Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ada Konflik AS-Iran hingga Harga Minyak, Bursa Asia Dibuka Bervariasi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Begitu pula melalui bursa Hong Kong, Hang Seng Index (HSI) juga terpantau stagnan (unchanged) pada level 24.407,96 pada perdagangan kemarin.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Tekanan jual terlihat di pasar Australia.
Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate ditutup naik 2,07% menjadi US$90,03 per barel, sementara minyak mentah Brent naik 1,8% dan ditutup di level US$93,10.
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas pada Selasa malam, setelah pasukan AS melancarkan serangan terhadap Iran.
Pada hari Selasa, saham-saham perusahaan semikonduktor menyeret turun indeks S&P 500 dan Nasdaq, sementara indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average ditutup menguat.
Penurunan tajam pada hari Selasa merupakan kelanjutan dari koreksi pekan lalu, yang terjadi setelah berminggu-minggu terjadi aksi beli yang gencar yang didorong oleh antusiasme terhadap segala hal yang berkaitan melalui kecerdasan buatan.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260610102725-19-741607/video-reli-ihsg-berlanjut-rupiah-menguat-ke-rp-17875-per-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741607?comscore=off”,”time”:177,”title”:”Video: Reli IHSG Berlanjut & Rupiah Menguat ke Rp 17.875 per Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/10/reli-ihsg-berlanjut-rupiah-menguat-ke-rp-17875-per-dolar-as-1781063597880_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Dibuka Melemah Usai Ada Eskalasi Baru di Timur Tengah
Indeks KOSPI naik 29,20 poin atau 0,38% ke posisi 7.760,02.
Mengutip CNBC Indonesia, indeks Dow Jones anjlok lebih dari 900 poin seiring memburuknya aksi jual saham perusahaan semikonduktor, sementara Trump mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Saham-saham AS tumbang pada Rabu setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi melalui Iran berlangsung “terlalu lama” dan mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 953,33 poin, atau 1,87%, menjadi 49.918,78.
Ada Konflik AS-Iran hingga Harga Minyak, Bursa Asia Dibuka Bervariasi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 741893, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260611084954-17-741893/ada-konflik-as-iran-hingga-harga-minyak-bursa-asia-dibuka-bervariasi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 11 June 2026 08:52 Foto: AP/Shuji Kajiyama
Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia pada perdagangan pagi ini bergerak bervariasi sentimen konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mempengaruhi harga minyak masih menjadi sentimen utama.
Berdasarkan data pasar pada pukul 08.30 WIB, indeks Nikkei 225 Jepang tercatat turun 101,79 poin atau 0,16% ke level 64.077,48.
Sedangkan, indeks Shanghai Composite bergerak melemah tipis sebesar 0,566 poin atau 0,01% ke posisi 3.992,66.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, Shenzhen Component Index berada di level 14.954,101 dan tercatat belum tidak mengalami perubahan (unchanged) sejak 10 Juni 2026.
Harga Emas Ambruk 4%, Jatuh ke Level US$ 4.000
Harga minyak naik setelah ancaman Trump.
Indeks S&P 500 turun 1,62% menjadi 7.266,99, dan Indeks Komposit Nasdaq turun 1,98% menjadi 25.169,50.
Indeks-indeks utama turun setelah Trump mengancam akan melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran, melalui mengatakan bahwa “kami akan menyerang mereka dengan sangat keras.”
“Terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang akan sangat menguntungkan bagi mereka, kini mereka harus membayar harganya!!!,” tulis Trump dikutip, Kamis (11/6/2026).
Baca: Mayday!
S&P/ASX 200 turun 40 poin atau 0,46% ke level 8.613,30.
Sedangkan pasar Korea Selatan berhasil mencatatkan penguatan.
Analisis mendalam tentang Ada Konflik AS-Iran hingga Harga Minyak, Bursa Asia Dibuka Bervariasi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
