Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dapen Mau Pakai Life Cycle Fund? OJK Ingatkan Tiga Risiko yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(YouTube/Otoritas Jasa Keuangan)
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung pemberlakuan life cycle fund (LCF) sebagai strategi pengelolaan investasi dana pensiun (dapen).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Untuk program pensiun wajib yang terdiri dari JHT dan pensiun BPJS Ketenagakerjaan dan akumulasi iuran pensiun, asetnya sebesar Rp1.827 triliun tumbuh 13,86% yoy.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260306122842-19-716629/video-peluang-tantangan-asuransi-kerek-investasi-di-saham”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/716629?comscore=off”,”time”:189,”title”:”Video: Peluang & Tantangan Asuransi Kerek Investasi di Saham”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/06/peluang-tantangan-asuransi-kerek-investasi-di-saham-1772776098977_169.png”}]’); Next Article Premi Asuransi Komersil Tembus Rp 246,34 Triliun, UMKM Jadi Backbone
OJK menyatakan akan mengadopsi praktik terbaik internasional secara bertahap melalui persiapan yang lebih matang agar implementasi LCF di Indonesia dapat berjalan optimal.
Dalam kesempatan yang sama, Ogi mengumumkan bahwa aset industri dana pensiun per Februari 2026 tumbuh 12,2% year on year (yoy) dengan nilai Rp1.793 triliun untuk program pensiun sukarela total aset nilainyaΒ Rp413 triliun.
Meski begitu, penerapannya menghadapi beberapa tantangan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menilai skema ini dapat meningkatkan optimalisasi pengelolaan dana pensiun sepanjang siklus kehidupan peserta.
Pendekatan tersebut memungkinkan pengelolaan dana pensiun menjadi lebih optimal, baik pada fase awal hingga mendekati masa pensiun.
Strategi ini juga menyeimbangkan instrumen agresif untuk mengejar imbal hasil bagi peserta muda dan instrumen konservatif guna menjaga keamanan dana bagi peserta yang mendekati pensiun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan dalam implementasi LCF di industri dana pensiun.
“Beberapa tantangan yang dihadapi dari pengelola terkait kompetensi kemampuan dari pengelola, kedua alternatif produk investasi di market sesuai profil risiko dapen, ketiga tingkat literasi mengenai siklus investasi” kata Ogi dalam Konferensi Pers RDK OJK, di Jakarta, Senin, (6/4/2026).
Baca: Ekuitas 79% Perusahaan Asuransi Sesuai Aturan, OJK Awasi 7 Entitas
Diketahui, strategi life cycle fund menyeimbangkan porsi instrumen agresif untuk mengejar return tinggi bagi peserta muda dan instrumen konservatif untuk menjaga keamanan dana peserta yang mendekati pensiun.
Ia pun menyoroti bahwa konsep pengelolaan berbasis life cycle juga menjadi perhatian regulator global.
OJK Ingatkan Tiga Risiko Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724212, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260406144020-17-724212/dapen-mau-pakai-life-cycle-fund-ojk-ingatkan-tiga-risiko’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 06 April 2026 17:00 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyno saat Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Maret 2026.
Analisis mendalam tentang Dapen Mau Pakai Life Cycle Fund? OJK Ingatkan Tiga Risiko akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
