Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Buat Perkuat Rupiah, Ekonom Hitung RI Butuh Investasi Asing US$ 11 M yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Lalu mereka sewa service apartment, pindah ke service office untuk tim kecil, baru cari kantor besar.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kalau rupiah terus melemah, orang tidak akan melihat jangka panjang.
Kalau konsolidasi fiskal berjalan sesuai rencana, harga minyak tetap moderat, dan proses normalisasi pasar obligasi terus berlangsung, tekanan terhadap rupiah akan berangsur mereda,” ujarnya.
Baca: Karyawan Tak Lagi Otomatis Jadi Kuasa Pajak, Ini Aturan Lengkapnya
Menjaga stabilitas nilai tukar tidak cukup hanya mengandalkan intervensi pasar maupun pengelolaan likuiditas.
“Stabilitas rupiah pada akhirnya harus dibangun melalui kombinasi kebijakan yang saling mendukung.
Jika rupiah terus melemah dalam jangka panjang, efeknya adalah arus modal asing yang enggan masuk ke dalam negeri,
CEO Leeds Property Hendra Hartono mengungkapkan ketidakstabilan rupiah justru merusak kalkulasi jangka panjang para investor, khususnya terkait tingkat pengembalian investasi atau Return on Investment (ROI).
“Kalau rupiah lagi gonjang-ganjing begini, investor asing tidak bakal langsung masuk.
Fiskal yang kredibel, pasar obligasi yang menarik, serta komunikasi kebijakan yang konsisten akan jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan instrumen moneter.”
Kestabilan nilai tukar menjadi sendiri menjadi daya tawar kepada investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia.
Apalagi kalau disewakan kembali, ROI-nya jadi tidak ketemu saat dikonversi ke dolar,” ujar Hendra kepada CNBC Indonesia, Kamis (9/7/2026).
Baca: Jangan Anggap Remeh!
Buat Perkuat Rupiah, Ekonom Hitung RI Butuh Investasi Asing US$ 11 M Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 749493, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260709152212-17-749493/buat-perkuat-rupiah-ekonom-hitung-ri-butuh-investasi-asing-us–11-m’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 09 July 2026 16:10 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia membutuhkan investasi miliaran dolar untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah.
Ini Fakta Pahitnya”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/cnbc-indonesia-tv-1778146766866_169.jpeg”}]’); Next Article Perry Ungkap Skema ‘Win-Win’, BI Naikkan Bunga Simpanan Pemerintah
Mereka lewat siklus dulu; tinggal di hotel, bicara melalui corporate lawyer atau pengusaha lokal untuk joint venture.
Kalau beli sekarang, nanti kalau rupiah terus melemah mereka makin rugi.
Hal ini diungkapkan oleh Chief Economist di Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian.
Kalau kita mampu menawarkan kombinasi antara fundamental yang kuat, yield yang kompetitif, dan kebijakan yang kredibel, saya optimistis partisipasi investor asing akan terus meningkat pada Semester II.”
Menurutnya, pergerakan rupiah pada Semester II akan lebih banyak ditentukan oleh kombinasi kebijakan fiskal dan moneter dibandingkan sekadar arah suku bunga Bank Indonesia.
“Saya melihat Semester II akan menjadi periode yang sangat menentukan.
Kita maunya mereka beli lahan, bukan cuma sewa-sewa terus besok-besok bisa exit,” tegas Hendra.
(ras/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260507162728-19-733179/video-benar-ihsg-selalu-menguat-saat-ekonomi-naik-ini-fakta-pahitnya”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733179?comscore=off”,”time”:762,”title”:”Video: Benar IHSG Selalu Menguat Saat Ekonomi Naik?
IMF Beberkan 4 Ancaman Besar untuk Dunia & RI
Adapun industri merupakan sektor paling akhir yang disentuh oleh investor asing saat masuk ke suatu negara.
Biasanya, mereka melewati siklus adaptasi yang panjang sebelum berani menyuntikkan modal besar untuk pabrik atau lahan.
“Investor asing itu tidak datang langsung cari pabrik.
Akhirnya semua orang bilang ‘saya sewa saja pabrik’.
Faktor penyebabnya adalah itu kita tidak boleh cepat berpuas diri,” kata Fakhrul, dalam catatannya, Kamis (9/7/2026).
“Kita butuh peningkatan posisi investor asing pada paruh kedua tahun 2026 sebesar US$ 8-11 miliarΒ untuk menjaga kestabilan rupiah, ujar Fakhrul,” sambungnya.
Baca: Jangan Anggap Remeh! yang mengakibatkan Oleh
Dirinya mengatakan pentingnya arus investor asing yang cukup besar untuk menjaga keseimbangan neraca pembayaran yang berujung pada kestabilan nilai tukar rupiah.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Indonesia masih membutuhkan tambahan arus modal asing yang cukup besar agar keseimbangan neraca pembayaran semakin kuat.
Faktor penyebabnya adalah itu, industri menjadi sektor yang paling rentan terkena dampak psikologis dari ketidakpastian makroekonomi saat ini. yang mengakibatkan Terakhir, kalau sudah yakin dengan stabilitas politik dan ekonomi di Indonesia, baru mereka investasi di pabrik,” jelasnya.
Oleh
Jika kondisi ini berlanjut, dikhawatirkan investor akan menghindari komitmen jangka panjang.
“Sektor industri ini paling rentan di antara semuanya untuk pelemahan rupiah ini.
Walaupun mereka melihat rupiah murah, mereka justru sedang menghitung how low can it go?
IMF Beberkan 4 Ancaman Besar untuk Dunia & RI
Keputusan investor asing tersebut, menurut Fakhrul, bergantung kepada tiga faktor utama, yakni konsistensi konsolidasi fiskal, proses normalisasi yield obligasi pemerintah, serta kepastian arah kebijakan moneter.
“Investor global selalu membandingkan Indonesia melalui negara berkembang lainnya.
Analisis mendalam tentang Buat Perkuat Rupiah, Ekonom Hitung RI Butuh Investasi Asing US$ 11 M akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
