IHSG Masih Tertekan, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Masih Tertekan, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Perseroan juga membidik produksi dan penjualan nikel dalam bentuk NPI, HG Matte, dan MHP di kisaran 107-117 ribu ton metal pada tahun depan.

Pelemahan nilai tukar rupiah juga masih menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar.

Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk disebut akan dibekukan dalam setiap perubahan terkait jumlah saham beredar, Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, hingga penambahan maupun penghapusan pada indeks MSCI dalam rangka Tinjauan Indeks Mei 2026.Β 

MSCI dijadwalkan kembali mengevaluasi likuiditas saham teknologi tersebut pada periode review Agustus 2026 sesuai metodologi Global Investable Market Indexes (GIMI).

Likuiditas perdagangan GOTO terpantau menurun dan sahamnya bergerak di level Rp50 sejak 13 Mei 2026.

Hingga kuartal I-2026, realisasi capex telah mencapai sekitar US$139 juta yang mayoritas digunakan untuk pengembangan bisnis nikel.

Sementara itu, PT Triputra Agro Persada Tbk menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp180 per saham atau total sekitar Rp3,57 triliun.

Sebaliknya, pelemahan saham PT Astra International Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk membebani laju IHSG.

Investor asing tercatat membukukan jual bersih sekitar Rp1,89 triliun di pasar reguler dan Rp1,60 triliun di seluruh pasar.

IHSG Masih Tertekan, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 738604, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260529082754-17-738604/ihsg-masih-tertekan-deretan-saham-ini-menarik-buat-dilirik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 29 May 2026 08:49 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.

Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google Next Article Breaking News, IHSG Anjlok 2% Lebih Usai MSCI Depak 19 Emiten RI

Dari sisi sektoral, delapan dari sebelas sektor berada di zona merah, melalui sektor industrial mencatat koreksi terdalam, sementara sektor infrastruktur menjadi satu-satunya sektor yang masih menguat tipis.

Di pasar global, mayoritas indeks saham Amerika Serikat ditutup menguat.

Cum date dividen ditetapkan pada 3 Juni 2026, sedangkan pembayaran dividen final dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • MPMX – Buy 1050-1060 | TP 1090-1100 | SL 995

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • GPRA – Buy 100-103 | TP 104-106 | SL 92

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • ADMR – Buy 1460-1470 | TP 1510-1530 | SL 1380

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • AADI – Buy 8125-8150 | TP 8350-8400 | SL 7750

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • SOFA – Buy 386-390 | TP 400-404 | SL 366

    [Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.Β 

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai melalui profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.

Adapun produksi bijih nikel diproyeksikan mencapai 8-10 juta wet metric ton (wmt).

Untuk mendukung ekspansi tersebut, HRUM menyiapkan belanja modal sebesar US$310 juta.

Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam

Jakarta, CNBCΒ IndonesiaΒ –Β Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,23% ke posisi 6.130,19 pada perdagangan Selasa (26/5).

Indeks Dow Jones bergerak relatif datar, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq melanjutkan penguatan.Β 

Namun, tekanan terhadap pasar domestik dinilai masih berpotensi berlanjut seiring arus keluar dana asing dalam dua hari terakhir mencapai sekitar Rp3,98 triliun di pasar reguler.Β 

Sentimen tersebut turut dipengaruhi ekspektasi rebalancing MSCI yang diperkirakan memicu potensi arus keluar dana hingga sekitar US$1,16 miliar atau setara Rp20,64 triliun.

Sebagian besar dana, sekitar US$302 juta, dialokasikan untuk pengembangan proyek nikel yang sudah berjalan, sementara sisanya digunakan untuk pemeliharaan unit usaha batu bara.

Hingga 26 Mei, volume transaksi GOTO tercatat sekitar 333 juta saham melalui nilai transaksi Rp16,67 miliar, jauh lebih rendah dibanding rata-rata volume Januari-April 2026 yang mencapai sekitar 4,62 miliar saham dengan nilai transaksi Rp274,63 miliar.

Di sisi emiten tambang, PT Harum Energy Tbk menargetkan produksi batu bara sebesar 2-3 juta ton pada 2026.

Tekanan terhadap indeks dipicu aksi jual investor asing serta sentimen menjelang rebalancing indeks MSCI yang efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Barito Renewables Energy Tbk, dan PT Barito Pacific Tbk menjadi penopang utama pergerakan indeks.

Dengan demikian, dividen final yang akan dibagikan sebesar Rp91 per saham atau sekitar Rp1,81 triliun.

Pada penutupan perdagangan 26 Mei, saham TAPG berada di level Rp1.495 per saham, yang mencerminkan dividend yield final sekitar 6,09% dan total dividend yield tahun buku 2025 sebesar 12,04%.

Nilai tersebut mencerminkan rasio pembayaran dividen sekitar 96,43% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Sepanjang 2025, TAPG membukukan pendapatan sebesar Rp11,40 triliun, naik 17,9% secara tahunan.

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga meningkat 18,59% menjadi Rp3,70 triliun, melalui laba per saham naik menjadi Rp186.

Total dividen Rp180 per saham tersebut sudah termasuk dividen interim Rp39 per saham pada Agustus 2025 dan Rp50 per saham pada November 2025.

Analisis mendalam tentang IHSG Masih Tertekan, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *