Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Penjualan Meledak, Piutang Menggunung, Ada Apa dengan TGUK? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Penjualan Meledak, Piutang Menggunung, Ada Apa melalui TGUK?
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 750942, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260715104437-17-750942/penjualan-meledak-piutang-menggunung-ada-apa-dengan-tguk’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 15 July 2026 11:15 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).
Dampak dari hal tersebut adalah piutang tersebut belum jatuh tempo saat laporan keuangan disusun. akibat Perseroan menyebut sebagian besar transaksi dilakukan secara business to business (B2B) dengan skema pembayaran kredit selama 30-90 hari.
Perseroan juga mengakui sebagian besar transaksi penjualan dilakukan menjelang akhir Maret
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Platinum Wahab Nusantara Tbk.
(TGUK), emiten pemilik merek minuman Teguk, membukukan lonjakan kinerja yang tidak biasa pada kuartal I-2026 setelah masuk ke bisnis perdagangan daging beku.
Penjualan perseroan melonjak menjadi Rp200,74 miliar hingga Maret 2026, dari hanya Rp726 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara saldo kas perseroan justru tersisa Rp139 juta pada akhir Maret 2026.
Meski berhasil membukukan laba bersih Rp2,43 miliar, arus kas dari aktivitas operasi masih tercatat negatif sebesar Rp1,01 miliar, menandakan laba yang diperoleh belum sepenuhnya berubah menjadi kas.
Deretan angka tersebut kemudian mengundang permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam jawaban kepada BEI, TGUK menjelaskan lonjakan penjualan berasal dari lini usaha baru perdagangan frozen meat yang mulai beroperasi pada awal 2026.
Di balik lonjakan tersebut, terdapat sejumlah angka yang menarik perhatian.
Pertama, piutang usaha TGUK ikut membengkak menjadi Rp198,36 miliar, naik lebih dari 10 kali lipat dibanding posisi akhir 2025 sebesar Rp19,1 miliar.
Dampak dari hal tersebut adalah tidak memerlukan kontrak kerja sama jangka panjang.
Dalam pemberian fasilitas kredit, perseroan menyebut hubungan dengan pelanggan lebih banyak didasarkan pada rekam jejak transaksi dan business trust atau gentlemen’s agreement dibandingkan perjanjian kredit tertulis. akibat Hingga 6 Juli 2026, TGUK mengklaim telah menagih Rp134,56 miliar atau sekitar 68% dari total piutang usaha per 31 Maret 2026 sebesar Rp198,26 miliar.
Sementara itu daftar pelanggan terbesar perseroan menunjukkan transaksi penjualan daging tersebut seluruhnya berstatus one-off transaction, bukan kontrak jangka panjang.
TGUK juga menjelaskan transaksi umumnya dilakukan berdasarkan purchase order dan kesepakatan harga saat transaksi
Nilai piutang tersebut bahkan hampir setara melalui total penjualan yang dibukukan perseroan sepanjang kuartal I-2026.
Di sisi lain, utang usaha juga melonjak drastis menjadi Rp174,59 miliar, dari Rp27,93 miliar pada akhir tahun lalu.
Menurut perusahaan, praktik tersebut lazim di industri perdagangan daging dan tetap disertai evaluasi atas kemampuan pembayaran pelanggan.
TGUK menyatakan lonjakan penjualan juga ditopang faktor musiman menjelang Ramadan dan Idulfitri yang merupakan periode puncak permintaan daging, serta memanfaatkan jaringan bisnis investor strategis yang telah lama bergerak di industri perdagangan daging.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260714162851-19-750775/video-bunga-tinggi-bos-otomotif-ungkap-efeknya-ke-penjualan-mobil”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/750775?comscore=off”,”time”:346,”title”:”Video: Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/14/suku-bunga-tinggi-bos-gaikindo-ungkap-efeknya-ke-penjualan-mobil-2026-1784022233721_169.png”}]’); Next Article Bursa Efek Indonesia Cecar Emiten TGUK Soal Pendapatan, Ada Apa?
Analisis mendalam tentang Penjualan Meledak, Piutang Menggunung, Ada Apa dengan TGUK? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
