Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ketika prospek suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama, dolar AS cenderung tetap menarik di mata investor global.

Selain faktor The Fed, pasar juga masih mencermati kebuntuan diplomasi untuk menyelesaikan konflik Iran.

Situasi ini membuat investor kembali mencari aset aman, termasuk dolar AS.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260414100312-19-726539/video-rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-rp-17100-apa-yang-terjadi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/726539?comscore=off”,”time”:506,”title”:”Video: Rupiah Anjlok & Dolar AS Sentuh Rp 17.100, Apa Yang Terjadi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/14/rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-level-rp-17100-apa-yang-terjadi-1776135887586_169.png”}]’); Next Article Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp 16.640

Faktor penyebabnya adalah pasar khawatir gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah dapat berlangsung lebih lama. yang mengakibatkan Presiden AS Donald Trump disebut tengah membahas cara meredam dampak dari kemungkinan blokade pelabuhan Iran selama berbulan-bulan bersama perusahaan minyak.

Harga minyak pun melonjak

Faktor penyebabnya adalah pasar keuangan domestik akan libur pada Jumat (1/5/2026) dalam rangka Hari Buruh.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Pelemahan rupiah pada pembukaan hari ini melanjutkan tekanan dari perdagangan sebelumnya. yang mengakibatkan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Kamis (30/4/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,38% ke level Rp17.340/US$.

Perdagangan hari ini menjadi perdagangan terakhir pada pekan ini

Pelaku pasar kini bahkan mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada April 2027, melalui probabilitas sekitar 55%, naik tajam dari kisaran 20% sebelum keputusan The Fed.

Kondisi ini membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas.

Tiga pejabat bahkan menolak panduan bahwa bank sentral masih memiliki kecenderungan untuk melonggarkan kebijakan.

Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga AS pada tahun ini semakin memudar.

Meski begitu, pada penutupan perdagangan sebelumnya, DXY mampu menguat 0,33% ke posisi 98,961.

//

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS masih bergerak di dekat level tertingginya dalam lebih dari dua pekan terakhir setelah sejumlah pejabat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) memberi sinyal yang lebih hawkish.

Sikap tersebut ikut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi dalam sekitar satu bulan.

Ketua The Fed Jerome Powell menutup delapan tahun masa kepemimpinannya melalui mempertahankan suku bunga.

Pada Rabu (29/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,38% ke level Rp17.275/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY, yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau stabil di level 98,886.

Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731158, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260430082507-17-731158/breaking-news-dolar-as-naik-tajam-ke-rp17340’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 30 April 2026 09:06 Foto: Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Faktor penyebabnya adalah hasil pemungutan suara terbilang sangat terbelah. yang mengakibatkan Keputusan tersebut diambil di tengah kekhawatiran inflasi yang kembali meningkat.

Keputusan The Fed kali ini juga menjadi perhatian besar pasar

The Fed memutuskan menahan suku bunga melalui suara 8 berbanding 4, menjadi keputusan paling terpecah sejak 1992.

Analisis mendalam tentang Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *