Harga Minyak Masih Terbang, OPEC+ Siap Kerek Produksi

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Masih Terbang, OPEC+ Siap Kerek Produksi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) tercatat di US$114,61 per barel, melesat dari US$112,41.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Dibuka Menguat 0,17%, Balik Lagi ke Level 7.000

Dalam sepekan terakhir, reli harga terlihat konsisten Brent telah naik hampir 10% sejak 1 April, sementara WTI melonjak lebih dari 14%.

//

Kenaikan ini terjadi di tengah eskalasi konflik yang berpusat di Selat Hormuz jalur vital yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak global.

Di saat yang sama, serangan drone Ukraina ke infrastruktur minyak Rusia di Laut Hitam menambah tekanan pada sisi pasokan global.

Dari sisi kebijakan, OPEC+ memang telah menyepakati peningkatan kuota produksi sebesar 206.000 barel per hari untuk Mei.

Dampaknya langsung terasa: arus kapal tanker tersendat dan pasokan global terganggu.

Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan melalui ancaman keras terhadap Teheran.

Harga Minyak Masih Terbang, OPEC+ Siap Kerek Produksi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724435, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260407100526-17-724435/harga-minyak-masih-terbang-opec–siap-kerek-produksi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 07 April 2026 11:15 Foto: REUTERS/Leonhard Foeger

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (7/4/2026), ketika tensi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas menjelang tenggat ultimatum dari Presiden AS Donald Trump kepada Iran.

Mengacu data Refinitiv per pukul 09.40 WIB, harga minyak Brent berada di level US$111,02 per barel, naik dari US$109,77 pada hari sebelumnya.

Faktor penyebabnya adalah sejumlah negara produsen utama menghadapi hambatan distribusi akibat penutupan jalur ekspor di kawasan konflik.

Di tengah situasi ini, harga spot minyak khususnya WTI melonjak dengan premi yang mencetak rekor, seiring kilang di Asia dan Eropa berburu pasokan alternatif. yang mengakibatkan Namun realisasinya diragukan

Ia menyatakan akan mengambil langkah lebih jauh jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz sebelum batas waktu yang ditentukan.

Iran dilaporkan menghentikan dua kapal LNG Qatar tanpa penjelasan, sementara Arab Saudi mengonfirmasi telah mencegat tujuh rudal balistik yang mengarah ke wilayah timurnya-dekat fasilitas energi.

Iran dilaporkan masih menutup akses selat tersebut sejak akhir Februari, setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Ketegangan ini membuat pasar berada dalam kondisi siaga tinggi, melalui pelaku pasar terus memantau perkembangan dari menit ke menit, terutama menjelang batas waktu yang ditetapkan Washington.

Situasi di lapangan turut memperkeruh sentimen.

Dalam pernyataannya, Trump bahkan memperingatkan bahwa Iran bisa “dihancurkan” apabila tidak mematuhi ultimatum tersebut.

Di sisi lain, Iran menolak proposal gencatan senjata sementara dan menuntut penghentian konflik secara permanen.

Saudi Aramco bahkan menaikkan harga jual resmi Arab Light ke Asia ke level premium tertinggi sepanjang sejarah, mencapai US$19,50 per barel di atas acuan Oman/Dubai.

CNBCΒ IndonesiaΒ 

(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309124522-19-717279/video-produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717279?comscore=off”,”time”:71,”title”:”Video: Produksi Minyak Teluk Turun, Qatar Ramal Harga Capai USD 150″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150-1773036987050_169.png”}]’); Next Article Kapal Tanker AS Disita Venezuela, Harga Minyak Gak Bergerak

Analisis mendalam tentang Harga Minyak Masih Terbang, OPEC+ Siap Kerek Produksi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *