BTN (BBTN) Tidak Mau Buru-Buru Naik Kelas ke KBMI 4, Ini Alasannya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BTN (BBTN) Tidak Mau Buru-Buru Naik Kelas ke KBMI 4, Ini Alasannya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dengan demikian, setiap kredit Rp100 harus ditopang modal dalam jumlah yang sama.

“Kalau kita memang main di bank yang ATMR-nya rendah, do we need gede-gede modal?

Padahal, ROE menjadi salah satu indikator utama yang diperhatikan investor.

“Nanti capital banyak juga return-nya malah turun, investor malah nggak suka.

Tapi more important than that, how productive the equity untuk menghasilkan return maupun dividen dari pemegang saham termasuk negara-negara.

Di sisi lain, akan ditempuh secara natural seiring pertumbuhan bisnis dan kebutuhan permodalan yang meningkat.

“Jadi, apakah kita yang akan jadi KBMI IV? sedangkan Nixon mengakui, keinginan tersebut tetap ada,

Artinya, dari setiap penyaluran kredit Rp100, BTN hanya perlu menyiapkan modal Rp20.

Adapun jumlah modal inti KBMI IV adalah di atas Rp70 triliun, dan saat ini hanya ada empat bank berukuran besar itu, yang menguasai sekitar 60% dari total aset industri perbankan RI.

“Ini sifatnya kalau bahasa saya itu voluntary tapi directed,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025, Selasa (11/2/2025) lalu.

Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Kalau BTN sih ditanya hari ini, kita jaga ROE dulu ya,” kata Nixon mengenai hal ini.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260127131825-19-705662/video-2026-btn-bidik-pertumbuhan-laba-bersih-hingga-22″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/705662?comscore=off”,”time”:66,”title”:”Video: 2026, BTN Bidik Pertumbuhan Laba Bersih Hingga 22%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/27/2026-btn-bidik-pertumbuhan-laba-bersih-hingga-22-1769499063793_169.png”}]’); Next Article OJK Mau Hapus Kelas KBMI I, Bankir Bank Kecil Kompak Bilang Gini

Kan modal ini kan hati-hati melihatnya ya, kalau kita nggak terlalu inginΒ ekspansi internasional, kayak BTN ngapain, kita liquidity market-nya di Indonesia gede juga,” ujar Nixon saat paparan kinerja 2025 BTN di Menara BTN, Senin (9/2/2026).

Seperti diketahui, BTN merupakan bank pelat merah yang fokus utamanya adalah bisnis pembiayaan perumahan, khususnya kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi dan non-subsidi, yang memiliki risiko relatif rendah.

Faktor penyebabnya adalah berpotensi menekan ROE. yang mengakibatkan Napitupulu menyebut pihaknya saat ini lebih fokus dalam menjaga profitabilitas, yakni melalui return on equity (ROE) di sekitar 12%-14% tahun ini.

Menurutnya, langkah menambah modal harus dilakukan secara hati-hati

Rasio aset dan kredit terhadap modal BTN disebut mencapai sekitar 20 kali lipat, tertinggi di antara industri perbankan nasional.

Meski demikian, BTN tidak sepenuhnya menutup peluang untuk naik kelas ke KBMI IV.

Jadi, apakah kita yang akan jadi KBMI IV?” tutur Nixon.

Ia menekankan bahwa yang lebih penting dari sekadar memperbesar modal adalah memastikan ekuitas yang ada mampu bekerja secara produktif untuk menghasilkan laba dan dividen bagi pemegang saham, termasuk negara sebagai pemilik saham mayoritas.

Lebih lanjut, Nixon mengklaim pihaknya juga memiliki efisiensi permodalan tertinggi di industri perbankan nasional.

BTN (BBTN) Tidak Mau Buru-Buru Naik Kelas ke KBMI 4, Ini Alasannya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 709691, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260210073543-17-709691/btn–bbtn–tidak-mau-buru-buru-naik-kelas-ke-kbmi-4-ini-alasannya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 10 February 2026 10:05 Foto: Dok BTN

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Dari sisi finance, ya modal natural harus gede supaya KPR-nya nyampe.

(BTN) mengatakan tidak terburu-buru “naik kelas” ke kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) IV.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan perencanaan ini bersifat jangka menengah alias mid term.

Anggoro mengatakan pihaknya akan memulai persiapan untuk menjadi KBMI IV setidaknya tahun ini dan tahun depan.

“Kalau new kids on the block pengen ya nggak apa-apa, kita nggak mungkin menghalangi.

Sementara untuk KPR non-subsidi, ATMR berada di kisaran 30%.

(BRIS) yang baru menyandang status sebagai persero, alias badan usaha milik negara (BUMN) dan setara melalui para himpunan bank milik negara (Himbara) termasuk BTN, berambisi untuk naik kelas ke KBMI IV.

Ngapain saya minta hari ini modal kita naik, kalau ATMR-nya juga masih rendah,” tuturnya.

Mengingatkan saja, setahun yang lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik agar dalam beberapa tahun lagi, jumlah big banks RI dapat bertambah menjadi 10 bank.

Secara keseluruhan, rata-rata ATMR BTN berada di level 20-an persen.

Sebagai perbandingan, bank yang banyak menyalurkan kredit korporasi memiliki ATMR hingga 100%.

Hal ini tercermin dari aset tertimbang menurut risiko (ATMR) BTN yang jauh lebih kecil dibanding bank yang fokus ke pembiayaan korporasi.

Nixon menerangkan bahwa untuk KPR subsidi, ATMR BTN hanya sekitar 20%.

Analisis mendalam tentang BTN (BBTN) Tidak Mau Buru-Buru Naik Kelas ke KBMI 4, Ini Alasannya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “BTN (BBTN) Tidak Mau Buru-Buru Naik Kelas ke KBMI 4, Ini Alasannya”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *