Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Keluarga Prajogo Pangestu Lepas Rp158 TriliunSaham BREN yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(RLCO), melalui tingkat kepemilikan di atas 95%.
๐ Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260304123545-19-715909/video-selat-hormuz-panas-emiten-prajogo–tpia–umumkan-force-majeure”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715909?comscore=off”,”time”:97,”title”:”Video: Selat Hormuz Panas, Emiten Prajogo (TPIA) Umumkan Force Majeure”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/04/selat-hormuz-panas-emiten-prajogo-tpia-umumkan-force-majeure-1772604374388_169.png”}]’); Next Article Direksi dan Komisaris Emiten Orang Terkaya RI Ini Mengundurkan Diri
Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021).
Berdasarkan keterbukaan informasi, transaksi dilakukan pada 6 April 2026 melalui harga pelaksanaan sebesar Rp4.510 per saham.
“Tujuan transaksi ini adalah untuk meningkatkan porsi free float serta likuiditas saham di pasar,” sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin, (6/4/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sebelum transaksi, Green Era Energy Pte Ltd menguasai sebanyak 30,67 miliar saham atau setara 22,9271% dari total saham beredar.
Emiten lainnya yang juga masuk dalam daftar ini antara lain PT Panca Anugrah Wisesa Tbk.
Hal ini dilakukan setelah emiten tersebut masuk dalam daftar high shareholder concentration list (HSC).
Aksi ini dilakukan melalui melepas sebanyak 350 juta saham di pasar.
Keluarga Prajogo Pangestu Lepas Rp158 TriliunSaham BREN Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724309, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260406170524-17-724309/keluarga-prajogo-pangestu-lepas-rp158-triliunsaham-bren’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 06 April 2026 18:05 Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).
Posisi teratas ditempati oleh PT Rockfields Properti Indonesia Tbk.
(ROCK) melalui tingkat kepemilikan mencapai 99,85%, diikuti oleh PT Ifishdeco Tbk.
Sejak awal tahun ini Green Era beberapa kali melakukan divestasi saham BREN.
ADapunย sebelumnya, BREN diketahui masuk dalam salah satu saham denagn pemegang saham terkonsentrasi tinggi atau HSC.
(SOTS) sebesar 98,35%.
Selanjutnya, PT Samator Indo Gas Tbk.
(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesiaย โ Pemegang saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), Green Era Energy Pte Ltd, tercatat melakukan transaksi penjualan saham Rp1,58 triliun.
Sederhananya, saham dalam daftar HSC adalah saham yang dipegang oleh orang atau pihak-pihak “itu-itu saja”, bukan dimiliki banyak investor seperti saham pada umumnya.
Data ini dapat dimanfaatkan sebagai early warning bagi investor dalam mengambil keputusan investasi, tanpa mengganggu mekanisme pasar yang berjalan.
Data HSC tersebut disusun berdasarkan metodologi penentuan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi, mencakup saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat, melalui posisi per 31 Maret 2026.
Berdasarkan data yang telah dipublikasikan, terdapat sembilan emiten dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi di atas 95%.
Setelah transaksi, jumlah kepemilikannya berkurang menjadi 30,32 miliar saham.
Sebagai informasi Green Era Energy merupakan perusahaan milik putri Prajogo Pangestu, Nancy Pangestu.
(AGII) mencatatkan konsentrasi kepemilikan sebesar 97,75%, disusul PT Barito Renewables Energy Tbk.
(IFSH) sebesar 99,77% dan PT Satria Mega Kencana Tbk.
Analisis mendalam tentang Keluarga Prajogo Pangestu Lepas Rp158 TriliunSaham BREN akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
๐ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
๐ข Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
๐ Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
๐ข Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
โ ๏ธ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
