Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Kembali Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.640 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun, tekanan sedikit berkurang menjelang penutupan perdagangan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau menguat.

IHSG Anjlok 3,64%, Balik ke 6.000-an

Mengacu data LSEG, pasar kini memperkirakan peluang sebesar 70% untuk kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Desember.

Dengan respons BI yang tegas, pasar sekarang punya jangkar baru.

Kenaikan suku bunga acuan tersebut dinilai dapat menjadi titik balik bagi rupiah setelah sebelumnya mengalami tekanan berat terhadap dolar AS.

Ia memproyeksikan rupiah berpotensi menguat secara bertahap melalui target awal di kisaran Rp17.300/US$, sebelum bergerak menuju level keseimbangan baru di sekitar Rp16.800/US$.

“Rupiah sudah selesai fase overshooting-nya.

Kondisi ini membuat rupiah kembali tertekan setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (20/5/2026), mata uang Garuda ditutup menguat 0,54% di level Rp17.600/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak cukup volatil.

Ini bukan sekadar kenaikan suku bunga, ini adalah pernyataan bahwa policy anchor Indonesia masih dijaga.

Rupiah Kembali Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.640 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736713, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260521143936-17-736713/rupiah-kembali-ditutup-melemah-dolar-as-naik-ke-rp17640’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 21 May 2026 15:03 Foto: Warga melakukan penukaran mata uang rupiah ke dolar AS di Money Changer Valuta Artha Mas, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Level Rp17.300 menjadi titik berhenti pertama, dan apabila koordinasi kebijakan berjalan baik, rupiah bisa bergerak menuju Rp16.800,” ujarnya.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menguat Jelang Libur Natal, Dolar AS Turun Jadi Rp16.750

Namun, Trump juga menyebut AS bisa mengambil langkah lebih keras jika kesepakatan tidak tercapai.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia sebenarnya telah mengambil langkah stabilisasi melalui menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada RDG Rabu (20/5/2026).

Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian menilai langkah BI tersebut tepat dan menunjukkan otoritas moneter tidak ingin terlambat merespons gejolak pasar.

Menurut Fakhrul, jika BI tidak cepat tanggap dalam merespons pelemahan rupiah, biaya stabilisasi bisa menjadi jauh lebih mahal.

“Keputusan BI sudah tepat.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Kamis (21/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.640/US$ atau melemah 0,23%.

Dalam situasi seperti ini, Bank Indonesia tidak boleh terlambat.

Per pukul 15.00 WIB, DXY naik 0,22% ke level 99,308.

//

Penguatan indeks dolar AS di pasar global turut menjadi salah satu penekan rupiah pada perdagangan hari ini.

Greenback kembali diburu pelaku pasar seiring ekspektasi bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve) berpeluang menaikkan suku bunga.

Pasar juga sudah sepenuhnya memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga paling lambat pada Maret 2027.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan negosiasi melalui Iran sudah berada di tahap akhir.

Risalah rapat terakhir The Fed yang dirilis Rabu menunjukkan sebagian besar pembuat kebijakan mendukung kenaikan suku bunga jika inflasi tetap bertahan di atas target 2%.

Baca: Breaking News!

Rupiah mengawali perdagangan di level Rp17.600/US$, lalu sempat melemah lebih dalam hingga menyentuh Rp17.685/US$.

Kalau terlambat, biaya stabilisasi akan jauh lebih mahal,” ujar Fakhrul dalam keterangan resmi dikutip Kamis (21/5/2026).

Fakhrul menilai tekanan terhadap Indonesia saat ini bukan sekadar volatilitas biasa, melainkan fase yang membutuhkan respons moneter yang pre-emptive.

Analisis mendalam tentang Rupiah Kembali Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.640 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *