Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Mata uang Garuda bahkan sempat membawa dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp17.900 sebelum memperbaiki posisi menjelang penutupan.

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.885/US$ atau melemah 0,51%.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengelola struktur suku bunga di pasar uang sekaligus meningkatkan efektivitas stabilisasi nilai tukar.

Selain itu, koordinasi dan komunikasi melalui korporasi serta pelaku pasar terus diperkuat.

Rupiah juga menghadapi tekanan dari arus keluar dana portofolio dari aset-aset negara berkembang atau emerging markets.

Menghadapi kondisi tersebut, BI memastikan akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah agar tetap sesuai melalui fundamental ekonomi sekaligus memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik.

BI juga memperkuat strategi operasi moneter yang lebih berorientasi pada mekanisme pasar atau pro-market.

Upaya tersebut diarahkan untuk mendorong aliran masuk modal asing dan mengelola kebutuhan valuta asing di dalam negeri.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260917085538-19-768593/bos-the-fed-respons-tudingan-penyebab-kenaikan-imbal-hasil-us-treasury”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/768593?comscore=off”,”time”:79,”title”:”Bos The Fed Respons Tudingan Penyebab Kenaikan Imbal Hasil US Treasury”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/17/bos-the-fed-respons-tudingan-penyebab-kenaikan-imbal-hasil-us-treasury-1789614214988_169.png”}]’); Next Article Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$

Dibandingkan penutupan Rabu di Rp17.795/US$, rupiah mesti kehilangan 90 poin.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Emiten Happy Hapsoro (BUVA) Ekspansi ke Bisnis Hiburan

Tekanan sudah terlihat sejak awal perdagangan ketika rupiah dibuka melemah 0,22% di posisi Rp17.835/US$.

Kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia kembali meningkat hingga mendorong harga minyak Brent menembus US$100 per barel.

Dari dalam negeri, meningkatnya kebutuhan valuta asing oleh importir menjelang berakhirnya kuartal III turut menambah permintaan terhadap dolar AS.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah gagal keluar dari tekanan pada perdagangan Kamis (24/9/2026).

Pelemahannya kemudian membesar hingga sempat menyentuh posisi terendah hari ini di Rp17.900/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,03% ke posisi 101,061.

Meski terkoreksi, DXY masih bertahan di atas level 101 setelah melonjak 0,49% pada perdagangan sebelumnya.

//

Tekanan terhadap rupiah hari ini datang dari faktor global maupun domestik.

Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 770588, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260924144710-17-770588/rupiah-ditutup-koreksi-051-dolar-as-naik-ke-posisi-rp17885’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 24 September 2026 15:07 Foto: Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di tempat penukaran uang PT Ayu Masagung, Jakarta, Senin (18/11/2024).

Dari luar negeri, pasar kembali memperhitungkan peluang pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) di tengah kekhawatiran terhadap inflasi global dan prospek fiskal Negeri Paman Sam.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Erwin Gunawan Hutapea mengatakan perubahan ekspektasi suku bunga AS turut menekan rupiah.

“Pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS di tengah kekhawatiran inflasi global dan outlook fiskal,” ujar Erwin dalam keterangan resmi, Kamis (24/9/2026).

Kondisi tersebut mendorong imbal hasil atau yield US Treasury tenor 10 tahun naik hingga 5,11%, level tertinggi sejak 2007.

Kenaikan imbal hasil membuat aset keuangan AS kembali diminati dan meningkatkan tekanan terhadap mata uang negara berkembang.

Tekanan juga datang dari ketidakpastian konflik di Timur Tengah.

Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *