Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Guru SD Kaya Mendadak, Ketemu Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sementara, mata uang era VOC kemudian tinggal sejarah.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sebagian ada yang menjadi harta karun terpendam bersejarah dan bernilai tinggi.
CNBC Insight Guru SD Kaya Mendadak, Ketemu Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 723880, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260404171054-17-723880/guru-sd-kaya-mendadak-ketemu-harta-karun-miliaran-di-halaman-sekolah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah, CNBC Indonesia 04 April 2026 20:45 Foto: Sekolah Ambruk di SMKN 24 Jakarta (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.
Hanya saja, transaksi melalui koin emas digunakan dalam skala besar, seperti jual-beli tanah, bukan transaksi di pasar.
Lalu ketika VOC datang, transaksi menggunakan koin juga dilakukan.
Hanya saja, VOC melakukan penyeragaman mata uang.
Museum Bank Indonesia menyebut, Kongsi dagang itu berupaya menggantikan semua mata uang asing yang beredar di Nusantara.
Namun, eksistensi era VOC berakhir ketika kongsi dagang itu runtuh pada 1799.
Setelahnya, beredar mata uang baru yang dipopulerkan pemerintah Hindia Belanda.
Dari seluruh koin, doit barangkali jadi salah satu yang membekas dalam benak masyarakat Indonesia.
Sebab, penamaan koin doit era VOC perlahan menjadi kata ganti sebutan uang bagi masyarakat Indonesia, yakni ‘duit’.
Namun, Nuryasin menolak menjadikan temuan arkeologi untuk mendulang kekayaan sekalipun banyak orang mendorongnya menjual seluruh temuan, dibanding menyerahkan kepada pemerintah.
“Tapi, itu tak mungkin saya lakukan.
Di tengah guyuran hujan, ia justru menemukan sesuatu yang bernilai layaknya harta karun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Peristiwa tersebut bermula saat Nuryasin melihat lapangan sekolah menjadi becek akibat hujan.
Ini seperti yang ditemukan Nuryasin 33 tahun lalu.
(fab/fab) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260401145927-19-723222/video-syarat-agar-investor-asing-ngegas-masuk-bursa-saham-sbn”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723222?comscore=off”,”time”:570,”title”:”Video: Syarat Agar Investor Asing "Ngegas" Masuk Bursa Saham & SBN”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/01/ini-syarat-agar-investor-asing-ngegas-masuk-bursa-saham-pasar-sbn-1775031371787_169.png”}]’); Next Article Guru SD Temukan Harta Karun di Halaman Sekolah, Nilainya Miliaran
Faktor penyebabnya adalah lalu lalang para murid. yang mengakibatkan Ia khawatir kondisi tersebut akan membuat lantai sekolah yang sudah bersih ikut kotor
Keberadaan koin makin masif usai VOC memproduksinya di dalam negeri.
Dari sini, seluruh masyarakat menggunakan koin tersebut untuk bertransaksi.
Namun, nama dia tercatat dalam sejarah sebagai penemu harta karun bersejarah.
Pada akhirnya, temuan harta karun yang berada di lapangan SD itu menguak tabir sejarah baru bagaimana masyarakat bertransaksi di era VOC ratusan tahun lalu.
Transaksi Pakai Koin Emas-Perak
Sebagai wawasan, dari masa Kerajaan Hindu-Budha eksis, masyarakat sudah bertransaksi menggunakan mata uang, bukan barter atau tukar menukar barang.
Erwin Kusuma dalam Uang Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya (2021) mencatat, masyarakat Jawa kuno lazim menggunakan mata uang berupa koin emas dalam transaksi perdagangan di pasar.
Dari sini, VOC mengedarkan banyak ragam mata uang untuk transaksi perdagangan.
Ada rijksdaalder, dukat, stuiver, gulden, dan doit.
Yakni mata uang koin kuno peninggalan masa VOC.
“Uang yang ditemukan bertuliskan VOC dan lambang Kerajaan Belanda, melalui tahun pemakaian antara tahun 1746 s/d 1760, berdiameter 2,1 cm.
Otoritas terkait langsung bergegas datang.
Singkat cerita, temuan Nuryasin dibenarkan sebagai peninggalan sejarah berupa koin perak peninggalan VOC dan penjajahan Belanda.
Jakarta, CNBC Indonesia – Ungkapan “hujan membawa berkah” benar-benar menjadi kenyataan bagi Nuryasin, seorang guru sekaligus Kepala SDN Pejagan IV di Madura.
Betapa kagetnya dia melihat gerabah kuno di lubang galian.
Gerabah tersebut lantas dikeluarkan dan tak disangka berisi harta karun tak terduga.
Seluruhnya berbentuk koin bundar dan pipih berbahan dasar emas, perak, tembaga, hingga nikel.
Kabar Nuryasin menemukan harta karun langsung membuat gempar Indonesia.
Nuryasin berhasil menutup satu per satu titik becek.
Lalu, jenis kedua berdiameter 2,9cm yang pada pemukannya bertuliskan Indiae Batav 1819 s/d 1828,” tulis pewarta Suara Karya (1 Februari 1991).
Pilihan Redaksi
- Batu Dipakai Ganjal Pintu, Ternyata Harta Karun Bernilai Rp 19 Miliar
- Heboh Emas 30.000 Ton Ditemukan di Banten, Dirampok Asing
- Kartu Pokemon Termahal di Dunia Dijual Rp 279 Miliar, Kok Bisa?
Sebab dia menemukan harta karun bersejarah dan bernilai tinggi.
Tinggal beberapa titik lagi yang belum dia selesaikan.
Saat hendak menggali tanah kering lebih dalam lagi sekitar 25-30 cm, Nuryasin tiba-tiba terperanjat.
Uang temuan ini akan kami serahkan pada museum, atas dasar petunjuk Depdikbud,” kata Nuryasin.
Pada akhirnya, Nuryasin batal jadi miliarder.
Berinisiatif mengatasi masalah itu, Nuryasin mengambil cangkul dan mulai menggali tanah untuk menutup area yang becek melalui tanah kering.
“Saya menggali tanah di halaman, untuk menimbun bagian lainnya yang becek bekas hujan,” ungkap Nuryasin.
Penggalian tanah sangat berjalan lancar.
Seluruhnya memiliki berat 13 Kg setara miliaran rupiah.
Setelah penemuan, banyak orang menganggap Nuryasin bakal jadi miliarder.
Analisis mendalam tentang Guru SD Kaya Mendadak, Ketemu Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
