Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Tak Tega Lihat Rakyat Miskin, Raja Jawa Bagi-Bagi Duit Rp 20 M yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dari keyakinan tersebut, Sultan Hamengkubuwana IX yang merupakan raja sekaligus orang terkaya di Indonesia kala itu membagikan uang kepada rakyatnya selama empat bulan berturut-turut.

Kisah ini terjadi di Yogyakarta pada 1947, saat belanda berupaya kembali menjajah Indonesia dalam periode Agresi Militer.

 

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260209125936-19-709462/video-saham-konglo-rebound-ihsg-berhasil-sentuh-level-8000-an”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/709462?comscore=off”,”time”:360,”title”:”Video: Saham Konglo Rebound, IHSG Berhasil Sentuh Level 8.000-an”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/09/saham-konglo-rebound-ihsg-berhasil-sentuh-level-8000-an-1770617073447_169.png”}]’); Next Article Raja Terkaya RI Bagi-bagi Uang Rp 20 M Buat Rakyat agar Tak Menderita

Sejarah mencatat, dia menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia yang memperoleh harta dari warisan dan sistem feodalisme kerajaan.

Uang gulden Belanda disebar ke rakyat di luar keraton dan dibantu oleh sekretaris pribadi dan para pejabat lain.

Dalam wawancara kepada penulis Takhta untuk Rakyat: Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX (1982), dia mengaku tak mengetahui berapa banyak uang yang dibagikan, dikutip Minggu (8/2/2026).

“Ah gak mungkin ingat.

Apalagi, dia pernah mendorong semua orang agar memberikan bantuan pada masa sulit.

Alhasil, Sultan Hamengkubuwana IX bergegas membuka peti harta keraton dan membagi-bagikannya kepada rakyat yang memerlukan.

Agar rakyat tidak mendukung Belanda dan saya lihat banyak orang kita yang perlu dibantu untuk menyambung hidup, termasuk keluarga pemimpin-pemimpin kita,” tutur Sultan.

Bagi penguasa Yogyakarta tersebut, uang lima juta gulden hanya sedikit dari hartanya.

Yakni, tetap setia kepada Indonesia meski harus menanggung penderitaan, atau berpaling ke pihak Belanda demi kehidupan yang layak.

Kondisi demikian lantas membuat Sri Sultan tergerak memberikan bantuan.

Banyak yang jatuh miskin, bahkan kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran yang berkepanjangan.

Nasib serupa dialami para pegawai negeri.

ekon.go.id)

Jakarta, CNBC Indonesia — Tidak ada arti memiliki harta berlimpah jika masyarakat sekitarnya masih terperangkap dalam kemiskinan dan penderitaan.

Tentara dan unit Palang Merah Indonesia (PMI) mendapat dana hibah dari kas pribadi Sultan yang semuanya digunakan untuk mengusir tentara Belanda.

Kendati Raja Jawa itu tak mengetahui nominal pembagian uang, Wakil Presiden Mohammad Hatta ternyata ingat jumlah pastinya, yakni sekitar 5 juta gulden.

Ketika Sri Sultan membagi-bagikan uang, Hatta sempat bertanya apakah negara perlu mengganti seluruh harta Sultan.

Namun, Sri Sultan tak menjawab dan menunjukkan sikap keikhlasan membantu sesama.

Dalam situasi terdesak itu, rakyat dihadapkan pada dua pilihan pahit.

Nominal 5 juta gulden sekitar Rp20-an miliar pada masa sekarang.

CNBC Insight Tak Tega Lihat Rakyat Miskin, Raja Jawa Bagi-Bagi Duit Rp 20 M Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 709204, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260208102025-17-709204/tak-tega-lihat-rakyat-miskin-raja-jawa-bagi-bagi-duit-rp-20-m’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah & Aziza Zahwa Layla Madjid,  CNBC Indonesia 08 February 2026 12:45 Foto: Sultan Hamengkubuwana IX.

Akibatnya, kebutuhan dasar keluarga di rumah pun sulit terpenuhi.

Ngambilnya saja sambil begini (sambil menirukan gerakan orang yang mengambil barang melalui dua telapak tangan, seperti menyendok pasir dengan tangan),” tutur Sri Sultan.

Baca: Ketika Kejayaan Bisnis 3 Dekade Salim Runtuh Seketika

Sultan membagi-bagikan uang tak hanya ke perseorangan, tapi juga lembaga.

Nominal 6,5 juta gulden setara Rp32 miliar pada masa sekarang.

 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Pada waktu pendudukan oleh Belanda atas Yogya hampir berakhir.

Sejak kedatangan Belanda, mereka tak bisa bekerja dan kehilangan penghasilan.

Tercatat, dia menebar uang setiap hari ke masyarakat Yogyakarta dan para pegawai di Kesultanan selama 3-4 bulan.

“Mungkin 3-4 bulan.

Sebelumnya, dia pernah menyumbang 6,5 juta gulden kepada pemerintah sebagai modal awal pembentukan Indonesia.

Analisis mendalam tentang Tak Tega Lihat Rakyat Miskin, Raja Jawa Bagi-Bagi Duit Rp 20 M akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Tak Tega Lihat Rakyat Miskin, Raja Jawa Bagi-Bagi Duit Rp 20 M”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *