Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 770439, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260924085519-17-770439/nexai–mglv–kantongi-kredit-bni-rp1075-t-untuk-ekspansi-data-center’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 24 September 2026 09:02 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Faktor penyebabnya adalah pinjaman diterima langsung oleh NAC dan NGC dari bank, sementara pemberian jaminan oleh Perseroan merupakan jaminan atas pinjaman yang diterima langsung oleh kedua Perusahaan Terkendali tersebut.
Fasilitas Pinjaman NAC dialokasikan antara lain untuk membiayai sebagian biaya pengambilalihan fasilitas data center di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, yang saat ini memiliki kapasitas eksisting 6 MW. yang mengakibatkan Transaksi ini juga tergolong Transaksi Afiliasi sesuai POJK 42/2020, namun bukan Transaksi Benturan Kepentingan.
Perseroan tidak diwajibkan menggunakan penilai independen maupun memperoleh persetujuan RUPS independen,
(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV)Β mengungkapkan penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk dua anak usahanya, PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC).Β
Mengutip keterbukaan informasi, NAC memperoleh fasilitas pinjaman senilai sebanyak-banyaknya Rp4.125.164.000.000, sementara NGC mendapat fasilitas senilai sebanyak-banyaknya Rp6.628.935.000.000.
Jaminan lain yang diberikan mencakup hak tanggungan atas tanah dan bangunan, fidusia atas aset bergerak dan piutang, gadai saham pemegang saham minoritas di NAC dan NGC, hingga pengalihan bersyarat atas kontrak-kontrak material.
Kedua entitas debitur juga terikat sejumlah pembatasan standar dalam perjanjian kredit, seperti pembatasan pemberian jaminan tambahan, penambahan utang baru, pelepasan aset, perubahan pengendalian, penggabungan usaha, dan pengambilalihan, kecuali yang secara tegas diizinkan dalam perjanjian fasilitas.
Manajemen menegaskan tidak ada dampak material dari transaksi ini terhadap kondisi keuangan Perseroan, kecuali munculnya kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman sesuai perjanjian fasilitas, serta kewajiban Perseroan sebagai penanggung apabila terjadi peristiwa wanprestasi yang memicu klaim atas jaminan perusahaan yang telah diberikan.
Direksi dan Dewan Komisaris NexAI menegaskan seluruh informasi material telah diungkapkan secara lengkap dalam keterbukaan informasi ini dan tidak ada informasi menyesatkan terkait transaksi tersebut.
Kedua fasilitas ini dikenakan bunga sebesar Compounded IndONIA 90 hari ditambah 1,9%.
Sebagai bagian dari transaksi, NexAI Digital Infrastruktur turut memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee) kepada BNI selaku agen jaminan, dalam kapasitasnya sebagai perusahaan induk dan pemegang saham pengendali NAC serta NGC.
Adapun Fasilitas Pinjaman NGC memiliki tenor lebih panjang, yakni hingga 7 tahun melalui opsi perpanjangan satu kali selama 1 tahun.
Dampak dari hal tersebut adalah total kapasitas JababekaDC akan meningkat menjadi 42 MW, termasuk pembiayaan sebagian bunga selama masa konstruksi.
Sementara itu, Fasilitas Pinjaman NGC digunakan untuk membiayai sebagian biaya pembangunan BatangDC, fasilitas data center di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, hingga mencapai kapasitas sampai dengan 60 MW.
Fasilitas Pinjaman NAC berlaku hingga 6 tahun sejak penandatanganan, dengan opsi perpanjangan dua kali masing-masing 1 tahun. akibat Dana ini juga digunakan untuk membiayai penambahan kapasitas sebesar 36 MW,
Faktor penyebabnya adalah nilainya mencapai lebih dari 50% ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan per 30 April 2026. yang mengakibatkan Dengan demikian, total nilai fasilitas kredit yang diperoleh kedua anak usaha NexAI mencapai sekitar Rp10,75 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Ngegas
Manajemen menjelaskan transaksi ini memenuhi kriteria Transaksi Material sesuai POJK 17/2020
Dampak dari hal tersebut adalah totalnya mencapai Rp98 miliar – menegaskan langkah agresif perseroan dalam memperkuat fondasi bisnis pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI data center) yang baru digelutinya sejak awal September 2026.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260923165239-19-770317/video-bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ihsg-melesat-hingga-16″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/770317?comscore=off”,”time”:530,”title”:”Video: BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat & IHSG Melesat Hingga 1,6%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/23/bi-tahan-suku-bunga-rupiah-menguat-ihsg-melesat-hingga-16-1790157269792_169.png”}]’); Next Article Jelang Righ Issue, Pengendali MGLV Jual Saham di Harga Diskon akibat Perseroan, NAC, dan NGC juga dipastikan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BNI.
Transaksi fasilitas kredit senilai Rp10,75 triliun ini datang menyusul keterbukaan informasi sebelumnya yang diterbitkan pada tanggal yang sama, di mana NexAI menambah penyertaan modal masing-masing Rp49 miliar ke NAC dan NGC,
Analisis mendalam tentang NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
