Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BTN (BBTN) Kasih Sinyal Buyback Saham yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sementara melalui transaksi CLATA, BTN akan mengakuisisi aset pinjaman terkait pensiunan ASABRI, dana pensiun lainnya, serta pinjaman karyawan aktif baik BUMN maupun lembaga pemerintahan melalui estimasi nilai sebesar Rp7,34 triliun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260623084511-19-744881/video-target-bi-perluas-transaksi-mata-uang-lokal-lct-di-china-saudi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/744881?comscore=off”,”time”:382,”title”:”Video: Target BI Perluas Transaksi Mata Uang Lokal LCT di China-Saudi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/23/tujuan-bi-perluas-transaksi-mata-uang-lokal-pakai-lct-dari-china-arab-saudi-1782193295839_169.png”}]’); Next Article Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat
Langkah tersebut diambil sejalan melalui dorongan Danantara untuk menciptakan nilai bagi pemegang saham di tengah kondisi fundamental perusahaan yang solid.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan opsi buyback tersebut akan diarahkan untuk mendukung kepemilikan saham bagi karyawan.
Terbaru, perseroan tengah memproses pembelian portofolio aset dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Saat ini belum masuk dalam Rencana Bisnis Bank [RBB], tetapi akan kami coba kaji untuk dimasukkan dalam revisi RBB,” jelas Nixon dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menilai buyback merupakan aksi korporasi yang wajar, khususnya ketika harga saham dinilai belum mencerminkan fundamental perusahaan.
“Buyback itu sebenarnya proses yang normal.
(BTPN).
Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan, Senin (25/5), BTN telah menandatangani dua perjanjian pengalihan atas kredit pensiunan, kredit pra pensiunan, dan kredit karyawan aktif pegawai BUMN atau lembaga pemerintahan milik Bank SMBC Indonesia.
Penandatanganan dilakukan pada 22 Mei 2026 melalui skema Conditional Portfolio Transfer Agreement (CPTA) dan Conditional Loan Asset Transfer Agreement (CLATA).
Adapun, dalam transaksi CPTA, BTN akan mengakuisisi portofolio pinjaman pensiunan dan pra-pensiunan melalui manfaat pensiun yang dikelola TASPEN dengan estimasi nilai sebesar Rp12,58 triliun.
Daripada investasi di tempat lain, lebih baik kita investasi pada saham perusahaan sendiri apabila memang fundamentalnya kuat,” ujar Dony.
Baca: BI Catat Uang Beredar (M2) Tumbuh 10,8% Capai Rp10.415 T di Mei 2026
Menurut Dony, sejumlah perusahaan BUMN memiliki fundamental bisnis yang solid, termasuk sektor perbankan, pertambangan, infrastruktur, hingga pengembangan usaha lainnya.
Kalau kita melihat saham kita terlalu rendah, tentu bisa menjadi pilihan.
Dampak dari hal tersebut adalah kemungkinan yang bisa kami kaji adalah pembelian saham untuk kebutuhan program karyawan seperti bonus atau stock option. akibat Metode tersebut dipertimbangkan mengingat saat ini porsi saham publik di BBTN telah berada pada batas ketentuan minimum.
“Saat ini harga saham BBTN sudah cukup undervalued,
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
BTN (BBTN) Kasih Sinyal Buyback Saham Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 745145, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260623173356-17-745145/btn–bbtn–kasih-sinyal-buyback-saham’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 23 June 2026 18:25 Foto: Suasana booth Bank BTN dalam acara Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).
(BBTN) memberikan sinyal membuka peluang untuk pembelian kembali saham atau buyback.
Karena itu, perusahaan melalui fundamental baik memiliki potensi untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham.
BTN sendiri saat ini juga tengah memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan organik dan anorganik.
Analisis mendalam tentang BTN (BBTN) Kasih Sinyal Buyback Saham akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
