The Fed Diramal Naikkan Bunga Desember Ini, BI Gimana?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang The Fed Diramal Naikkan Bunga Desember Ini, BI Gimana? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780718, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261029181826-17-780718/the-fed-diramal-naikkan-bunga-desember-ini-bi-gimana’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 29 October 2026 18:26 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Oktober 2026 Cakupan Triwulanan dan Tahunan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Inflasi tercatat sebesar 3,28%, masih berada dalam sasaran BI sebesar 2,5% plus minus 1%, atau dalam rentang 1,5%-3,5%.

Sementara itu, inflasi inti berada di level 2,8%.

(Tangkapan Layar Youtube/Bank Indonesia) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mewaspadai potensi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) pada Desember 2026 hingga 2027.

Ini Kata Bos BI

Destry menjelaskan, setiap respons kebijakan perlu diperhitungkan secara cermat melalui mempertimbangkan tujuan yang ingin dicapai.

Jadi artinya kalau ini pun dinaikkan, aktivitasnya dinaikkan, ini masih bisa ruang untuk tumbuh tanpa ada tekanan inflasi yang berlebihan,” ujar Destry.

Selain mempertimbangkan kondisi inflasi dan aktivitas ekonomi, BI juga menilai langkah mitigasi terhadap tekanan nilai tukar telah dilakukan lebih awal.

Destry mengatakan, BI telah menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin pada Mei dan Juni lalu untuk menjaga stabilitas rupiah.

The Fed Diramal Naikkan Bunga Desember Ini, BI Gimana?

Langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan antisipatif BI dalam merespons tekanan eksternal.

“Tapi kita forward looking untuk meng-anchor inflasi atau nilai tukar, itu jadi melihatnya lebih ke jangka panjang dan itu merupakan pre-emptive kita,” kata Destry.

Dengan demikian, BI akan tetap mencermati perkembangan kebijakan moneter global, tetapi keputusan suku bunga domestik akan ditentukan berdasarkan asesmen terhadap kondisi ekonomi Indonesia, inflasi, dan stabilitas nilai tukar rupiah.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261028095147-19-780093/video-ditentang-2-anggota-the-fed-tahan-suku-bunga-di-375-400″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/780093?comscore=off”,”time”:112,”title”:”Video: Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/29/bank-sentral-amerika-serikat-the-fed-kembali-menahan-suku-bunga-acuan-di-kisaran-375-hingga-4-1793242917164_169.png”}]’); Next Article Sisa 3 Bulan, BI Rate Naik Ikuti The Fed?

Sebab, perubahan suku bunga The Fed dapat memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia, terutama nilai tukar rupiah dan inflasi.

“Jadi ini yang kami waspadai dan selalu menjadi bayang-bayang kami dalam setiap kami membuat satu kebijakan,” ujar Destry dalam Rapimnas Kadin di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Dolar Betah di Atas Rp18.100, BI Rate Bakal Naik?

Faktor penyebabnya adalah berkaitan dengan perkembangan aktivitas ekonomi.

Baca: Dolar Betah di Atas Rp18.100, BI Rate Bakal Naik? yang mengakibatkan Inflasi inti menjadi salah satu indikator yang dicermati BI

Ini Kata Bos BI

“Dan dari asesmen kami, aktivitas ekonomi kita ini masih berada di bawah level kapasitasnya.

Meski demikian, BI menegaskan bahwa arah kebijakan suku bunga domestik tidak serta-merta harus mengikuti langkah The Fed.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, perkembangan suku bunga global menjadi salah satu pertimbangan penting dalam setiap pengambilan keputusan kebijakan moneter.

Karena itu, kenaikan suku bunga The Fed tidak otomatis membuat BI harus mengambil langkah serupa.

“Sehingga pada saat kemarin bunga di The Fed naik, enggak berarti juga kita harus naikkan suku bunga, tergantung target kita apa,” kata Destry.

Menurut Destry, kondisi inflasi Indonesia saat ini masih relatif terkendali.

Analisis mendalam tentang The Fed Diramal Naikkan Bunga Desember Ini, BI Gimana? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *