Istana Soal Outlook Baru Moody’s: RI Tak Akan Ubah Strategi Keuangan

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Istana Soal Outlook Baru Moody’s: RI Tak Akan Ubah Strategi Keuangan yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dalam hal ini, Moody’s mengapresiasi upaya Pemerintah untuk mendorong penerimaan antara lain melalui peningkatan efisiensi administrasi perpajakan dan kepabeanan.

Selain itu, Moody’s melihat kurangnya penjelasan dari pemerintah dan lembaga pengelola investasi baru, yakni Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
s, IHSG Anjlok Nyaris 3%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/06/dihantam-sentimen-msci-moodys-ihsg-anjlok-nyaris-3-1770358936548_169.png”}]’); Next Article Bakal Diterapkan 2026, Apa Itu Asuransi Parametrik Bencana?

Batasan defisit juga masih terjaga,” kata Prasetyo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (9/2/2026).

Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan pemerintah terus berkonsentrasi untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia kuat, juga tengah berupaya menggenjot kinerja sektor riil.

Kita optimis melalui pengelolaan kita,” kata Prasetyo.

Meski begitu, Prasetyo juga mengatakan bahwa komunikasi antara pemerintah dengan lembaga pemeringkat luar negeri juga terus dilakukan.

“Komunikasi terus dilaksanakan di luar yang tadi sudah saya sampaikan,” kata Prasetyo.

Lebih lanjut, Prasetyo juga memastikan bahwa tidak ada program yang akan diubah pasca adanya laporan baru dari lembaga pemerintah dari luar negeri ini.

Baca: Prabowo Serukan Gerakan Rumah Pakai Genteng, Ini Penjelasan Istana

Seperti diketahui Moody’s mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.

Penetapan ini dikeluarkan setelah rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam rilisnya, Moody’s menyoroti beberapa hal penting yakni defisit fiskal dan penerimaan negara.

Moody’s menilai bahwa defisit fiskal diperkirakan tetap akan berada di bawah 3% PDB, sementara kebijakan moneter dipandang akan terus mendukung stabilitas inflasi.

Faktor penyebabnya adalah selama ini tidak ada yang dilanggar. yang mengakibatkan Istana Soal Outlook Baru Moody’s: RI Tak Akan Ubah Strategi Keuangan url notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl. }); }, 1000 ); }); Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia 09 February 2026 16:39 Foto: Moody’s (AP Photo/Mark Lennihan, File)

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengubah strategi keuangan, meski lembaga pemeringkat Moody’s Investors Services (Moody’s) menurunkan peringkat kredit Indonesia.

“Tidak,

Caranya melalui menggencarkan belanja pemerintah di awal tahun.

Baca: Prabowo 3,5 Jam Bertemu Pimpinan TNI-Polri di Istana, Ini Hasilnya

“Yang penting kita berkonsentrasi supaya fundamental ekonomi kita kuat sektor riil kita genjot.

Moody’s juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers.

Namun demikian, menurut Moody’s, Indonesia masih menghadapi tantangan untuk meningkatkan basis penerimaan, yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui tetap menjaga stabilitas makro dan keuangan.

Belanja pemerintah kita di awal tahun semaksimal mungkin dorong.

Analisis mendalam tentang Istana Soal Outlook Baru Moody’s: RI Tak Akan Ubah Strategi Keuangan akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Istana Soal Outlook Baru Moody's: RI Tak Akan Ubah Strategi Keuangan”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *