Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Selain itu, kehadiran produk baru berupa ETF berbasis emas juga diyakini akan semakin mendongkrak minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal dalam negeri.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Terkait agenda reformasi pasar modal yang telah disampaikan sejak awal Januari, Friderica mengklaim sebagian besar telah direalisasikan, meski ada beberapa yang masih dalam tahap berjalan (stages).
Ini menunjukkan perbaikan dan reformasi integritas pasar modal Indonesia,” tegasnya.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729145305-19-754787/video-terjebak-di-rp-18000-usd-rupiah-butuh-katalis-positif-ini”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754787?comscore=off”,”time”:418,”title”:”Video: Terjebak di Rp 18.000/USD, Rupiah Butuh Katalis Positif Ini”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/masih-terjebak-di-rp-18000usd-rupiah-butuh-katalis-positif-ini-1785312063503_169.png”}]’); Next Article Ini Deretan Jurus OJK Jaga Stabilitas Sistem Keuangan
OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 756171, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803164311-17-756171/ojk-ketemu-100-investor-global-pede-ihsg-akan-membaik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 03 August 2026 20:30 Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan optimismenya terhadap prospek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke depan, seiring melalui tren penguatan yang terjadi dalam sebulan terakhir.
Hal ini disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam konferensi pers usai Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Senin (3/8/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234
Friderica menyebut pihaknya baru saja bertemu dengan sekitar 100 investor global untuk mendengar langsung masukan mereka terkait pasar modal Indonesia.
Ia menyebut sejumlah sanksi telah dijatuhkan dan beberapa di antaranya telah diumumkan ke publik.
“Kami juga komitmen untuk enforcement kasus yang terjadi, dan beberapa sudah diumumkan terkait enforcement yang dilakukan OJK.
Menurutnya, para investor asing tersebut mengapresiasi berbagai inisiatif reformasi yang telah dilakukan OJK, meski yang paling ditunggu adalah konsistensi implementasinya.
“Kami baru temui 100 investor global di luar negeri dan kami dengar masukan, mereka apresiasi inisiatif yang dilakukan.
Jika pada tahun lalu jumlah Single Investor Identification (SID) tercatat sekitar 20 juta, tahun ini jumlahnya telah mendekati 30 juta SID.
Peningkatan jumlah investor tersebut turut diiringi oleh kenaikan Asset Under Management (AUM) industri pasar modal.
Kami komitmen untuk konsisten,” ujar Friderica.
Friderica menjelaskan, penguatan IHSG dalam sebulan terakhir menunjukkan tren perbaikan.
Fundraising di pasar modal Indonesia lebih dari Rp113 triliun, ini berita baik,” katanya.
Ia juga menyoroti sejumlah rencana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang masih berada dalam pipeline, yang menjadi indikasi bahwa kepercayaan pasar terhadap Indonesia masih terjaga baik.
Dari sisi basis investor, OJK mencatat tren peningkatan jumlah investor di pasar modal Indonesia sebagai perkembangan yang positif.
Sejumlah capaian yang disebutkan antara lain:
- Peningkatan free float saham secara bertahap
- Keterbukaan informasi bagi investor melalui kepemilikan di atas 1%
- Penyampaian data Ultimate Beneficial Owner (UBO)
- Informasi granular klasifikasi tipe investor yang kini mencapai 39 klasifikasi
Salah satu poin yang mendapat apresiasi luas, menurut Friderica, adalah penerapan kriteria baru dalam High Suspicious Criteria (HSC) list, dengan tambahan indikator price impact ratio.
Kriteria ini dinilai efektif membantu menekan praktik manipulasi perdagangan di pasar modal Indonesia.
Friderica juga menegaskan komitmen OJK dalam penegakan hukum (enforcement) terhadap berbagai kasus pelanggaran di pasar modal.
Selain itu, aktivitas penggalangan dana (fundraising) di pasar modal Indonesia tercatat telah menembus lebih dari Rp113 triliun, yang menurutnya menjadi kabar baik bagi industri.
“Kita lihat trennya ada perbaikan.
Analisis mendalam tentang OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
