Saham Jepang Melejit, Didukung Reli AI dan Yen Melemah
20 November 2025 |
Bursa Jepang akhirnya rebound setelah empat hari melemah. Pada Kamis, Nikkei 225 melonjak sekitar 2,7% dan Topix naik 1,7%, dengan reli sempat menyentuh kenaikan intraday lebih dari 4%—yang tertinggi dalam enam minggu. Kabar positif dari Wall Street menjadi pemicu utama, setelah Nvidia merilis proyeksi pendapatan yang jauh melampaui ekspektasi dan memicu lonjakan minat pada saham-saham AI.
Sektor teknologi memimpin penguatan, dengan saham seperti Advantest, Disco, dan Ibiden mencatat kenaikan signifikan. Strategis dari Nomura menyebut laporan Nvidia “nyaris tanpa cela,” sehingga langsung mengangkat optimisme pasar terhadap keberlanjutan belanja AI global. Subindeks peralatan listrik di Topix juga melonjak, menjadi salah satu motor penggerak reli hari ini.
Pelemahan yen hingga ke level 157 per dolar AS ikut memberi dorongan pada saham eksportir Jepang, sementara kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang ke level tertinggi dalam beberapa tahun menjadi katalis bagi saham-saham perbankan yang diuntungkan dari prospek margin bunga yang lebih luas.
Meski begitu, sejumlah risiko masih mengintai. Pasar menantikan detail paket stimulus ekonomi dari PM Sanae Takaichi yang dikhawatirkan dapat menambah beban fiskal Jepang. Kenaikan yield dan pelemahan yen yang terlalu dalam juga mulai memicu kekhawatiran di kalangan analis. Selain itu, ketegangan diplomatik Tokyo–Beijing tetap menjadi risiko yang dapat menekan sentimen sewaktu-waktu.
No Comments