Nelayan Cirebon Lagi Mancing di Laut Jawa Temukan Harta Karun Rp720 M

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Nelayan Cirebon Lagi Mancing di Laut Jawa Temukan Harta Karun Rp720 M yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Maka, sesampainya di daratan, dia menindaklanjuti asal-usul keramik tersebut.

Negeri Tirai Bambu banyak melakukan pengiriman melalui kapal laut ke India sebagai salah satu pusat perdagangan dunia.

Biasanya rute melewati Laut China Selatan, Selat Malaka, dan Samudera Hindia.

Sayang, di perairan Cirebon, kapal tersebut karam bersama ribuan harta karun yang dibawa.

Semua itu lantas tenggelam begitu saja di dasar laut sampai akhirnya ditemukan oleh nelayan pada 2003.

Kini, peristiwa harta karun itu dikenal sejarah sebagai Cirebon Wreck.

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.

Pada waktu sezaman, saat Dinasti Tang memperdagangkan keramik, Kerajaan Sriwijaya sedang mencapai puncak kejayaan, Aktivitas ekonominya terbilang tinggi bahkan diyakini sudah menjangkau China.

Tak heran, di sana juga terdapat temuan-temuan serupa yang bisa menyingkap tabir temuan harta karun di Cirebon.

Usai menunggu lama, si nelayan yakin tangkapan sudah cukup.

Situs berita Detik.com (3 April 2012), mewartakan seluruh temuan tersebut ditaksir mencapai Rp720 Miliar.

Baca: Negara Miskin Tiba-tiba Mengaku Punya Harta Karun Berlimpah

Harta Karun China di Laut RI?

Terlepas dari seberapa fantastis, temuan nelayan kelak menjadi penemuan harta karun arkeologi bawah laut terbesar pada awal abad ke-21.

Dengan sekuat tenaga, dia tetap mengangkat jaring hingga masuk ke lambung kapal.

Diketahui, seluruh temuan keramik berasal dari China, tepatnya era Dinasti Tang sekitar abad ke-9 sampai ke-10 Masehi.

Kala itu, China era Dinasti Tang menjadikan keramik sebagai komoditas serupa ‘harta karun’ bernilai tinggi.

Hanya saja, pengangkatan kali ini terasa berbeda.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Nelayan tersebut merasa jaringnya lebih berat dibanding biasanya.

Tapi, kapal angkut yang tenggelam di perairan Cirebon itu bukan spesifik berasal dari Arab atau China.

Mengacu pada riset Eka Asih, kapal berasal dari wilayah Nusantara atau Indonesia sendiri.

Ia berhenti sekitar 70 km dari pantai di perairan sedalam 50 meter.

Dari sini diketahui, kapal tersebut diklaim mengangkut keramik China yang diperdagangkan di Sumsel menuju Pantai Utara Jawa di bagian Timur.

Nelayan Cirebon Lagi Mancing di Laut Jawa Temukan Harta Karun Rp720 M Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 717087, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260308171947-17-717087/nelayan-cirebon-lagi-mancing-di-laut-jawa-temukan-harta-karun-rp720-m’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 09 March 2026 04:00 Foto: Ilustrasi

Jakarta, CNBC Indonesia — Aktivitas melaut seorang nelayan asal Cirebon di Laut Jawa berubah menjadi kisah tak terduga setelah ia menemukan sesuatu yang luar biasa.

Pagi hari di tahun 2003, nelayan yang identitasnya tidak diungkap sedang memancing seperti biasanya.

Dampak dari hal tersebut adalah ia optimistis akan mendapatkan tangkapan besar.

Maka, dia pun melepas jaring dan membiarkan benda itu menjerat banyak ikan. akibat Area tersebut dikenal sebagai tempat ikan sering melintas,

Saat dibuka dugaan nelayan terbukti.

Isi jaring bukan hanya ikan, tapi juga ada keramik yang tersangkut.

Berita penemuan keramik pun tersebar.

Singkat cerita, temuan nelayan diduga kuat bukan keramik biasa tapi kepingan dari harta karun melimpah.

Setelahnya, dilakukan proyek pencarian oleh perusahaan swasta atas izin pemerintah.

Krzemnick, dkk, dalam “Radiocarbon Age Dating of 1,000-Year-Old Pearls from the Cirebon Shipwreck” (2017), menyebut, di kapal karam tersebut terdapat 12.000 mutiara bernilai tinggi, ribuan permata dan emas.

Dari sini diketahui di titik temuan nelayan terdapat harta karun melimpah yang berasal dari kapal karam melalui total sangat fantastis.

“Kapal karam di Cirebon terdapat 314.171 keramik yang terdiri dari porselen, piring, mangkuk, dan sebagainya,” tulis peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional, Eka Asih dalam “Keramik Muatan Kapal Karam Cirebon” (2016).

Secara spesifik, peneliti Michael S.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260226155604-19-714245/video-intip-kilau-bisnis-perhiasan-di-tengah-lonjakan-harga-emas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/714245?comscore=off”,”time”:533,”title”:”Video: Intip Kilau Bisnis Perhiasan di Tengah Lonjakan Harga Emas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/26/intip-kilau-bisnis-investasi-perhiasan-di-tengah-lonjakan-harga-emas-1772097017697_169.png”}]’); Next Article Orang Cirebon Tak Sengaja Dapat 2,4 Kg Emas di Kuburan

Hal ini dibuktikan melalui adanya rekonstruksi arkeolog yang membandingkan antara temuan keramik di Cirebon dengan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Hasilnya menunjukkan temuan keramik di Cirebon sama seperti temuan keramik di Kesultanan Palembang.

Analisis mendalam tentang Nelayan Cirebon Lagi Mancing di Laut Jawa Temukan Harta Karun Rp720 M akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *