Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Menurutnya, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah strategi khusus untuk mendukung penguatan nilai tukar.

“Saya juga mendapatkan informasi dari pihak pemerintah dalam minggu ini dan ke depan, ada strategi-strategi khusus yang akan dilakukan oleh pemerintah yang kalau saya sudah dengar akan dan saya yakini akan membuat nilai tukar rupiah menguat,” jelasnya.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Dolar AS Tembus Rp16.880, Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 742047, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260611145712-17-742047/rupiah-kembali-melemah-dolar-as-naik-jadi-rp-17975’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 11 June 2026 15:06 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah harus mengakui keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Kamis (11/6/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.980/US$.

Faktor penyebabnya adalah kombinasi ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan The Fed tetap menjadi perhatian utama pasar.

Dari dalam negeri, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad menilai pergerakan rupiah saat ini turut dipengaruhi oleh meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap pemerintah.

Dasco meyakini rupiah masih memiliki ruang untuk kembali menguat seiring kinerja pemerintah dalam memperbaiki perekonomian. yang mengakibatkan Meski demikian, dolar AS masih bertahan kuat

Namun, seiring berjalannya perdagangan, tekanan kembali datang hingga rupiah berbalik melemah dan bertahan di zona merah sampai penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke level 99,979.

//

Pelemahan rupiah terjadi seiring melalui menguatnya dolar AS di pasar global.

Namun, di saat yang sama, lalu lintas kapal komersial di Selat Hormuz disebut masih tetap berjalan.

Kondisi ini membuat pasar masih berhati-hati dalam menilai risiko pasokan energi global.

Sementara dari sisi data ekonomi, inflasi tahunan AS naik menjadi 4,2% pada Mei 2026, sesuai melalui ekspektasi pasar.

Posisi ini sekaligus mengakhiri penguatan rupiah dalam dua hari perdagangan beruntun sebelumnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Emiten Batu Bara Sinar Mas (DSSA) Masih Puasa Bagi Dividen

Sepanjang perdagangan, rupiah sebetulnya sempat mengawali hari melalui penguatan sebesar 0,14% ke level Rp17.925/US$.

Meski begitu, pelaku pasar juga mencermati inflasi inti secara bulanan yang melandai lebih dalam dari perkiraan menjadi 0,2%.

Kondisi tersebut memberi ruang bagi bank sentral AS untuk tidak terburu-buru dalam menentukan arah kebijakan suku bunga.

Faktor penyebabnya adalah pelaku pasar masih mencermati perkembangan terbaru konflik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat (AS), menjelang keputusan kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) pada 17 Juni mendatang.

Dari sisi geopolitik, ketegangan di Timur Tengah masih menjadi perhatian setelah AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran. yang mengakibatkan Penguatan greenback membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas.

Dolar AS bergerak stabil cenderung menguat

Analisis mendalam tentang Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *