Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Begini Strategi GERAK Thomas Djiwandono yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
diversifikasi instrumen SBN, perluasan basis investor ritel terutama asuransi dan dana pensiun, dan memperkuat likuiditas pasar dan kredibilitas acuan harga.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Keempat, soal akselerasi sinergi fiskal, moneter dan sistem keuangan, hal ini terkait melalui sinergi fiskal dan moneter untuk likuiditas guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Thomas melihat sinergi ini bisa diperkuat lagi ke depannya.
Dalam hal ini, Thomas mengusulkan konsep financial security atau ketahanan finansial.
“Mungkin kita perlu mempertimbangkan konsep seperti financial security,” katanya.
Baca: Pangsa Pasar Keuangan Syariah RI Melejit, Kini Tembus Rp12,56 Triliun
Dia mencontohkan programnya a.l.
Jalur transmisi kebijakan melalui uang beredar layak untuk dipertimbangkan secara kebijakan,” ujarnya.
Artinya, jika penurunan BI rate dibarengi melalui pengelolaan likuiditas dari penempatan dana pemerintah, efektif dalam mendorong pertumbuhan kredit.
Ketiga, perihal resiliensi sistem keuangan dan pasar keuangan, Thomas menuturkan ini adalah target jangka panjang.
Likuiditas ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.
Baca: IHSG Ditutup Lompat 1,22% Kembali ke 8.031
Ini artinya, dia ingin menegaskan bahwa ada tugas BI selain menjaga nilai tukar dan inflasi, yakni pertumbuhan ekonomi.
Ketiga adalah resiliensi sistem keuangan dan keempat adalah akselerasi sinergi fiskal, moneter dan sistem keuangan.
Penguatan sinergi ini dapat dipakai dalam berbagai program pemerintah seperti program perumahan rakyat dan ketahanan pangan.
Terakhir, soal keberlanjutan transformasi keuangan, Thomas mengatakan ini adalah program besar.
Dari catatan Thomas, dalam penurunan BI Rate 1%, penurunan bunga kredit modal kerja hanya 0,27 % dalam 6 bulan dan 0,56% dalam 3 tahun.
Di sisi lain, Thomas mengungkapkan ada jalur yang patut dipertimbangkan untuk mendorong pertumbuhan kredit yang lebih efektif, yakni transmisi kebijakan melalui uang beredar (M0) dan penempatan dana pemerintah Rp 200 triliun.
Secara statistik, pertumbuhan excess reserves giro bank umum terhadap kredit berkorelasi tinggi hingga 0,77.
Ada tiga program turunan, yakni implementasi UU P2SK, transformasi digital keuangan dan inklusi dan literasi keuangan.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260119125829-19-703356/video-uang-kartal-bi-naik-1209-transaksi-digital-tetap-melaju”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/703356?comscore=off”,”time”:107,”title”:”Video: Uang Kartal BI Naik 12,09%, Transaksi Digital Tetap Melaju”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/19/uang-kartal-bi-naik-1209-transaksi-digital-tetap-melaju-1768806680420_169.png”}]’); Next Article Bos BI Undang Purbaya di Rapat Dewan Gubernur, Tapi Diwakili Wamenkeu
23 Tahun 1999 dan UU P2SK, kata Thomas, sudah memberikan fondasi kuat untuk governance bank sentral.
Dalam konteks ini, Thomas mengungkapkan mengenai Pasal 7, Pasal 8, Pasal 10 ayat 2 dan Pasal 10 ayat 3 dalam UU P2SK.
Melalui aturan ini, Thomas menyoroti mengenai tugas BI dalam mengelola likuiditas.
Dalam hal ini, BI bisa memperluas kebijakan makroprudensial dan pemerintah bisa melakukan penempatan atau pengelolaan kas yang lebih produktif.
Kemudian, OJK bisa menggelontorkan insentif bagi perbankan dan LPS memperkuat kepercayaan nasabah untuk mendukung stabilitas sistem keuangan.
(Dok BI)
Jakarta, CNBC Indonesia – Thomas Djiwandono resmi dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di hadapan Ketua Mahkamah Agung Sunarto pada hari ini, Senin (9/2/2026).
Pengambilan sumpah didasari atas surat Presiden Prabowo Subianto yang mengangkat saudara Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia terhitung sejak tanggal pengucapan sumpah atau janji.
Saya berjanji bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Deputi Gubernur BI melalui sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya.
Baca: Pesan Prabowo-Purbaya Buat Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono
Thomas Djiwandono sendiri dalam fit and proper test, mencetuskan strategi tematik “GERAK” untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang adaptif dan lincah.
Strategi GERAK fokus pada lima poin.
Terakhir, keberlanjutan transformasi keuangan.
“Intinya saya merasa lima tema ini bisa mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi secara adaptif dan agile…saya namanya strategi ini ‘GERAK’,” tegas Thomas dalam fit and proper test, Rabu (26/1/2026).
Dia menjelaskan untuk strategi pertama, yaitu governance, ini bisa diartikan sebagai fondasi.
Menurut Thomas, penurunan suku bunga BI cukup tajam dari 6,25% ke level 4,75% dalam dua tahun.
Sayangnya, dia melihat ada timelag dalam penurunan kredit modal kerja.
Pertama adalah governance dan kedua, efektivitas kebijakan.
Salah satu yang bisa dijalankan BI untuk menopang pertumbuhan ekonomi adalah melalui pengelolaan likuiditas.
Kedua, efektivitas kebijakan untuk stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, di sisi OJK, upaya meningkatkan partisipasi lembaga keuangan nonbank untuk demand dalam instrumen valas dan rupiah.
Lalu, upaya di sisi Kementerian Keuangan a.l.
Tambahan 1% dalam kenaikan excess reserves dalam 6 bulan ada kenaikan 0,11%.
“Dalam jangka panjang, tiga tahun, akan ada kenaikan kredit Rp 23,1 triliun.
Hal ini harus ditopang oleh intermediasi sistem keuangan, pendalaman sektor keuangan dan penguatan industri keuangan nonbank (IKNB), penguatan basis pendanaan dan inklusi keuangan.
Thomas pun menegaskan bersedia mengemban tugas dan jabatan ke depan, 2026 sampai 2031.
“Ya Bersedia.
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Begini Strategi GERAK Thomas Djiwandono Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 709710, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260210090321-17-709710/resmi-jadi-deputi-gubernur-bi-begini-strategi-gerak-thomas-djiwandono’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 10 February 2026 10:10 Foto: Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono.
diversifikasi penguatan instrumen offshore, melanjutkan digitalisasi Local Currency Settlement (LCS) dan kebijakan makroprudensial untuk UMKM.
Analisis mendalam tentang Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Begini Strategi GERAK Thomas Djiwandono akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Begini Strategi GERAK Thomas Djiwandono”.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
