Anak Usaha Prodia Mau IPO, Tawarkan Saham Rp100-Rp120

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Anak Usaha Prodia Mau IPO, Tawarkan Saham Rp100-Rp120 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Setelah IPO, kepemilikan para pemegang saham eksisting akan terdilusi seiring masuknya investor publik.

Baca: Bos OJK Ungkap MSCI Hanya Soroti Perihal Ini

Manajemen menilai prospek industri diagnostik di Indonesia masih sangat besar, didorong peningkatan anggaran kesehatan pemerintah yang mencapai Rp244 triliun pada 2026, naik dari Rp218,5 triliun pada 2025.

Adapun pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 9 Juli 2026.

PRDL merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan dan pengolahan alat kesehatan terkait diagnosis medis atau in vitro diagnostics (IVD).

Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 522,9 juta saham baru atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dalam prospektus awal yang diterbitkan pada 18 Juni 2026, PRDL menetapkan kisaran harga penawaran Rp100-Rp120 per saham.

Sementara dari sisi investasi, salah satu risiko yang perlu diperhatikan investor adalah potensi rendahnya likuiditas saham setelah tercatat di bursa.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260608133241-19-741035/video-arah-pasar-modal-tiap-piala-dunia”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741035?comscore=off”,”time”:543,”title”:”Video: Arah Pasar Modal Tiap Piala Dunia”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/08/arah-pasar-modal-tiap-piala-dunia-1780904390230_169.png”}]’); Next Article Baru IPO Bulan Lalu, WBSA Udah Masuk Daftar Saham HSC Bursa

Perseroan menargetkan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juni 2026, dilanjutkan masa penawaran umum pada 1-7 Juli 2026.

Selain itu, program Cek Kesehatan Gratis yang dijalankan pemerintah diperkirakan turut meningkatkan kebutuhan produk diagnostik di berbagai fasilitas kesehatan.

Hingga akhir 2025, PRDL telah melayani lebih dari 7.600 pengguna akhir yang mencakup puskesmas, rumah sakit, dan laboratorium klinik di seluruh Indonesia.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), anak usaha dari grup Prodia yang bergerak di bidang produksi alat kesehatan diagnostik, bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).

Anak Usaha Prodia Mau IPO, Tawarkan Saham Rp100-Rp120 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 744052, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260619130648-17-744052/anak-usaha-prodia-mau-ipo-tawarkan-saham-rp100-rp120’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 19 June 2026 13:17 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

Faktor penyebabnya adalah lebih dari 47% fasilitas kesehatan di Indonesia belum menjadi pelanggan perusahaan.

Dalam prospektus, PRDL mengungkapkan risiko utama yang dihadapi perseroan adalah ketergantungan terhadap belanja pemerintah di sektor kesehatan. yang mengakibatkan Perseroan juga menilai masih terdapat ruang ekspansi yang besar

Perseroan memiliki fasilitas produksi di Kawasan Industri Jababeka III, Cikarang, Jawa Barat.

Saat ini, struktur pemegang saham PRDL terdiri dari PT Prodia Utama sebesar 51%, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) 39%, dan Diasys Diagnostic Systems GmbH 10%.

Dengan demikian, perseroan berpotensi meraup dana segar maksimal Rp62,75 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Bersamaan melalui IPO, PRDL juga menggelar program Employee Stock Allocation (ESA) dengan alokasi maksimal 36,6 juta saham atau setara 7% dari jumlah saham yang ditawarkan kepada publik.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 18-23 Juni 2026.

Analisis mendalam tentang Anak Usaha Prodia Mau IPO, Tawarkan Saham Rp100-Rp120 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *