BNI Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Siber Jelang Lebaran

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BNI Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Siber Jelang Lebaran yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau dugaan phishing, masyarakat dapat melaporkannya melalui email [email protected].

Lebih jauh, BNI juga menegaskan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan, seperti BNI Call 1500046, akun Instagram @bni46, akun X @BNI dan @BNICustomerCare, serta Facebook BNI.

Pasalnya, momentum pencairan tunjangan hari raya (THR) dinilai kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan digital untuk menargetkan tabungan masyarakat.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menuturkan, peningkatan transaksi keuangan pada periode Ramadan membuat risiko serangan siber ikut meningkat.

“Nasabah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang semakin canggih, terutama menjelang Lebaran ketika transaksi keuangan meningkat signifikan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di samping itu, Okki menjelaskan, phishing masih menjadi salah satu bentuk kejahatan siber yang paling umum terjadi.

Dengan meningkatkan literasi dan kewaspadaan dalam bertransaksi, masyarakat diharapkan dapat menjaga keamanan dana, termasuk THR, serta terhindar dari ancaman kejahatan siber yang semakin berkembang.

Baca: Sektor Infrastruktur Topang Pertumbuhan Kredit BNI 2025, Ini Buktinya

 

(rah/rah) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260203125110-19-707720/video-akhir-2025-bni-cetak-laba-bersih-rp-2004-triliun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/707720?comscore=off”,”time”:75,”title”:”Video: Akhir 2025, BNI Cetak Laba Bersih Rp 20,04 Triliun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/03/akhir-2025-bni-cetak-laba-bersih-rp-2004-t-1770101929972_169.png”}]’); Next Article Ini Modus Penipuan AI yang Lagi Ganas, Awas Rekening Ludes!

Pelaku mengirimkan pesan yang tampak meyakinkan agar korban mengklik tautan palsu, membuka lampiran berbahaya, atau memberikan informasi sensitif tanpa disadari.

Dia melanjutkan, phishing dapat menjadi pintu masuk kejahatan yang lebih serius, mulai dari pencurian identitas hingga pengambilalihan akun dan transaksi ilegal yang merugikan nasabah.

Faktor penyebabnya adalah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Adapun beberapa ciri yang patut diwaspadai antara lain alamat email pengirim yang mencurigakan, penggunaan sapaan umum seperti “Pelanggan yang Terhormat”, bahasa bernada mendesak, serta tautan yang menyerupai situs resmi namun memiliki alamat berbeda.

Untuk itu, BNI mengimbau nasabah untuk selalu memeriksa alamat pengirim dan memastikan pesan berasal dari sumber resmi. yang mengakibatkan Bahkan, tren terbaru menunjukkan serangan semakin tertarget dan sulit dikenali

Dalam modus ini, pelaku menyamar sebagai institusi resmi atau pihak terpercaya untuk mencuri data pribadi, seperti username, kata sandi, kode OTP, hingga informasi kartu kredit.

Sebagaimana diketahui, serangan phishing biasanya dilakukan melalui email, pesan singkat (SMS), panggilan telepon, maupun media sosial.

Masyarakat juga diminta menghindari membuka lampiran dari pengirim tidak dikenal, mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA), serta menggunakan kata sandi yang kuat dan unik.

“Tak lupa dan paling penting, jangan sembarangan klik link atau tautan yang dibagikan via email, chat, SMS, dan sebagainya,” tegas Okki.

Dengan begitu, kata dia, nasabah tidak boleh membagikan data pribadi, PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari bank.

Pengaduan terkait dugaan penipuan yang melibatkan rekening BNI juga dapat dilakukan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) Otoritas Jasa Keuangan melalui laman iasc.ojk.go.id.

BNI menekankan bahwa keamanan digital merupakan tanggung jawab bersama antara bank dan nasabah.

BNI Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Siber Jelang Lebaran Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713559, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260224170655-17-713559/bni-ingatkan-waspada-modus-kejahatan-siber-jelang-lebaran’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia 24 February 2026 17:27 Foto: Infografis/ Peta Baru Sumber Kejahatan Siber Dunia, Ini Daftar Negaranya/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber, khususnya phishing, seiring melonjaknya aktivitas transaksi selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

Analisis mendalam tentang BNI Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Siber Jelang Lebaran akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *