Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bahkan menyentuh posisi tertinggi sejak 2023.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kenaikan imbal hasil dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar dan menekan mata uang negara berkembang.
Kenaikan terjadi ketika Iran dan AS tengah melancarkan gelombang serangan terbesar terhadap jalur pelayaran di selat Hormuz sejak perang dimulai.
Baca: IHSG Mendadak Anjlok 1% Siang Ini, Ada Dua Hantu Gentayangan!
Dampak dari hal tersebut adalah imbal hasil obligasi global kembali meningkat. akibat
Konflik tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.Β
Kenaikan harga energi juga mendorong kekhawatiran terhadap inflasi
Berbalik dibandingkan posisi pembukaan di Rp17.495/US$ atau menguat 0,03%.
Pelemahan tersebut juga membalikkan penguatan tajam pada perdagangan sebelumnya Rabu (9/9/2026), padaΒ saat rupiah ditutup melesat 0,71% ke level Rp17.500/US$.
Namun, kondisi tersebut belum mampu mengangkat DXY yang kembali turun ke sekitar level 98,7.
Dolar AS masih tertahan oleh penguatan yen Jepang yang berada di sekitar level tertinggi dalam tujuh bulan.
Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 766954, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260910145048-17-766954/rupiah-berbalik-melemah-017-dolar-as-naik-ke-rp17530’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 10 September 2026 15:07 Foto: Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di tempat penukaran uang PT Ayu Masagung, Jakarta, Senin (18/11/2024).
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini.
Data Refinitiv menunjukkan rupiah terdepresiasi 0,17% dan menutup perdagangan Kamis (10/9/2026) di posisi Rp17.530/US$.
Pasar memperkirakan Bank of Japan (BOJ) akan menaikkan suku bunga pada pekan depan.
Pelaku pasar juga menantikan data inflasi produsen AS yang dirilis Kamis waktu setempat dan inflasi konsumen pada Jumat.
Meski terkoreksi, rupiah masih berada di sekitar posisi terkuatnya dalam hampir 17 pekan terakhir.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,10% ke posisi 98,721.
//
Pergerakan rupiah hari ini terjadi di tengah kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.Β
Harga minyak Brent masih bertahan di atas US$100 per barel setelah menembus level tersebut pada perdagangan Rabu kemarin.
Keduanya menjadi rangkaian data utama terakhir sebelum bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menggelar rapat pada 15-16 September.
Saat ini, pelaku pasar memperhitungkan peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini, setelah laporan tenaga kerja AS pekan lalu lebih kuat dibandingkan perkiraan.
Dalam menanggapi kenaikan harga minyak global, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan APBN masih mampu menahan dampak kenaikan harga minyak dunia hingga sekitar US$100 per barel.
“Anggarannya masih cukup seperti yang kita hitung sebelumnya,” kata Purbaya saat ditemui di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Menurut Purbaya, pemerintah belum berencana menambah kuota subsidi energi, tetapi akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia.
Perhitungan fiskal pemerintah melalui asumsi defisit APBN sebesar 2,85% terhadap produk domestik bruto (PDB) telah memasukkan kemungkinan harga minyak berada di kisaran US$100 per barel.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260904154628-19-765037/video-serangan-as-bikin-harga-minyak-naik-apa-efeknya-ke-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/765037?comscore=off”,”time”:442,”title”:”Video: Serangan AS Bikin Harga Minyak Naik, Apa Efeknya ke Rupiah?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/04/serangan-as-ke-iran-bikin-harga-minyak-naik-lagi-apa-risikonya-ke-rupiah-ihsg-1788512509315_169.png”}]’); Next Article Pagi Ini Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.900
Analisis mendalam tentang Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
