Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang AS Gempur Iran, Harga Minyak Meroket ke US$96 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah investor mulai mengurangi kekhawatiran skenario terburuk gangguan pasokan energi. yang mengakibatkan Menurutnya, persepsi tersebut tetap akan bertahan terlepas dari isi kesepakatan yang sedang dinegosiasikan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara itu, Citigroup atau Citi menilai pasar minyak mulai menemukan pijakan yang lebih stabil
Ia menegaskan Trump masih mengutamakan jalur diplomasi dan akan memberikan kesempatan penuh agar negosiasi berhasil.
AS dan Iran diketahui masih terlibat kebuntuan terkait pengelolaan Selat Hormuz meski sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata rapuh pada April lalu.
Kendati demikian, ketidakpastian terkait waktu tercapainya kesepakatan masih membuat bank sentral global waspada terhadap risiko inflasi akibat lonjakan harga energi.
Citi juga memperingatkan kenaikan harga minyak berkepanjangan mulai menimbulkan tekanan inflasi yang lebih luas.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga menguat sekitar 2% ke level US$90,75 per barel.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menargetkan pangkalan udara AS sekitar pukul 04.50 waktu setempat.
AS Gempur Iran, Harga Minyak Meroket ke US$96 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 738512, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260528195912-17-738512/as-gempur-iran-harga-minyak-meroket-ke-us-96’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 28 May 2026 21:15 Foto: minyak dunia
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Kamis (28/5/2026) setelah serangan terbaru Amerika Serikat (AS) di Iran memicu kekhawatiran gangguan pengiriman komersial melalui Selat Hormuz.
Mengutip data perdagangan dari laporan CNBC, harga minyak Brent naik sekitar 2% menjadi US$96,28 per barel pada pukul 08.42 waktu AS.
Penurunan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan menunda serangan militer besar terhadap Iran untuk memberi ruang negosiasi.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pembicaraan melalui Iran telah menunjukkan kemajuan.
Televisi pemerintah Iran bahkan mengklaim Teheran telah menyepakati draft nota kesepahaman melalui AS untuk membuka kembali jalur pelayaran komersial di Hormuz seperti sebelum perang.
Namun, Gedung Putih membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai fabrikasi.
Pejabat AS juga menyebut pihaknya berhasil mencegat dan menembak jatuh beberapa drone Iran.
Meski naik pada perdagangan terbaru, harga minyak sebenarnya telah turun lebih dari 10% sejak 18 Mei 2026.
Namun, IRGC tidak merinci lokasi pangkalan udara yang menjadi sasaran serangan tersebut.
Baca: Trump Tiba-Tiba Ancam Serang Oman Bila ‘Main Mata’ melalui Iran
Pernyataan itu muncul setelah militer AS melancarkan serangan baru terhadap fasilitas militer Iran yang diyakini mengancam pasukan AS dan jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Trump juga menegaskan tidak ada pihak yang akan menguasai Selat Hormuz.
Mantan penasihat energi senior Presiden AS Joe Biden, Amos Hochstein, mengatakan banyak pemimpin di Timur Tengah percaya Iran secara efektif telah menguasai Selat Hormuz.
Kondisi itu dinilai dapat mendorong sejumlah bank sentral mengambil kebijakan moneter yang lebih ketat atau hawkish.
(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260525111053-19-737764/video-ftse-russel-hapus-4-saham-ri–rupiah-melemah-ke-rp-17720-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/737764?comscore=off”,”time”:374,”title”:”Video: FTSE Russel Hapus 4 Saham RI – Rupiah Melemah ke Rp 17.720/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/25/ftse-russel-hapus-4-saham-ri-rupiah-melemah-ke-rp-17720usd-1779682425391_169.png”}]’); Next Article Kabar Baik Damai Perang AS-Iran dari Trump, Nikkei-Kospi Tebang
Analisis mendalam tentang AS Gempur Iran, Harga Minyak Meroket ke US$96 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
