Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang JP Morgan Bilang RI Tahan Krisis Energi, Ini Respons Airlangga yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
JP Morgan Bilang RI Tahan Krisis Energi, Ini Respons Airlangga Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 729416, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260423194029-17-729416/jp-morgan-bilang-ri-tahan-krisis-energi-ini-respons-airlangga’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zahwa Madjid, CNBC Indonesia 23 April 2026 19:50 Foto: AFP/TIMOTHY A.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Morgan secara eksplisit mengelompokkan Indonesia bersama Tiongkok, India, Afrika Selatan, Vietnam, dan Filipina sebagai kelompok negara yang memperoleh manfaat substansial dari produksi batu bara domestik pada periode guncangan energi.
Indonesia juga dinilai memiliki tingkat exposure langsung yang sangat rendah terhadap jalur distribusi energi global yang sedang menjadi sorotan.
Impor minyak dan gas melalui Selat Hormuz hanya menyumbang sekitar 1% dari total konsumsi energi primer nasional, dimana jauh di bawah negara-negara Asia Timur seperti Korea Selatan (33%), Taiwan dan Thailand (27%), serta Singapura (26%).
Sebaliknya, laporan tersebut menyoroti negara-negara maju seperti Italia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Belanda sebagai yang paling rentan akibat tingginya ketergantungan terhadap impor minyak dan gas.
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260411070628-19-725900/video-transisi-energi-pipa-baja-rendah-karbon-asal-ri-makin-eksis”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/725900?comscore=off”,”time”:528,”title”:”Video: Transisi Energi, Pipa Baja Rendah Karbon Asal RI Makin Eksis”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/11/vtransisi-energi-pipa-baja-rendah-karbon-asal-ri-makin-eksis-1775866358696_169.png”}]’); Next Article CBRE Optimis Garap Peluang di Periode Transisi Energi
Morgan tersebut merupakan cerminan dari kerja kolektif lintas Kementerian/Lembaga dalam menjaga ketahanan energi nasional.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Hasil ini bukan sekadar apresiasi atas kondisi saat ini, melainkan validasi atas pilihan kebijakan jangka panjang Pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber energi domestik dan akselerasi transisi energi,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi dikutip Kamis (23/4/2026).
Baca: JP Morgan Bongkar Fakta: RI Negara Paling Tahan Banting Krisis Energi
Lebih lanjut,Β Airlangga menjelaskan di tengah volatilitas harga energi global, posisi ini memberikan ruang fiskal yang lebih terkendali bagi APBN 2026 dan membantu melindungi daya beli masyarakat serta kelangsungan aktivitas dunia usaha.
Dirinya pun menegaskan bahwa capaian ini tidak menjadikan Indonesia lengah terhadap risiko yang masih ada.
“Pemerintah terus memperkuat beberapa arah kebijakan, antara lain optimalisasi produksi migas domestik untuk menekan defisit neraca migas dan memperkuat penerimaan PNBP, percepatan transisi energi melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sesuai RUKN dan RUPTL, perluasan adopsi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai strategi struktural menurunkan ketergantungan pada minyak, serta diversifikasi sumber pasokan dan jalur logistik energi untuk memperkuat ketahanan terhadap risiko geopolitik,” ujarnya.
Baca: Ada THR & Stimulus, Airlangga Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5% di Q1
Sebagai catatan laporan J.P Morgan tersebut menganalisis 52 negara yang mewakili sekitar 82% konsumsi energi dunia, melalui menggunakan indikator total insulation factor yakni ukuran komposit yang mengagregasi empat komponen utama sumber energi domestik yakni produksi gas domestik, produksi batu bara domestik, pembangkit nuklir, dan energi terbarukan, sebagai persentase dari useful final energy nasional.
Indonesia mencatatkan insulation factor sebesar 77%, hanya terpaut tipis di bawah Afrika Selatan (79%) dan di atas Tiongkok (76%) serta Amerika Serikat (70%).
Kekuatan ketahanan energi Indonesia ditopang terutama oleh kontribusi signifikan produksi batu bara domestik yang memenuhi sekitar 48% konsumsi energi akhir nasional, gas bumi domestik 22%, serta energi terbarukan 7%.
Dalam laporan tersebut, J.P.
Hal tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market terbitan J.P.
CLARY
Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia menempatkan peringkat kedua sebagai negara paling tahan terhadap guncangan energi global.
Morgan Asset Management bertajuk Pandora’s Bog: The Global Energy Shock of 2026 yang dirilis pada 21 Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengakuan dari J.P.
Analisis mendalam tentang JP Morgan Bilang RI Tahan Krisis Energi, Ini Respons Airlangga akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
