IHSG Melemah 0,53% ke 6.989, BREN dan DSSA Jadi Biang Kerok

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Melemah 0,53% ke 6.989, BREN dan DSSA Jadi Biang Kerok yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sebanyak 437 saham turun, 264 naik, dan 257 tidak bergerak. 

Nilai transaksi hari ini Rp 15,19 triliun, melibatkan 27,72 miliar saham dalam 1,63 juta transaksi.

Di sisi lain, mengatakan kepada media AS bahwa ada “peluang besar” tercapainya kesepakatan dengan Teheran.

Baca: Bahas Revisi UU P2SK, OJK Dorong Sanksi Pidana untuk Finfluencer

Iran mengejek ultimatum tersebut, menyebutnya sebagai “tindakan putus asa, gugup, dan bodoh”.

Ancaman terbaru Trump muncul setelah ia mengumumkan bahwa awak kedua dari jet tempur AS yang ditembak jatuh di atas Iran telah berhasil diselamatkan dalam operasi di dalam wilayah yang sangat berbahaya.

Dari dalam negeri, pemerintah akan menggelar konferensi pers mengenai kebijakan transportasi dan BBM pada pukul 13.30 WIB. sedangkan Dalam perkembangan terbaru, Presiden AS Donald Trump telah mempublikasikan unggahan di media sosial yang penuh kata-kata kasar, di mana ia mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika negara tersebut gagal memenuhi tenggat hari Selasa untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi semua pelayaran.

Ia mengulangi ancaman sebelumnya untuk melepaskan “neraka”,

Kapitalisasi pasar pun tergerus menjadi Rp 12.185 triliun. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Mengutip Refinitiv, utilitas menjadi sektor yang anjlok paling dalam, yakni -6,17% dan diikuti oleh energi -3,29%. 

Hal itu seiring melalui saham Barito Renewables Energy (BREN) dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang masing-masing anjlok -9,17% dan 9,34%.

IHSG Melemah 0,53% ke 6.989, BREN dan DSSA Jadi Biang Kerok Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724262, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260406160618-17-724262/ihsg-melemah-053-ke-6989-bren-dan-dssa-jadi-biang-kerok’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 06 April 2026 16:25 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah hari ini, Senin (6/4/2026).

Faktor penyebabnya adalah akan mempengaruhi masyarakat secara langsung.

Sejauh ini, pemerintah belum mengindikasikan akan menaikkan harga BBM untuk menjaga ekonomi.

Hadir dalam konferensi pers hari ini adalah -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Sekretaris Negara, – Menteri Keuangan Menteri Perhubungan, dan Sekretaris Kabinet.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260402152103-19-723579/video-bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723579?comscore=off”,”time”:363,”title”:”Video: Bocoran Investasi Pengelola Dana Jumbo Pascalebaran-Era Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/02/bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang-1775119615584_169.png”}]’); Next Article Purbaya Ramal IHSG Balik ‘Hijau’ Pekan Depan yang mengakibatkan Kebijakan ini sangat ditunggu

Kedua saham konglomerat itu menyeret IHSG sebesar 39,43 poin. 

Adapun DSSA dan BREN merupakan saham yang masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi pada emiten.

Sebagaimana diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi membuka data terkait HSC.

Selain itu, IHSG masih dibayangi oleh sejumlah sentimen global dan dalam negeri.

IHSG parkir di level 6.989,43, turun 37,35 poin atau -0,53% pada akhir perdagangan. 

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di zona merah atau pada rentang 6.934,89–7.009,23.

Analisis mendalam tentang IHSG Melemah 0,53% ke 6.989, BREN dan DSSA Jadi Biang Kerok akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *