[4 Februari 2026] | Sumber:Β News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Halo Oil Traders! Pasar minyak mentah kembali bergejolak. Harga “Emas Hitam” melanjutkan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, didorong oleh kombinasi maut antara memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan data pasokan AS yang mengejutkan.

Harga minyak Brent menguat ke area $68 per barel, sementara WTI bergerak di kisaran $64. Apa yang sebenarnya terjadi di lapangan?

🚒 Geopolitik: Drone Ditembak & Tanker Diganggu

Faktor utama yang membuat pasar “kaget” adalah kembalinya risiko konflik militer. Laporan menyebutkan bahwa AS menembak jatuh sebuah drone Iran di dekat kapal induk mereka di Laut Arab.

Tak hanya itu, ketegangan juga terjadi di jalur paling vital, Selat Hormuz:

  • Insiden Tanker: Sebuah tanker berbendera AS, Stena Imperative (terkait program militer AS), dilaporkan “dihampiri/diganggu” oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

  • Premi Risiko: Analis energi Saul Kavonic (MST Marquee) menilai pasar kini menambahkan “premi risiko geopolitik” sekitar $5–$10 per barel karena kekhawatiran eskalasi yang tidak disengaja.

Meski demikian, Presiden Trump menegaskan jalur diplomasi masih terbuka, dengan negosiasi AS-Iran dijadwalkan pada hari Jumat.

πŸ“‰ Stok AS “Kering” Mendadak

Di sisi fundamental, harga mendapat sokongan kuat dari data inventori. American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak mentah AS anjlok tajam sebesar 11,1 juta barel pekan lalu.

  • Outlook: Jika angka ini dikonfirmasi oleh data resmi pemerintah hari Rabu, ini akan menjadi penurunan stok terbesar sejak Juniβ€”sinyal kuat bahwa pasokan domestik AS sedang mengetat drastis.

πŸ“… OPEC+ & Prospek Permintaan

Di tengah gejolak ini, OPEC+ memberikan pandangan optimis. Wakil PM Rusia, Alexander Novak, melihat permintaan global akan membaik mulai Maret atau April. Pasar kini menanti keputusan OPEC+ pada 1 Maret mengenai kelanjutan kebijakan produksi mereka.

Update Harga (Sesi Asia):

  • Brent (Kontrak April): Naik 0,7% ke $67,77/barel.

  • WTI (Kontrak Maret): Naik 0,8% ke $63,72/barel.

Kesimpulan: Pasar minyak sedang sensitif. Trader harus waspada terhadap dua hal minggu ini: Rilis data resmi stok AS (EIA) dan hasil negosiasi diplomatik AS-Iran hari Jumat.


Apakah Brent akan menembus $70 minggu ini? Bagikan prediksi Anda di kolom komentar!

πŸ”— Profil Perusahaan

πŸ”— Ilustrasi Transaksi

πŸ”— Hubungi Kami

πŸ”— Legalitas Perusahaan

By ewfmnd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *