IHSG Lanjut Menguat, Pagi Ini Dibuka Naik 0,38%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Lanjut Menguat, Pagi Ini Dibuka Naik 0,38% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Mayoritas pejabat mempertahankan suku bunga di 3,50%-3,75%, tetapi sejumlah pejabat menilai kenaikan suku bunga diperlukan apabila inflasi tetap tinggi.

Amerika Serikat mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi terberat dalam sejarah terhadap Iran serta memperketat blokade.

IHSG Lanjut Menguat, Pagi Ini Dibuka Naik 0,38% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 761162, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260821085913-17-761162/ihsg-lanjut-menguat-pagi-ini-dibuka-naik-038’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 21 August 2026 09:02 Foto: Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat pada pembukaan perdagangan Jumat (21/8/2026), melanjutkan reli setelah sehari sebelumnya indeks menembus kembali level psikologis 6.500.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.526,30, menguat 24,71 poin atau 0,38% dari posisi penutupan sebelumnya di 6.501,59.

IHSG dibuka di level 6.524,07 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.531,49 serta terendah 6.522,92 pada awal perdagangan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Penguatan IHSG berlangsung cukup solid melalui mayoritas saham berada di zona hijau.

Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya meredakan kekhawatiran investor terkait inflasi, defisit, dan besarnya pasokan utang pemerintah AS.

Dari The Fed, risalah FOMC menunjukkan perdebatan yang cukup terbelah mengenai arah suku bunga.

Pada kuartal I, NPI mencatat defisit US$9,1 miliar, sedangkan defisit transaksi berjalan mencapai US$4 miliar atau 1,1% terhadap PDB.

Eskalasi ini berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Pasar juga mencermati kenaikan kembali yield US Treasury tenor panjang.

Sementara itu, neraca perdagangan Jepang mencatat defisit JPY634,5 miliar.

Departemen Keuangan AS berencana memperbesar program buyback surat utang jangka panjang, bahkan berpotensi di atas US$4 miliar per penerbitan.

Sebanyak 307 saham menguat, 101 saham melemah, sementara 555 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi pada awal perdagangan mencapai Rp307,1 miliar melalui volume perdagangan sebanyak 588,6 juta saham.

Data terbaru akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah tekanan sektor eksternal mulai mereda dan apakah arus modal asing kembali menguat.

BI juga akan merilis data uang beredar Juli 2026.

Sebagai gambaran, M2 pada Juni tumbuh 8,7% secara tahunan menjadi Rp10.432,8 triliun, sementara penyaluran kredit tumbuh 12,1%.

Di China, PBOC mempertahankan LPR 1 tahun di 3% dan LPR 5 tahun di 3,5% untuk bulan ke-15 berturut-turut, di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi domestik.

Dari dalam negeri, investor akan mencermati rilis Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan Transaksi Berjalan kuartal II-2026 dari Bank Indonesia.

Data terbaru akan menjadi perhatian untuk melihat perkembangan likuiditas serta momentum penyaluran kredit di tengah upaya menjaga pertumbuhan ekonomi.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260818155322-19-760338/video-rupiah-masih-melemah-di-rp-17800-usd-bi-rate-bakal-naik-lagi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/760338?comscore=off”,”time”:309,”title”:”Video: Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/18/rupiah-masih-melemah-di-rp-17800-per-usd-bi-rate-bakal-naik-lagi-1787043307035_169.png”}]’); Next Article Breaking News!

Kondisi ini berpotensi membatasi ruang penguatan aset berisiko.

Dari Asia, inflasi Jepang kembali meningkat menjadi 2% secara tahunan pada Juli.

Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 47.950 kali.

Baca: Nikkei-Kospi Kompak Merah, Bursa Asia Dibayangi Yield AS

Adapun perdagangan IHSG hari ini berpotensi dibayangi sentimen eksternal dan domestik.

Dari global, perhatian investor tertuju pada perkembangan konflik AS-Iran.

Analisis mendalam tentang IHSG Lanjut Menguat, Pagi Ini Dibuka Naik 0,38% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *