Utang Luar Negeri RI Naik US$ 28 M di Mei 2026, Ternyata Ini Sebabnya!

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Utang Luar Negeri RI Naik US$ 28 M di Mei 2026, Ternyata Ini Sebabnya! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dengan demikian, kenaikan ULN mencapai US$ 28 miliar.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 750948, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260715103530-17-750948/utang-luar-negeri-ri-naik-us–28-m-di-mei-2026-ternyata-ini-sebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 15 July 2026 11:20 Foto: REUTERS/Iqro Rinaldi

Jakarta, CNBC Indonesia – Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia kembali meningkat pada Mei 2026.

Posisi ULN swasta pada Mei 2026 tercatat sebesar US$195,9 miliar atau terkontraksi 0,1% secara tahunan.

Meski masih negatif, kontraksi tersebut lebih rendah dibandingkan April 2026 yang mencapai 0,5%.

Dengan demikian, kenaikan total utang luar negeri Indonesia pada Mei 2026 sepenuhnya ditopang oleh sektor publik, sementara dunia usaha masih cenderung menahan ekspansi pembiayaan dari luar negeri.

Kendati meningkat, BI menegaskan struktur utang luar negeri Indonesia masih tergolong sehat.

Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau tumbuh 2,1% secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada April 2026 sebesar 2,0%.

Pada April lalu, ULN Indonesia mencapai US$ 416,4 miliar.

Menurut BI, kondisi ini mencerminkan masih terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia meski ketidakpastian global masih tinggi.

Masuknya dana investor ke instrumen pemerintah terjadi di tengah pembayaran kewajiban utang luar negeri yang jatuh tempo.

Kenaikan utang luar negeri tersebut terutama dipicu oleh bertambahnya utang sektor publik, baik pemerintah maupun Bank Indonesia.

Baca: Sejarah Baru!

Utang RI dalam Yuan China Cetak Rekor

“Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN publik, baik pemerintah maupun bank sentral, di tengah kontraksi pertumbuhan ULN swasta yang lebih rendah,” tulis BI dalam laporan Statistik Utang Luar Negeri Indonesia, Rabu (15/7/2026).

BI menjelaskan posisi utang luar negeri pemerintah pada Mei 2026 mencapai US$217,3 miliar atau tumbuh 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh aliran dana asing yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) internasional.

Selain pemerintah, peningkatan utang luar negeri juga berasal dari Bank Indonesia.

Utang Luar Negeri RI Naik US$ 28 M di Mei 2026, Ternyata Ini Sebabnya!

Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 29,9%, sementara sekitar 83,9% dari total utang luar negeri merupakan utang berjangka panjang.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat koordinasi melalui pemerintah untuk memastikan pengelolaan utang luar negeri tetap prudent dan mendukung pembiayaan pembangunan tanpa mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260623084525-19-744877/video-harga-energi-naik-efek-perang-bi-pastikan-stabilitas-terjaga”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/744877?comscore=off”,”time”:334,”title”:”Video: Harga Energi Naik Efek Perang, BI Pastikan Stabilitas Terjaga”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/23/harga-bbm-naik-efek-perang-bi-waspadai-kenaikan-inflasi-1782193162868_169.png”}]’); Next Article BI: Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$444 M di Akhir Mei 2026

Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya kepemilikan investor nonresiden pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Baca: BI: Laporan S&P Cerminan Confidence Investor Global Terhadap RI

Instrumen SRBI belakangan menjadi salah satu andalan BI dalam operasi moneter berbasis pasar (pro-market) sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global.

Di sisi lain, utang luar negeri swasta masih menunjukkan tren penurunan.

Analisis mendalam tentang Utang Luar Negeri RI Naik US$ 28 M di Mei 2026, Ternyata Ini Sebabnya! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *