IHSG Anjlok 1,37%, Saham Konglo Tumbang Tertekan Aksi Jual

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Anjlok 1,37%, Saham Konglo Tumbang Tertekan Aksi Jual yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kemudian ada emiten tambang batu bara Grup Sinar Mas, Dian Swastatika Sentosa (DSSA), yang terkoreksi 2,96% ke Rp 84.425 per saham melalui sumbangsih pelemahan 9,11 indeks poin.

Kemudian ada duo emiten Grup Bakrie, BUMI dan BRMS, serta emiten Grup Barito Prajogo Pangestu, BRPT dan BREN, yang ikut menjadi pemberat kinerja IHSG.

Memasuki perdagangan kedua di pekan ini, euforia pasar keuangan domestik masih terlihat cukup positif.

Nilai transaksi jelang pembukaan mencapai Rp 29,51 triliun, melibatkan 60,75 miliar saham dalam 3,41 juta kali transaksi.

Asing mencatat net inflow selama empat hari beruntun melalui nilai Rp 3,2 triliun.

Sementara itu sektor konsumer non primer, properti, enrgi dan barang baku mencatatkan pelemahan paling dalam hari ini.

Saham-saham emiten grup konglomerasi ramai-ramai melemah dan menjadi pemberat kinerja IHSG hari ini.

Emiten tambang tembaga Grup Salim & Keluarga Panigoro, Amman Mineral Internasional (AMMN), hari ini tumbang 4,49% ke Rp 7.450 per saham melalui kontribusi pelemahan 10,62 poin.

BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu

Seluruh sektor perdagangan melemah, melalui koreksi paling kecil dicatatkan oleh sektor finansial.

Setelah melaju kencang kemarin, indeks terkoreksi hingga 115 poin atau ambruk 1,37% ke level 8.280,83 pada penutupan perdagangan sesi kedua.

Sebanyak 153 saham naik, 567 turun, dan 99 tidak bergerak.

Kapitalisasi pasar pun turun ke bawah level Rp 15.000 triliun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Kontras!

Dampak dari hal tersebut adalah respons pasar cenderung lebih terukur.

Sebagaimana diketahui, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif yang lebih tinggi terhadap negara-negara yang “bermain-main” dengan kesepakatan dagang terbaru, setelah Mahkamah Agung pekan lalu memblokir banyak tarif global luas yang sebelumnya diberlakukan.

Peringatan itu muncul ketika negara-negara di seluruh dunia mengatakan mereka sedang mengevaluasi tarif dan kesepakatan dagang mana yang masih berlaku setelah putusan tersebut, yang membatalkan sebagian besar tarif yang dikenakan Trump tahun lalu.

Uni Eropa pada Senin mengatakan akan menangguhkan ratifikasi kesepakatan yang dicapai pada musim panas lalu.

India juga menyatakan akan menunda pembicaraan yang sebelumnya dijadwalkan untuk memfinalisasi kesepakatan terbaru.

Melalui media sosial, Trump memperingatkan negara-negara agar tidak menggunakan putusan pengadilan sebagai alasan untuk mundur dari komitmen perdagangan yang dibuat sebagai respons terhadap tarif tahun lalu.

“Negara mana pun yang ingin ‘bermain-main’ dengan keputusan Mahkamah Agung yang konyol ini-terutama mereka yang telah ‘memanfaatkan’ AS selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun-akan menghadapi tarif yang jauh lebih tinggi, dan lebih buruk, daripada yang baru saja mereka setujui,” tulisnya di Truth Social, dikutip dari BBC.

Dari sisi teknikal, IHSG kini sedang mencoba menembus level psikologis 8.400 yang juga menjadi area resistance. akibat Pelaku pasar tampaknya sudah relatif mengantisipasi dinamika tarif resiprokal yang kembali mencuat,

Jika level ini berhasil dilewati, ruang penguatan berikutnya mengarah ke kisaran 8.600 hingga 8.700.

Area tersebut merupakan gap yang ditinggalkan IHSG saat terjadi tekanan jual besar pada akhir Januari, ketika MSCI mengumumkan pembekuan terhadap indeks saham Indonesia dan menyatakan potensi penurunan status dari emerging market menjadi frontier market.

Secara historis, gap dalam pergerakan teknikal kerap cenderung tertutup, meski waktunya tidak selalu bisa dipastikan.

Dengan momentum saat ini, peluang IHSG untuk mengisi area tersebut tetap terbuka.

Kabar baiknya dana asing mulai masuk deras ke pasar saham Tanah Air.

IHSG Anjlok 1,37%, Saham Konglo Tumbang Tertekan Aksi Jual Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713533, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260224161813-17-713533/ihsg-anjlok-137-saham-konglo-tumbang-tertekan-aksi-jual’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 24 February 2026 16:37 Foto: Pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Kondisi ini menunjukkan adanya kepercayaan yang meningkat terhadap bursa Indonesia.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260213105642-19-710916/video-sentimen-ini-bikin-ihsg-rupiah-memerah-sambut-libur-panjang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/710916?comscore=off”,”time”:562,”title”:”Video: Sentimen ini Bikin IHSG & Rupiah Memerah Sambut Libur Panjang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/13/ihsg-1770955435254_169.png”}]’); Next Article Naik 0,36% ke 8.169, IHSG Cetak Rekor ATH Baru

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada perdagangan hari ini, Selasa (24/2/2026).

Analisis mendalam tentang IHSG Anjlok 1,37%, Saham Konglo Tumbang Tertekan Aksi Jual akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *