Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengatakan Indonesia masih memiliki potensi penerimaan dari pajak yang besar, utamanya dari sektor teknologi.

β€ŽHal ini ia ungkapkan saat menyoroti capaian penerimaan Indonesia yang kalah dari negara-negara tetangga di ASEAN, bahkan kalah dari Kamboja.
β€Ž
β€ŽMeskipun menjadi salah satu negara melalui penerimaan negara terendah di ASEAN, Hashim tetap optimis akan terjadinya pertumbuhan melalui program-program pemerintah.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Menangkap Katalis BUMN & Danantara: Panduan Memilih Aplikasi Saham

β€Ž

β€Ž”sebetulnya yang juga berikan harapan bagi saya adalah pemerintah saat ini sedang persiapkan dan akan mulai dengan program-program peningkatan penerimaan negara,” katanya di Menata Patra Jasa, Jakarta, Kamis (23/4/2026.
β€Ž
β€ŽHashim menyoroti potensi penerimaan negara dari pajak perusahaan-perusahaan teknologi, seperti perusahaan e-commerce hingga game online.
β€Ž
β€ŽE-commerce misalnya, tutur Hashim, volume transaksinya mencapai US$60 miliar hingga US$90 miliar.

Saya juga bertanya,” jelas Hashim.

Baca: Pengumuman!

Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 729418, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260423195235-17-729418/setoran-pajak-ri-terendah-di-asean-pemerintah-siapkan-gebrakan-besar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 24 April 2026 06:55 Foto: Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S.

Warga RI Bisa Pakai QRIS di China Mulai 30 April 2026

β€Žβ€ŽSelain itu, Hashim juga mengatakan ada potensi pajak dari game online, yang disebutnya belum membayar pajak pemerintah.Β β€ŽPajak game online, ungkapΒ Hashim, sedang dipersiapkan oleh pemerintah sebagai tambahan penerimaan negara.
β€Ž
β€Ž”Game anak-anak itu ternyata kita pelajari belum bayar pajak.

Tapi kalau kita pakai angka terendah US$60 miliar seharusnya kita dapat pajak PPN 11% itu Rp6,6 miliar atau kurang lebih Rp100 triliun.

Turun dibandingkan catatan pada 2022 yang sebesar 13,5%, dan 2023 sebesar 13,3%.

“Dengan angka 12,7%, rasio pendapatan terhadap PDB Indonesia pada tahun 2024 merupakan yang terendah di antara negara-negara berpendapatan menengah,” dikutip dari laporan Bank Dunia itu, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu, dibanding negara-negara tetangga Asia Tenggara atau ASEAN, juga masih tertinggal.

Tapi kenyataannya yang diterima pemerintah tahun lalu hanya Rp8 triliun.

Sebentar lagi mereka harus bayar pajak,” imbuh Hashim.

Sebelumnya menurut catatan Bank Dunia atau World Bank dalam laporan berjudul Macro Poverty Outlook edisi April 2025, rasio penerimaan negara atau revenue ratio pada 2024 hanya sebesar 12,8%.

Jika pajak pertambahan nilai (PPN) saat ini dikenakan 11%, melalui hitung-hitungan yang kasar pemerintah berpotensi mendapatkan sekitar US$6,6 miliar atau bisa mencapai RP100 triliun.

Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam acara ESG Sutainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Namun, yang diterima negara jauh lebih rendah.
β€Ž
β€Ž”E-commerce kurang lebih volume-nya yang saya dapat laporan itu US$60 sampai US$90 miliar, datanya bervariasi.

Yang seharusnya Rp100 triliun yang didapat Rp8 triliun, Rp92 triliun itu ke mana?

Perusahaan asing banyak dari china, dari Korea Selatan mereka tidak banyak pajak.

Misalnya, Kamboja mampu mencatatkan revenues ratio sebesar 15,2% pada 2025, dan masih akan stabil di level 15,2% pada 2025.

Lalu, Filipina sebesar 16,7% dan akan sedikit turun menjadi 16,2% pada 2025, Malaysia 16,8% menjadi 16,5%, Laos 18,2% menjadi 18,1%, Vietnam 18,4% menjadi 16,4%, Myanmar 20% menjadi 22%, dan Thailand 21,3% menjadi 21,2%.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260305121715-19-716245/video-purbaya-minta-27-bank-lapor-transaksi-kartu-kredit-nasabah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/716245?comscore=off”,”time”:62,”title”:”Video: Purbaya Minta 27 Bank Lapor Transaksi Kartu Kredit Nasabah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/05/purbaya-minta-27-bank-lapor-transaksi-kartu-kredit-nasabah-ke-djp-1772690980070_169.png”}]’); Next Article DJP Panggil 1.800 Pengusaha Tambang, Minta Lunasi Tunggakan Pajak

Analisis mendalam tentang Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *