Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Net Sell Asing Sesi 1 Rp 1,4 Triliun, TPIA hingga DEWA Dibuang yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham melalui net buy asing terbesar senilai Rp80,1 miliar.
š Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Baca: Anak Usaha Prodia Mau IPO, Tawarkan Saham Rp100-Rp120
Selain BBCA, investor asing juga mengoleksi saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp27 miliar, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) Rp8,4 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp5,5 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Ā Tbk (BRIS) Rp3,4 miliar.
Saham konsumer juga masuk daftar incaran asing, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dengan net buy Rp3,2 miliar dan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) sebesar Rp2,1 miliar.
DaftarĀ 10 saham net foreign sell terbesar di sesi 1:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp191 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) – Rp175,6 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp157,3 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp136,2 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp93,6 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Rp71 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – Rp60,9 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Rp59,1 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) – Rp53,8 miliar
- PTĀ Darma HenwaĀ Tbk (DEWA) – Rp53,7 miliar
Daftar 10 saham net foreignĀ buy terbesar di sesi 1:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp80,1 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp27 miliar
- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) – Rp8,4 miliar
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) – Rp5,5 miliar
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) – Rp3,4 miliar
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) – Rp3,2 miliar
- PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) – Rp3,2 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) – Rp2,5 miliar
- PTĀ Aman AgrindoĀ Tbk (GULA) – Rp2,4 miliar
- PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) – Rp2,1 miliar
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260612151018-19-742396/videotekanan-jual-asing-turun-rupiah-keluar-dari-jerat-rp-18000-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/742396?comscore=off”,”time”:573,”title”:”Video:Tekanan Jual Asing Turun, Rupiah Keluar Dari Jerat Rp 18.000/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/12/tekanan-jual-asing-mulai-turun-ihsg-rupiah-terus-menguat-1781254043951_169.png”}]’); Next Article IHSG Anjlok 4%, Ini Daftar Saham Net Buy dan Net Sell Asing
Dampak dari hal tersebut adalah terjadi net sell sebesar Rp1,4 triliun di seluruh pasar hingga penutupan sesi I.
Aksi jual asing tersebut sejalan dengan pelemahan IHSG yang ditutup turun 0,73% ke level 6.127,32 pada akhir sesi I. akibat Namun, nilai penjualan mencapai Rp3,3 triliun
Di posisi kedua ada PT Telkom Indonesia (Persero)Ā Tbk (TLKM) yang mencatat net sell asing Rp175,6 miliar.
Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dilepas asing senilai Rp157,3 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Ā Tbk (BBRI) Rp136,2 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero)Ā Tbk (BMRI) Rp93,6 miliar.
Aksi jual asing juga terlihat pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp71 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp60,9 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp59,1 miliar, PT Aneka Tambang (Persero)Ā Tbk (ANTM) Rp53,8 miliar, serta PTĀ Darma HenwaĀ Tbk (DEWA) Rp53,7 miliar.
Di tengah derasnya arus keluar dana asing, sejumlah saham masih berhasil menarik minat investor global.
Net Sell Asing Sesi 1 Rp 1,4 Triliun, TPIA hingga DEWA Dibuang Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 744059, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260619131843-17-744059/net-sell-asing-sesi-1-rp-14-triliun-tpia-hingga-dewa-dibuang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 19 June 2026 13:32 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC IndonesiaĀ ā Investor asing kembali melakukan aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah besar pada perdagangan sesi I Jumat (19/6/2026), seiring tekanan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah rilis laporan terbaru MSCI terkait aksesibilitas pasar modal Indonesia.
Berdasarkan data Indo Premier Sekuritas (IPOT), investor asing membukukan pembelian saham senilai Rp1,9 triliun.
IHSG bahkan sempat bergerak sangat volatil setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi 6.215,06 pada awal perdagangan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi sasaran utama aksi jual asing melalui nilai jual bersih mencapai Rp191 miliar.
Analisis mendalam tentang Net Sell Asing Sesi 1 Rp 1,4 Triliun, TPIA hingga DEWA Dibuang akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
š Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
š¢ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
š Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
š¢ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
ā ļø Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
