Rekomendasi Saham Hari Ini: AMMN, BUMI, hingga UNVR

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rekomendasi Saham Hari Ini: AMMN, BUMI, hingga UNVR yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sektor Basic Materials mencatat kenaikan 3,46%, sedangkan sektor Infrastructures naik 0,17%.

Di pasar AS, tiga indeks utama ditutup melemah.

Sementara itu, ETF EIDO melemah 0,64%, sedangkan MSCI Indonesia menguat 1,45%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di sisi pasar, BEI berencana menurunkan batas harga minimum efek bersifat ekuitas di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dari Rp50 menjadi Rp1 per saham.

S-10/2026.

Baca: Top Bukan RI, India Jadi Pasar Saham yang Paling Tak Disukai di Asia

Rencana tersebut dilakukan setelah harga saham CBDK mengalami koreksi 57% secara year to date (YTD) hingga 19 Agustus, sementara IHSG tercatat turun 26% YTD.

Berdasarkan proforma laporan keuangan per 30 Juni 2026, apabila buyback dilakukan secara penuh, total aset CBDK diperkirakan turun menjadi Rp21,97 triliun dari Rp22,22 triliun pada 1H26.

Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim untuk 2Q26 pada 26 Juni 2026.

Pada semester I 2026, BCA mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp29,53 triliun.

Rekomendasi Saham Hari Ini: AMMN, BUMI, hingga UNVR Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 761142, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260821081805-17-761142/rekomendasi-saham-hari-ini-ammn-bumi-hingga-unvr’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 21 August 2026 08:50 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.

Perubahan tersebut juga disertai penyesuaian ketentuan auto rejection.

Untuk saham melalui harga di atas Rp10, batas auto rejection bawah (ARB) akan diseragamkan menjadi 15%.

Dividen interim Rp25 per saham tersebut setara melalui dividend payout ratio sebesar 10,40% terhadap laba bersih 1H26.

Pada perdagangan Kamis (20/8), saham BBCA ditutup di level Rp6.400 per saham.

Dow Jones turun 1,32% ke 52.759, S&P 500 terkoreksi 0,87% ke 7.641, dan Nasdaq turun 1,00% ke 26.067.

Angka tersebut meningkat 1,79% dibandingkan Rp29,02 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih per saham dasar dan dilusian tercatat Rp240, meningkat dari Rp235 pada 1H25.

Total ekuitas diproyeksikan menjadi Rp13,22 triliun dari sebelumnya Rp13,47 triliun.

Di sisi lain, laba per saham dasar diperkirakan meningkat dari Rp297,34 menjadi Rp300,95.

Perubahan ini diperkirakan dapat meningkatkan frekuensi dan nilai transaksi hingga sekitar dua hingga tiga kali lipat.

Implementasi ketentuan baru tersebut ditargetkan mulai 7 September 2026.

Sementara itu dari sisi aksi korporasi, ada Bangun Kosambi Sukses (CBDK) yang tengah menyiapkan aksi pembelian kembali saham melalui dana maksimal Rp250 miliar, termasuk biaya transaksi.

Sementara itu, auto rejection atas (ARA) ditetapkan 35% untuk rentang harga Rp11–Rp200, 25% untuk Rp201–Rp5.000, dan 20% untuk harga di atas Rp5.000.

Khusus saham pada rentang Rp1–Rp10, ARA dan ARB akan menggunakan batas nominal Rp1.

Untuk saham yang sebelumnya tertahan di level Rp50, batas bawah rentang ARA 35% akan direvisi dari Rp50 menjadi Rp11.

Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam pada layar komputer //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBCΒ Indonesia β€” IHSG mengakhiri perdagangan Kamis (20/8) melalui penguatan 1,68% ke level 6.501,59.

Dari 11 sektor saham, seluruhnya berakhir di zona hijau.

Di sisi lain, SRAJ turun 3,53%, DCII melemah 0,92%, dan DSSA terkoreksi 1,92%.

Investor asing mencatatkan net buy Rp733,69 miliar di pasar reguler dan Rp680,47 miliar di seluruh pasar.

Dengan ketentuan tersebut, klasifikasi saham tidak berubah dan saham berpotensi melanjutkan koreksi maksimal 15% per hari hingga masuk ke rentang harga Rp1–Rp10.

BEI juga mengusulkan penghapusan kriteria Papan Pemantauan Khusus yang berkaitan melalui harga rata-rata saham di bawah Rp51.

Penguatan indeks didorong sejumlah saham, melalui AMMN naik 7,97%, BRMS menguat 9,60%, dan BBCA bertambah 1,59%.

Dengan besaran dividen interim tersebut, dividend yield tercatat sekitar 0,39%.

Cum date dividen untuk pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 28 Agustus 2026, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan pada 16 September 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

  • AMMN – Buy 4430-4450 | TP 4490-4550 | SL 4220

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • BUMI – Buy 187-189 | TP 193-196 | SL 177

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • TAPG – Buy 1900-1910 | TP 1925-1950 | SL 1795

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • LSIP – Buy 1455-1465 | TP 1480-1505 | SL 1385

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • UNVR – Buy 1820-1830 | TP 1845-1855 | SL 1730

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.Β  (ayh/ayh) Next Article Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada PGEO, PACK, hingga EXCL

Dana buyback berasal dari optimalisasi kas internal perusahaan dan pelaksanaannya tidak memerlukan persetujuan RUPS, melalui mengacu pada POJK 13/2023 serta Surat OJK No.

LTM ROE juga diproyeksikan naik dari 18,8% menjadi 19,1%.

Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 20 Agustus hingga 19 November 2026.

Selanjutnya ada Bank Central Asia (BBCA) yang menetapkan dividen tunai interim untuk kuartal III 2026 sebesar Rp25 per saham, melalui total nilai mencapai Rp3,07 triliun.

Pembagian tersebut menjadi dividen interim kedua yang dibayarkan BCA pada 2026.

Analisis mendalam tentang Rekomendasi Saham Hari Ini: AMMN, BUMI, hingga UNVR akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *