mitra digital, serta kanal direct-to-consumer.
Dampak dari hal tersebut adalah memberikan lebih banyak kemudahan bagi pelanggan dalam mengakses perlindungan
President Director Oona Insurance Indonesia Vincent C. akibat Melalui kemitraan digital, solusi asuransi Oona juga terintegrasi dengan berbagai layanan seperti dompet digital, aplikasi ride-hailing, dan platform perjalanan,
Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 761423, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260821180756-17-761423/oona-insurance–abda–catat-pertumbuhan-premi-40’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 21 August 2026 19:05 Foto: Ilustrasi (Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten asuransi umum PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk atau Oona Insurance Indonesia (ABDA) mencatat pertumbuhan premi bruto atau Gross Written Premium (GWP) sebesar 40% secara tahunan pada semester I-2026.
Mengacu pada laporan keuangan per 30 Juni 2026, hasil jasa asuransi bersih Oona Insurance tercatat sebesar Rp92,35 miliar.
Pasalnya, Indonesia masih menjadi salah satu pasar melalui tingkat penetrasi asuransi yang rendah di Asia.
Sebagai gambaran kinerja industri, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), premi asuransi jiwa tumbuh 8,40% yoy.
Analisis mendalam tentang Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
