Blog

Fed Tak Terlalu Dovish, Dolar Menguat Tipis

06:33 19 September in Business, Economy, Global, Market Review
0 Comments
0

 

Indeks Dolar AS (DXY) menguat mendekati 97,40 pada awal sesi Eropa Jumat (19/9), setelah Federal Reserve menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai ekspektasi pasar. Namun, nada kebijakan yang disampaikan Ketua Jerome Powell dinilai kurang dovish, sehingga memicu penguatan terbatas pada greenback.

Powell menyebut pemangkasan suku bunga sebagai langkah manajemen risiko merespons pelemahan pasar tenaga kerja, tetapi menekankan tidak perlu terburu-buru dalam menurunkan suku bunga lebih lanjut dan akan mempertimbangkan kebijakan secara “meeting-by-meeting”.

“Investor menilai arahan The Fed kurang dovish daripada yang diantisipasi,” kata Soojin Kim, analis MUFG. “Powell menyoroti risiko inflasi yang dipicu tarif dan menekankan pendekatan bertahap, yang mendukung penguatan dolar,” tambahnya.

Di sisi lain, kekhawatiran soal independensi The Fed kembali muncul. CNBC melaporkan pengadilan memblokir upaya Presiden Donald Trump untuk mengganti Gubernur The Fed Lisa Cook, yang ditunjuk oleh mantan Presiden Joe Biden, terkait tuduhan penipuan hipotek. Cook membantah tuduhan dan belum ada tuntutan resmi. Isu ini berpotensi menjadi penahan kenaikan DXY di tengah prospek kebijakan moneter yang lebih hati-hati.


News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

No Comments

Post a Comment