OJK: Perbankan Tetap Solid di Era Higher for Longer, Kredit Naik 9,4%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK: Perbankan Tetap Solid di Era Higher for Longer, Kredit Naik 9,4% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dari sisi profitabilitas, return on assets (ROA) tercatat sebesar 2,73%, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

(YouTube/Otoritas Jasa Keuangan)

Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja perbankan nasional tetap solid di tengah ketidakpastian global dan era suku bunga tinggi atau higher for longer.

Di tengah kondisi tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan intermediasi perbankan tetap tumbuh positif melalui profil risiko yang terjaga.

Pertumbuhan kredit tercatat sebesar 9,37% secara tahunan (yoy) menjadi Rp8.559 triliun.

Bahkan, ekspektasi pasar mengarah pada tidak adanya pemangkasan di 2026.

“Kinerja perekonomian global ke depan dihadapkan ketidakpastian seiring geopolitik di kawasan teluk,” ujarnya.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260331154954-19-722851/video-inflasi-bisa-melonjak-efek-perang-suku-bunga-berpotensi-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/722851?comscore=off”,”time”:526,”title”:”Video: Inflasi Bisa Melonjak Efek Perang, Suku Bunga Berpotensi Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/31/harga-minyak-inflasi-terancam-meroket-suku-bunga-berpotensi-naik-1774947953298_169.png”}]’); Next Article Likuiditas Makin Longgar, Pertumbuhan Kredit Malah Melambat

Indeks keyakinan perbankan juga masih berada di zona optimistis.

Selain itu, OJK terus mendorong penguatan sektor melalui sejumlah inisiatif, termasuk pengembangan keuangan berkelanjutan serta pengajuan 12 izin penggabungan BPR dan BPRS.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan kebijakan moneter global masih ketat seiring sinyal dari Federal Reserve yang hanya membuka ruang satu kali pemangkasan suku bunga.

Rasio loan at risk (LAR) tercatat 9,24%.

Baca: Ini Daftar Saham yang Dikuasai Pemilik “Itu-Itu Saja”, Sinyal Risiko?

OJK: Perbankan Tetap Solid di Era Higher for Longer, Kredit Naik 9,4% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724089, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260406092725-17-724089/ojk-perbankan-tetap-solid-di-era-higher-for-longer-kredit-naik-94’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 06 April 2026 09:35 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Maret 2026.

Kredit investasi menjadi penopang utama melalui pertumbuhan 20,72%, sementara kredit kepada debitur korporasi tumbuh 14,74% yoy.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Kinerja intermediasi perbankan masih tumbuh positif dengan profil risk terjaga,” kata Dian dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Maret 2026, Senin (6/4/2026).

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 13,18% menjadi Rp10.102 triliun.

Permodalan perbankan juga tetap kuat melalui rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 25,83%.

OJK juga mencatat berdasarkan Survei Perbankan OJK (SBPO) triwulan I-2026, kinerja perbankan tetap solid dengan risiko yang terjaga.

Likuiditas industri perbankan juga tetap memadai, tercermin dari rasio AL/NCD sebesar 121,29% dan AL/DPK sebesar 27,4%.

Ketahanan likuiditas turut didukung oleh Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang berada di level 195,64%.

Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga melalui rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,17% dan NPL net 0,83%.

Analisis mendalam tentang OJK: Perbankan Tetap Solid di Era Higher for Longer, Kredit Naik 9,4% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *