Jaga Pertumbuhan, Telkom Genjot Bisnis Infrastruktur Digital

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Jaga Pertumbuhan, Telkom Genjot Bisnis Infrastruktur Digital yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kami ingin memastikan setiap langkah transformasi memberikan dampak yang semakin nyata terhadap kinerja dan pada akhirnya mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagiĀ stakeholders,Ā dengan tetap memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” tutup Angelo.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260910113833-19-766850/video-krisis-timur-tengah-kian-panas-ihsg-rupiah-kembali-melemah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/766850?comscore=off”,”time”:336,”title”:”Video: Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/krisis-timur-tengah-kian-pana-ihsg-rupiah-kembali-melemah-1789015265078_169.png”}]’); Next Article Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

Pada Semester I 2026, pendapatan NeutraDC mencapai Rp867 miliar atau tumbuh 11% YoY, melalui total kapasitas efektif mencapai 49,9 MW.

Kami juga dapat mengambil keputusan strategis secara lebih cepat dan tepat, termasuk dalam menentukan ke manaĀ resourceĀ danĀ capitalĀ perlu diarahkan.

Ini menjadi fondasi penting bagi Telkom untuk tumbuh lebih sehat sekaligus memberikan nilai tambah yang lebih besar ke depan,” ujar Dian dikutip Kamis (10/9/2026).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Arthur Angelo Syailendra, memaparkan hingga paruh pertama 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, tumbuh 3,9% YoY.

Hal tersebut tercermin dari pendapatan SME yang tumbuh 11,5% dan jumlah pelanggan IndiBiz yang meningkat 11,7% menjadi 756 ribu.

Penguatan bisnisĀ enterpriseĀ juga terus dilakukan untuk menangkap potensi pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan transformasi digital.

Sementara EBITDA tercatat meningkat 3.8% YoY menjadi Rp37,5 triliun melalui margin 49,4%, dan laba bersih tumbuh 1.4% YoY mencapai Rp10,6 triliun.

Secara ternormalisasi, laba bersih mencapai Rp11,3 triliun atau tumbuh 6,2% YoY.

Pemanfaatannya akan dilakukan secara bertahap dan berbasis kebutuhan melalui tetap mengedepankan disiplin alokasi modal, produktivitas spektrum, dan visibilitas terhadap imbal hasil, untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas jaringan, dan profitabilitas yang berkelanjutan.

Baca: Mengakhiri Paradoks Talenta Keuangan Syariah Indonesia

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan mengatakan, perusahaan tetap berfokus membangun pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan dengan mengutamakan kualitas pelanggan, pengalaman layanan, serta disiplin investasi.

Tambahan spektrum tersebut akan memperkuat cakupan dan kapasitas jaringan, mendukung pengembangan 5G, serta meningkatkan kualitas pengalaman digital pelanggan.

Lebih dari 94% CAPEX dialokasikan untuk bisnis inti pada segmen B2C dan B2BĀ Infrastructure, investasi Perseroan tetap terarah pada area yang memiliki peran strategis terhadap pertumbuhan jangka panjang.

“Secara keseluruhan, hasil Semester I menunjukkan pertumbuhan pendapatan danĀ earningsĀ yang tetap positif.

Ke depan, kami akan terus menjaga disiplin biaya dan kualitas pertumbuhan untuk mendukung pencapaian target profitabilitas sepanjang tahun,” pungkas Angelo.

Baca: Artificial General Intelligence Sudah Tiba, AI yang Secerdas Manusia

Sejalan melalui hal tersebut, Telkom terus mengoptimalkan kekuatan infrastruktur digital sebagai salah satu sumberĀ value creationĀ terbesar.

Fokusnya adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, profitabilitas, dan disiplin modal.

Dampak dari hal tersebut adalah total portofolio spektrum meningkat menjadi 265MHz. akibat Kinerja tersebut mencerminkan fokus Telkomsel untuk membangun pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas pelanggan, pengalaman layanan, serta efisiensi operasional, sekaligus menjaga fundamental keuangan yang sehat.

Telkomsel juga terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui tambahan 100 MHz spektrum pada pita 700 MHz dan 2.600 MHz,

Faktor penyebabnya adalah kami ingin setiap bisnis di TelkomGroup memiliki akuntabilitas dan yang lebih jelas dan fokus pada bisnis inti, dengan visibilitas yang lebih baik terhadap kinerja, arus kas, dan investasi pada masing-masing bisnis. yang mengakibatkan Langkah ini merupakan bagian dari transisi menuju modelĀ Strategic Holding Company-Operating CompanyĀ (HoldCo-OpCo) yang lebih terintegrasi, transparan, dan berorientasi padaĀ value creation.

“Sebagai bagian dari implementasi TLKM 30,Ā delayeringĀ ini sangat penting

Jaga Pertumbuhan, Telkom Genjot Bisnis Infrastruktur Digital Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 766879, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260910123911-17-766879/jaga-pertumbuhan-telkom-genjot-bisnis-infrastruktur-digital’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Khoirul Anam,  CNBC Indonesia 10 September 2026 12:58 Foto: dok Istimewa //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia –Ā Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Dian Siswarini memaparkan perkembangan transformasi TelkomGroupĀ dalamĀ Public Expose Live 2026 pada Senin (7/9).

Pada kesempatan tersebut Dian menuturkan,Ā transformasi TelkomGroupĀ dijalankanĀ melalui empat pilar strategis TLKM 30, yakniĀ operational and service excellence, streamlining, unlocking value,Ā sertaĀ modus-operandi shift.

Langkah itu dijalankan salah satunya untuk membangun struktur bisnis TelkomGroup yang lebih fokus, melalui visibilitas kinerja dan akuntabilitas yang semakin jelas.

Salah satunya melalui rencana pengambilalihan 100% Digiserve yang akan memperkuat kapabilitas B2B ICT Telkom dalam menghadirkan solusiĀ end-to-endĀ bagi pelanggan di berbagai sektor.

Di segmen B2C, Telkomsel melanjutkan momentum pertumbuhan di tengah dinamika makroekonomi dan iklim kompetisi yang terus berkembang.

Ke depan, tambahan 100 MHz spektrum akan semakin memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan serta mendukung pengembangan 5G.

“Kami akan memanfaatkan tambahan spektrum ini secara bertahap sesuai melalui kebutuhan pasar, dengan tetap menjaga disiplin investasi dan visibilitas terhadap imbal hasil untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap dia.

Optimistis Jaga Pertumbuhan dan Profitabilitas 2026

Memasuki semester kedua, Telkom akan menjaga momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan profitabilitas melalui monetisasiĀ mobileĀ data, perbaikanĀ fixed broadband, efisiensi biaya, dan akselerasi transformasi TLKM 30.

Berdasarkan pencapaian Semester I, Perseroan tetap mempertahankanĀ guidanceĀ kinerja 2026 melalui target pertumbuhanĀ normalized revenueĀ sebesar 1-3% dan margin EBITDA di atas 50%.

Pada kuartal II 2026, margin EBITDA Telkom juga telah kembali berada di atas 50%, menunjukkan perbaikan secara kuartalan.

“Dengan fundamental yang semakin kuat dan transformasi yang terus berjalan, kami yakin Telkom berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target 2026.

Telkom saat ini mempersiapkanĀ spin-offĀ tahap dua yang diharapkan rampung pada kuartal III 2026 agar InfraNexia dapat sepenuhnya beroperasi sebagai entitas utama yang menggarap bisnisĀ whole sale connectivityĀ TelkomGroup dan menyerap potensi lebih besar.

Optimalisasi juga dilakukan pada bisnisĀ data center.

Permintaan terhadap fasilitasĀ hyper scale data centerĀ (HDC) tetap kuat, ditandai melalui okupansi HDC Cikarang yang mencapai 96%, sementara HDC Batam ditargetkan mulai beroperasi pada Semester II 2026 dengan kapasitas awal 6 MW.

NeutraDC juga akan terus menambah kapasitas secara disiplin melalui pertumbuhan organik danĀ strategic partnership.

Area prioritas pada segmen B2B ICT tetap menunjukkan pertumbuhan positif pada periode ini.

Pada segmen B2BĀ Infrastructure, InfraNexia diarahkan menjadiĀ neutral carrierĀ yang melayani kebutuhan ekosistem TelkomGroup sekaligus membuka ruang pertumbuhan dari pelanggan eksternal.

Hal tersebut dilakukan melalui penyederhanaan organisasi, pengurangan tumpang tindih bisnis, serta penguatan pengelolaan dan pelaporan berbasis segmen.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Saat ini, Telkom melakukanĀ delayeringĀ bisnis ke dalam lima segmen utama, yaitu B2C, B2BĀ Infrastructure, B2B ICT,Ā International, sertaĀ OthersĀ danĀ Ancillary.

Kinerja tersebut didukung oleh perbaikan monetisasi bisnis seluler serta disiplin operasional di TelkomGroup.

Di sisi efisiensi, Telkom terus memperkuat disiplin biaya dan alokasi modal untuk memastikan penerapan spesifikasi yang lebih tepat guna.

Pendapatan tumbuh 5,3% secara tahunan menjadi Rp28,0 triliun, sementara EBITDA meningkat 10,3% dan laba bersih tumbuh 24,9%.

Perbaikan kinerja juga tercermin dari ARPUĀ mobileĀ yang meningkat 11,6% secara tahunan menjadi Rp46 ribu, di tengah basis pelanggan yang lebih terkonsolidasi.

Kami juga melihat perkembangan yang semakin baik pada profitabilitas, khususnya pada kuartal kedua.

Analisis mendalam tentang Jaga Pertumbuhan, Telkom Genjot Bisnis Infrastruktur Digital akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

šŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *