IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(BREN).

Sementara saham-saham penopang pelemahan IHSG antara lain, PT.

Dari luar negeri, perkembangan perang serta data ekonomi China akan menjadi penggerak pasar hari ini.

Sentimen dari luar negeri, inestor memantau perkembangan perang di Saudi, Turki, Pakistan Temui Iran, hingga Harga Minyak Melandai
Arab Saudi, Turki, dan Pakistan bertemu pejabat Iran di Teheran pada Senin untuk meredakan konflik Timur Tengah.

(AADI).

Pasar keuangan Indonesia dibayangi sejumlah sentimen baik dari dalam ataupun luar negeri.

Rangkaian kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat transparansi, menjaga likuiditas perdagangan, dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261005110802-19-773318/video-g7-lepas-cadangan-minyak-harga-batu-diramal-bisa-tembus-usd-200″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/773318?comscore=off”,”time”:244,”title”:”Video: G7 Lepas Cadangan Minyak-Harga Batu Diramal Bisa Tembus USD 200″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/05/g7-lepas-cadangan-minyak-100-juta-barel-harga-batu-bara-diramal-bisa-tembus-usd-200-1791175737380_169.png”}]’); Next Article Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,32% ke 5.355

Sektor yang mengalami pelemahan besar yaitu utilities yang anjlok 3,6%, diikuti saham sektor teknologi yang turun 2,5%, dan energi yang turun 0,9%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Adapun saham-saham pemberat IHSG antara lain, PT.

Langkah ini memperkuat kerja sama pertahanan regional di tengah konflik yang mengganggu pelayaran Selat Hormuz dan mendorong kenaikan harga energi dunia.

Harga minyak mentah dunia melemah pada perdagangan Senin (26/10/2026), di tengah harapan meredanya konflik Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump membuka kemungkinan kembali menyerang Iran, sementara Teheran menuntut pencabutan blokade pelabuhan dan sanksi ekspor minyak sebelum membahas program nuklirnya.

Di sisi lain, parlemen Mesir menyetujui dukungan militer untuk membantu mempertahankan Arab Saudi.

Perkembangan konflik Timur Tengah akan menjadi faktor penting yang menentukan arah harga selanjutnya.

Sementara sentimen dalam negeri, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan sejumlah kebijakan baru untuk memperketat pengawasan pasar modal, mulai dari mengurangi suspensi saham dan membekukan rekening efek yang terindikasi melanggar, hingga memperkuat investigasi transaksi mencurigakan.

BEI juga berencana mengurangi penggunaan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) sebagai langkah awal pengawasan.

Di sisi lain, komite penilai saham melalui konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) diperluas menjadi sembilan anggota, termasuk lima pihak eksternal independen.

Mulai 2 November 2026, saham kategori HSC juga dikecualikan dari penghitungan IHSG, disertai perubahan jadwal evaluasi indeks.

Brent melonjak 6% sepanjang pekan, sedangkan WTI naik 2,3%.

Meski terkoreksi, harga minyak masih bertahan di level tinggi seiring risiko gangguan pasokan energi yang belum mereda.

Pakistan juga mengusulkan pembentukan jaringan non-agresi regional serta solusi konflik yang dapat diterima Washington dan Teheran.

Namun, ketegangan masih tinggi.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 1,46% ke US$101,76 per barel.

Koreksi ini terjadi setelah kedua acuan minyak tersebut menguat pada pekan sebelumnya.

IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 779854, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261027140920-17-779854/ihsg-anjlok-1-ini-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 27 October 2026 14:11 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan sesi II Selasa (27/10/2026).

Hijaunya Wall Street diharapkan bisa menjadi katalis positif.

Kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) juga diharapkan semakin menambah kepercayaan investor.

Pada pukul 13.53 WIB, IHSG berada di level 5.318,96, turun 54,13 poin atau 1,01%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi tercatat sebesar 168,54 juta lot melalui nilai transaksi mencapai Rp6.233,14 miliar.

Mengutip data Refinitiv, penyebab pelemahan IHSG pada pertengahan sesi II hari ini ditekan oleh sejumlah sektor.

Namun, serangan terhadap Arab Saudi dan gangguan pelayaran masih membuat investor waspada.

Harga minyak Brent turun 0,8% ke US$115,81 per barel.

Pertemuan berlangsung di tengah meningkatnya serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan ancaman serangan baru dari Amerika Serikat (AS).

Keempat negara sepakat melanjutkan dialog untuk memperkuat kerja sama perdamaian dan keamanan.

Analisis mendalam tentang IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *