Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi Hingga Jadi Konglomerat RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Keputusan tersebut ternyata bukan diambil secara asal, melainkan melalui pertimbangan yang sangat matang.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Menariknya, pertimbangan itu bukan semata didasarkan pada hitungan bisnis atau ekonomi, melainkan juga dipengaruhi oleh petunjuk seorang peramal.
“Sekembalinya dari Gunung Kawi [menemui peramal], melalui keyakinan dia berkata kalau “aku akan menjadi Tang Sheng untuk Mohctar”,” kata Salim dikutip dari Liem Sioe Liong dan Salim Group: Pilar Bisnis Soeharto (2016) karya Richard Borsuk dan Nancy Chng.
Merujuk buku Gunung Kawi: Fakta dan Mitos, kawasan Gunung Kawi memang dikenal sebagai lokasi yang kerap didatangi masyarakat untuk berbagai kepentingan spiritual, termasuk meminta ramalan.
Dalam percakapan tersebut, Riady mengungkapkan keinginannya membangun sebuah bank baru.
Di saat yang sama, Salim mengaku sedang mencari sosok yang mampu mengelola Bank Windu Kencana, Bank Dewa Ruci, dan BCA.
Melihat kapasitas Riady, Salim kemudian mengajaknya bekerja sama.
Bisnis yang dijalankan bersama Gang of Four berkembang pesat dan menjadi fondasi bagi ekspansi berbagai usaha Salim di kemudian hari.
Kepercayaan terhadap unsur mistik dan feng shui itu pun kerap disebut sebagai salah satu faktor yang mewarnai berbagai keputusan bisnis Salim, seiring melalui berkembangnya kerajaan usaha yang kemudian menjadikannya salah satu konglomerat terbesar di Indonesia.
(wur) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260731164524-19-755546/video-persaingan-masa-depan-bisnis-kecantikan-era-beauty-tech”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/755546?comscore=off”,”time”:424,”title”:”Video: Persaingan & Masa Depan Bisnis Kecantikan Era Beauty Tech”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/31/intip-masa-depan-bisnis-kecantikan-era-beauty-tech-1785491560028_169.png”}]’); Next Article Sosok Peramal Gunung Kawi Di Balik Kesuksesan Bisnis Salim
Salah satu cara yang biasa dipakai adalah menggoyang-goyangkan tabung bambu berisi lidi-lidi melalui tulisan tertentu sampai sebatang lidi kelar, tulisan di lidi itu lalu dibaca dan ditafsirkan oleh rahib atau peramal,” kata Richard dan Nancy.
Setiap nasihat yang diberikan sang peramal diyakini sepenuhnya oleh Salim.
Dampak dari hal tersebut adalah diyakini akan membawa keberuntungan.
Baca: Orang Belanda Lihat Fenomena Tak Masuk Akal di Gunung Kawi
Belakangan, keyakinan itu seolah terbukti. akibat Menurutnya, lokasi tersebut memiliki feng shui yang sangat baik
Jika saat itu Salim tidak memilih Riady, perjalanan BCA bisa saja mengambil arah yang berbeda.
Bagi Salim, kunjungan ke tempat tersebut memiliki tujuan khusus.
Richard Borsuk dan Nancy Chng mencatat, Salim rutin menempuh perjalanan Surabaya-Gunung Kawi yang memakan waktu sekitar tiga jam, bahkan hingga tiga sampai lima kali dalam setahun.
Saat itu, Salim bersama kelompok konglomerat yang dikenal sebagai Gang of Four-beranggotakan Sudwikatmono, Djuhar Sutanto, dan Ibrahim Risjad-bersiap memulai usaha bersama.
Alih-alih memilih kantor yang luas dan nyaman, Salim justru bersikeras menggunakan sebuah ruangan sempit yang hanya dilengkapi satu meja, satu telepon, dua kursi, dan tanpa pendingin udara.
Ia percaya mengabaikan petunjuk tersebut berpotensi membuatnya mengambil keputusan keliru yang berujung pada kerugian besar.
Istimewa)
Jakarta, CNBC Indonesia – Pada 1975, pertemuan yang tak direncanakan antara Sudono Salim atau Liem Sioe Liong dan Mochtar Riady terjadi dalam sebuah penerbangan menuju Hong Kong.
Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi Hingga Jadi Konglomerat RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755653, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260801101334-17-755653/cerita-salim-rutin-bolak-balik-gunung-kawi-hingga-jadi-konglomerat-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah, CNBC Indonesia 01 August 2026 14:00 Foto: Liem Sioe Liong atau dikenal melalui nama Indonesia Sudono Salim, adalah seorang pengusaha Indonesia.
Kepercayaan itu tidak hanya diterapkan ketika hendak memulai bisnis, tetapi juga saat menentukan bangunan atau lokasi yang dianggap membawa keberuntungan.
Salah satu kisah yang sering dikaitkan melalui keyakinan tersebut terjadi pada 1968.
Setiap hendak memulai proyek bisnis berskala besar, Salim lebih dulu meminta petunjuk kepada peramal sekaligus menjalankan sejumlah ritual.
“Di kuil-kuil tempat dia bersembahyang, Liem sering mengandalkan cara-cara gaib untuk membantunya memutuskan langkah apa yang harus diambil.
Kesamaan visi itu menjadi awal kolaborasi keduanya dalam membesarkan BCA.
Baca: 2 Pengusaha RI Sering Bolak-Balik ke Gunung Kawi Jadi Konglomerat
Di bawah kepemimpinan Riady, BCA berkembang menjadi bank swasta terbesar di Indonesia sejak dekade 1980-an hingga saat ini.
Analisis mendalam tentang Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi Hingga Jadi Konglomerat RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
