Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang CIO Danantara Pandu Sjahrir Bongkar Akar Masalah Bursa RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kalau itu tercapai, free float akan mengikuti melalui sendirinya,” pungkas Pandu.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260204133928-19-708127/video-saham-ditinggalkan-surat-utang-purbaya-diburu”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/708127?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Saham Ditinggalkan, Surat Utang Purbaya Diburu”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/04/speedesk-saham-ditinggalkan-surat-utang-purbaya-diburu-1770191633906_169.png”}]’); Next Article Penuhi Persyaratan MSCI, Ini Jurus OJK Perkuat Pasar Modal RI
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Chief Investment Officer (CIO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir menegaskan bahwa persoalan utama pasar modal Indonesia saat ini bukan semata-mata soal besaran free float, melainkan isu transparansi dan akuntabilitas yang belum sepenuhnya terjawab.
Pandu menyampaikan, peringatan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar saham Indonesia sebetulnya bukan hal baru.
Ia menyebut Otoritas Jasa Keuangan harus tetap berfungsi sebagai regulator, sementara bursa dikelola secara profesional sebagai entitas bisnis, dan investor menjalankan perannya sebagai pemilik modal.
“Pasar modal yang sehat itu transparan, likuid, dan kredibel.
Padahal, yang dibutuhkan adalah pembenahan fundamental agar pasar modal Indonesia semakin dalam, likuid, dan relevan secara global.
Pandu mengingatkan, kegagalan melakukan reformasi struktural berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap arus dana asing.
Ia menyebut, jika Indonesia sampai turun kelas ke frontier market, potensi arus keluar dana bisa mencapai US$25 miliar hingga US$50 miliar.
CIO Danantara Pandu Sjahrir Bongkar Akar Masalah Bursa RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 708949, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260206170501-17-708949/cio-danantara-pandu-sjahrir-bongkar-akar-masalah-bursa-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); teti purwanti, CNBC Indonesia 06 February 2026 17:17 Foto: Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir menyampaikan paparan dalam acara Big Alpha Business Summit 2025 di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Ini soal likuiditas dan relevansi Indonesia di pasar modal global,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pandu menyoroti pentingnya keseimbangan kebijakan antara kepentingan emiten dan investor.
Dampak dari hal tersebut adalah berisiko mengalihkan alokasi dananya ke luar negeri.
Dalam konteks ini, Pandu juga menekankan pentingnya kejelasan peran antar lembaga. akibat Tanpa itu, investor besar akan kesulitan masuk dan keluar dari pasar,
Menurutnya, isu tersebut telah diketahui sejak beberapa bulan lalu dan kini justru harus dijadikan momentum untuk melakukan reformasi mendasar.
“MSCI warning itu bukan soal free float.
Bahkan, jika hanya mendapat outlook negatif, tambahan outflow masih bisa terjadi sekitar US$5 miliar.
Baca:Respons MSCI, BEI-KSEI Pasang Deadline April 2026
“Ini bukan soal sentimen harian.
Kalau kita mau jujur, the elephant in the room itu adalah transparansi dan accountability,” ujar Pandu di Closing Bell CNBCΒ Indonesia, Jumat (6/2/2026).
Dia menilai, fokus berlebihan pada pemenuhan angka free float berisiko membuat pasar hanya mengejar kepentingan jangka pendek.
Di sisi lain, tetap menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi.
Menurut Pandu, transparansi yang kuat akan mendorong likuiditas, memperbesar partisipasi investor institusi, dan pada akhirnya memperdalam pasar. sedangkan Ia menilai regulator dan pengelola bursa harus mampu mencari titik tengah agar pasar tetap atraktif,
Analisis mendalam tentang CIO Danantara Pandu Sjahrir Bongkar Akar Masalah Bursa RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “CIO Danantara Pandu Sjahrir Bongkar Akar Masalah Bursa RI”.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
