Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Sudah Terdepresiasi Nyaris 8%, Bos BI Ungkap Biang Keroknya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Destry mengatakan situasi tersebut mendorong investor global mencari aset yang dinilai lebih aman atau melakukan flight to quality.
Sejumlah mata uang negara berkembang juga mengalami koreksi akibat meningkatnya ketidakpastian.
“Hari ini kita agak sedikit menguat, kita berada di depresiasi sekitar 7,9 persenan, posisi hari ini, tapi kalau bicara volatilitas, rupiah relatif lebih baik dibandingkan melalui mata uang lain,” ujar Destry.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Dolar Betah di Atas Rp18.100, BI Rate Bakal Naik?
Inflasi AS yang masih berada di atas 3,5%, sementara target bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) sebesar 2%, membuat peluang kenaikan suku bunga kembali terbuka pada Desember mendatang.
Selain suku bunga, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang sempat mencapai 5,3%, serta kenaikan harga minyak akibat konflik geopolitik, turut menjadi tekanan bagi perekonomian global dan nilai tukar negara berkembang.
Baca: Terungkap!
(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah telah terdepresiasi sekitar 7,9% di tengah memburuknya kondisi global.
Ia menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% pada semester I-2026, sementara inflasi tercatat 3,28% dan inflasi inti sebesar 2,8%.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perekonomian Indonesia masih memiliki daya tahan meskipun tekanan eksternal meningkat.
Ini Kata Bos BI
Dari catatan CNBC Indonesia, mata uang Garuda akhirnya bangkit terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (29/10/2026), setelah terus tertekan dalam beberapa hari terakhir hingga mencetak rekor penutupan terlemah sepanjang masa pada perdagangan sebelumnya.
Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup pada level Rp18.125/US$, menguat 0,28% dibandingkan melalui penutupan Rabu (28/10/2026) yang berada di posisi Rp18.175/US$.
Menurut Destry, kondisi global saat ini masih dibayangi suku bunga tinggi atau higher for longer.
Faktor penyebabnya adalah digunakan secara luas dalam transaksi internasional.
“Parahnya kita tahu permasalahannya adanya di Amerika, tapi tetap orang pegang dolar sehingga DXY-nya naik terus,” kata Destry.
Di tengah tekanan tersebut, Destry menilai ketahanan ekonomi domestik Indonesia masih relatif terjaga. yang mengakibatkan Dalam kondisi ini, dolar AS tetap menjadi pilihan investor
Rupiah Sudah Terdepresiasi Nyaris 8%, Bos BI Ungkap Biang Keroknya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780708, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261029180148-17-780708/rupiah-sudah-terdepresiasi-nyaris-8-bos-bi-ungkap-biang-keroknya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 29 October 2026 18:11 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Oktober 2026 Cakupan Triwulanan dan Tahunan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Meski demikian, Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menilai volatilitas rupiah relatif lebih baik dibandingkan mata uang negara lain, di tengah tekanan dolar Amerika Serikat (AS), kenaikan imbal hasil obligasi AS, dan konflik geopolitik.
Dalam paparan di Rapimnas Kadin 2026, Kamis (29/10/2026), Destry mengakui tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari kondisi pasar global yang semakin tidak menentu.
Defisit fiskal juga dinilai masih terjaga, sementara rasio utang berada di sekitar 41%.
Namun, Destry mengakui stabilitas rupiah tetap menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditangani bersama.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261022131308-19-778585/video-racikan-jamu-bi-di-tengah-gejolak-global”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/778585?comscore=off”,”time”:463,”title”:”Video: "Racikan Jamu" BI di Tengah Gejolak Global”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/22/racikan-jamu-bi-di-tengah-gejolak-global-1792654077852_169.png”}]’); Next Article Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?
Analisis mendalam tentang Rupiah Sudah Terdepresiasi Nyaris 8%, Bos BI Ungkap Biang Keroknya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
