Rupiah Tancap Gas: Menguat 0,53%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.885

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Tancap Gas: Menguat 0,53%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.885 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah menunjukkan minat investor luar negeri terhadap perekonomian Indonesia masih terjaga.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260706161215-19-748441/video-jurus-cari-cuan-investasi-saat-ihsg-rupiah-hadapi-tekanan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/748441?comscore=off”,”time”:489,”title”:”Video: Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/06/jurus-cari-cuan-pasar-keuangan-ri-saat-ihsg-rupiah-hadapi-tekanan-1783329538198_169.png”}]’); Next Article Jelang Akhir Pekan: Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Jadi Rp18.045 yang mengakibatkan Besarnya porsi investasi asing memberikan sentimen positif bagi rupiah

Pasar juga memperkirakan kenaikan suku bunga sekitar 26 basis poin hingga Desember, lebih rendah dibandingkan 44 basis poin pada awal pekan ini.

Di luar kebijakan The Fed, pelaku pasar masih mencermati konflik Iran dan AS yang kembali memanas.

Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga apabila inflasi tidak menunjukkan perbaikan lebih lanjut.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Juli kini berada di level 11%, turun dari 25% pada pekan lalu.

Per pukul 15.00 WIB, DXY terkoreksi 0,07% ke posisi 100,695.

//

Penguatan rupiah hari ini sejalan melalui pelemahan dolar AS di pasar global.

Posisi tersebut menjadi level terkuat rupiah dalam lebih dari dua pekan, atau sejak 30 Juni 2026, sekaligus membawanya semakin jauh dari level psikologis Rp18.000/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Breaking!

Jumlah tersebut setara melalui 49,5% dari target investasi 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun.

“Realisasi investasi mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2%,” ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dalam konferensi pers, Kamis (16/7/2026).

Dari total tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp502,9 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sedikit lebih besar, yakni Rp507,6 triliun.

Mata uang Garuda dibuka pada posisi Rp17.980/US$, kemudian terus menguat hingga penutupan.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau melemah.

Kedua negara saling meningkatkan serangan dalam sepekan terakhir hingga membuat kesepakatan gencatan senjata bulan lalu nyaris runtuh.

Rupiah turut mendapat sentimen positif dari realisasi investasi Indonesia yang tetap tumbuh pada paruh pertama tahun ini.

Pemerintah mencatat realisasi investasi sepanjang semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2% secara tahunan (year on year/yoy).

Faktor penyebabnya adalah perbaikan inflasi baru terlihat dalam satu bulan, setelah sebelumnya bergerak naik selama beberapa bulan. yang mengakibatkan Namun, ekonom memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan ini setelah inflasi konsumen AS melandai pada Juni.

Pejabat The Fed masih bersikap hati-hati

Rupiah Tancap Gas: Menguat 0,53%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.885 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751652, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717145248-17-751652/rupiah-tancap-gas-menguat-053-dolar-as-kini-turun-ke-rp17885’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 17 July 2026 15:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan jelang akhir pekan, Jumat (17/7/2026).

Melansir data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di posisi Rp17.885/US$, menguat 0,53%.

Greenback juga berada di jalur penurunan secara mingguan setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan meredakan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Data ekonomi lainnya memang menunjukkan perekonomian AS masih cukup kuat, terutama melalui kondisi pasar tenaga kerja yang relatif stabil.

Lanjutkan Reli, IHSG Lompat 1,31% Dekati Level 6.200

Rupiah konsisten bergerak di zona hijau sejak awal perdagangan.

Analisis mendalam tentang Rupiah Tancap Gas: Menguat 0,53%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.885 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *