Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Jatuh ke Rp17.080/US$

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Jatuh ke Rp17.080/US$ yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pelemahan hari ini sekaligus membalikkan arah pergerakan rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya mampu menguat 0,50% ke level Rp17.005/US$.

Sepanjang perdagangan, tekanan terhadap rupiah sebenarnya sudah terlihat sejak awal perdagangan.

Kondisi ini dinilai ikut mendorong Bank Indonesia melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260408132047-19-724913/video-nilai-tukar-rupiah-tembus-rp-17000-usd-ini-sebab-efeknya”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724913?comscore=off”,”time”:498,”title”:”Video: Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 17.000/USD, Ini Sebab & Efeknya?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/08/rupiah-melemah-di-rp-17000usd-apa-dampak-solusinya-1775629743208_169.png”}]’); Next Article Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Level Rp16.680

Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Jatuh ke Rp17.080/US$ Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725355, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260409144134-17-725355/dolar-as-makin-perkasa-rupiah-jatuh-ke-rp17080-us-‘; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 09 April 2026 15:15 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan hari ini, Kamis (9/4/2026), di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Melansir data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,44% ke posisi Rp17.080/US$.

Pada pembukaan, rupiah melemah tipis 0,06% ke level Rp17.015/US$, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga mendekati penutupan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau melemah tipis 0,05% ke level 99,078 pada pukul 15.00 WIB.

//

Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik.

Dari eksternal, pasar masih dibayangi ketidakpastian global meski indeks dolar AS cenderung melemah tipis.

Sementara dari dalam negeri, sentimen datang dari laporan terbaru Bank Dunia yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 4,7%, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 4,8% dan juga di bawah target pemerintah dalam APBN 2026 sebesar 5,4%.

Dalam laporan East Asia & Pacific Economic Update edisi April 2026, Bank Dunia menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tertekan oleh kenaikan harga minyak akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Faktor penyebabnya adalah tekanan dari harga minyak yang lebih tinggi dan sentimen penghindaran risiko hanya akan diimbangi sebagian oleh penerimaan komoditas dan inisiatif investasi pemerintah,” tulis Bank Dunia dalam laporannya, dikutip Kamis (9/4/2026).

Bank Dunia juga menyoroti tekanan terhadap rupiah yang antara lain dipicu kekhawatiran pasar atas kebijakan fiskal serta arus keluar modal setelah keputusan MSCI membekukan sekuritas Indonesia dari indeksnya. yang mengakibatkan Tekanan tersebut dinilai hanya akan sebagian diimbangi oleh penerimaan komoditas dan inisiatif investasi pemerintah.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan melambat menjadi 4,7%

Analisis mendalam tentang Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Jatuh ke Rp17.080/US$ akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *