Emiten Mesti Lakukan Ini Kalau Mau Lepas dari Daftar Saham HSC

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Emiten Mesti Lakukan Ini Kalau Mau Lepas dari Daftar Saham HSC yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dengan demikian, emiten berpeluang keluar dari daftar HSC setelah memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Jeffrey juga menjelaskan bahwa status HSC tidak mensyaratkan adanya hubungan afiliasi antar pemegang saham.

Dampak dari hal tersebut adalah tidak lagi terkonsentrasi,” pungkas Jeffrey kepada wartawan, Senin, (6/4/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Ia menegaskan bahwa apabila hasil evaluasi menunjukkan kepemilikan saham sudah tidak lagi terkonsentrasi, maka BEI akan mengumumkan perubahan status tersebut. akibat Zefanya Aprilia)

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap emiten yang masuk dalam saham yang terkonsentrasi tinggi atau High Shareholder Concentration List (HSC) bisa mendistribusikan kepemilikan sahamnya secara lebih merata agar likuiditasnya terjaga.

Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik membuka peluang untuk mengevaluasi secara berkala terkait keterbukaan informasi saham yang masuk dalam kriteria HSC.

“Dengan pengumuman itu tentu kami harapkan perusahaan tercatat akan melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk melakukan distribusi saham yang lebih baik kepada publik

Emiten Mesti Lakukan Ini Kalau Mau Lepas dari Daftar Saham HSC Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 724332, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260406181351-17-724332/emiten-mesti-lakukan-ini-kalau-mau-lepas-dari-daftar-saham-hsc’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 06 April 2026 18:45 Foto: Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik ditemui wartawan usai pengucapan sumpah jabatan dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan di Mahkamah Agung, Rabu (25/3/2026).

Dampak dari hal tersebut adalah kepemilikan menjadi terkonsentrasi.

“Misalnya begini, ada satu investor asing besar masuk dalam jumlah tertentu, misalnya masih di bawah 5 persen, itu masih terhitung free float. akibat Status ini semata-mata mencerminkan kondisi di mana sejumlah investor menguasai porsi besar saham

Berdasarkan metodologi penentuan struktur kepemilikan per tanggal 31 Maret 2026, terdapat sembilan emiten yang mencatatkan kepemilikan tunggal di atas 95%.

Data perdagangan memperlihatkan bahwa tujuh dari sembilan saham yang masuk dalam daftar HSC mengalami tekanan jual.

Kondisi ini menyebabkan mekanisme penawaran dan permintaan tidak berjalan layaknya saham melalui distribusi kepemilikan yang lebih merata.

Keterbatasan volume yang ditransaksikan tersebut memunculkan risiko yang perlu dicermati oleh para investor.

Struktur kepemilikan yang terpusat memungkinkan sebuah transaksi melalui nilai dan volume yang relatif kecil untuk memicu pergerakan harga yang tajam.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309144953-19-717365/video-sektor-pilihan-mi-saat-fitch-rating-pangkas-prospek-utang-ri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717365?comscore=off”,”time”:474,”title”:”Video: Sektor Pilihan MI Saat Fitch Rating Pangkas Prospek Utang RI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/sektor-pilihan-mi-saat-fitch-rating-pangkas-prospek-utang-ri-1773043513841_169.png”}]’); Next Article IHSG Lanjut Menguat di Atas 9.000, Bank BUMN Jadi Penopang

Tetapi, kalau ada beberapa perorangan maupun institusi yang membeli masing-masing 3-4 persen, digabung melalui saham pendiri, itu menjadi terkonsentrasi,” jelasnya.

Baca: OJK Ungkap Makna Saham HSC, Bukan Pelanggaran tapi…

Faktor penyebabnya adalah kendali pasokan berada di tangan pemegang saham pengendali. yang mengakibatkan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) mencatatkan koreksi paling dalam sebesar 14,58%, diikuti oleh PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang turun 13,06%, dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang melemah 12,60%.

Di sisi lain, hanya dua saham yang bergerak menguat, yaitu PT Ifishdeco Tbk (IFSH) sebesar 11,42% dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) sebesar 9,76%.

Dinamika harga yang sangat fluktuatif ini memiliki kaitan erat dengan minimnya porsi free float pada emiten-emiten tersebut.

Dengan konsentrasi kepemilikan di atas 95%, likuiditas saham di pasar sekunder menjadi sangat terbatas

Analisis mendalam tentang Emiten Mesti Lakukan Ini Kalau Mau Lepas dari Daftar Saham HSC akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *