BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dalam waktu singkat, mata uang Garuda kembali kehilangan 65 poin dari posisi pembukaan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: BI Digitalisasi Sistem Pembayaran Pemda-Warga RI, Daya Beli Terkerek!

Tekanan datang baik dari global maupun domestik, mulai dari ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) hingga kebutuhan dolar importir menjelang akhir kuartal III.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS di tengah kekhawatiran terhadap inflasi global dan outlook fiskal.

Kondisi tersebut mendorong kenaikan imbal hasil atau yield US Treasury (UST) tenor 10 tahun hingga mencapai 5,11%, level tertinggi sejak 2007.

“Perlemahan Rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS di tengah kekhawatiran inflasi global dan outlook fiskal.

Rupiah

Merujuk data Refinitiv, pada pukul 09.15 WIB, rupiah mesti mengalami depresiasi hingga 0,59% atau melemah ke posisi Rp17.900/US$.

Tekanan tersebut membesar setelah rupiah dibuka melemah 0,22% di level Rp17.835/US$.

Dampak dari hal tersebut adalah harga minyak Brent kembali menembus di atas US$100 per barel.

Dari dalam negeri, tekanan nilai tukar terutama berasal dari meningkatnya kebutuhan valuta asing (valas) oleh importir menjelang berakhirnya kuartal III serta arus keluar portofolio dari aset-aset negara berkembang atau emerging markets.

Menghadapi tekanan tersebut, BI menegaskan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan fundamental ekonomi.

BI juga memperkuat strategi operasi moneter yang lebih berorientasi pada mekanisme pasar atau pro-market. akibat Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia

Strategi tersebut ditujukan untuk mengelola struktur suku bunga di pasar uang sekaligus memperkuat efektivitas stabilisasi.

“Bank Indonesia terus hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental dan memastikan mekanisme pasar berjalan baik,” kata Erwin.

BI juga meningkatkan insentif Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) lindung nilai kepada BI dalam rangka pendanaan luar negeri.

Selain itu, BI memperluas transaksi underlying yang dapat digunakan dalam skema tersebut, termasuk arus masuk modal portofolio, pinjaman luar negeri oleh bank, serta foreign direct investment (FDI).

Untuk menjaga stabilitas rupiah, BI melakukan intervensi melalui berbagai instrumen di pasar keuangan.

Intervensi dilakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

BI juga terus memperkuat koordinasi dan komunikasi melalui korporasi serta pelaku pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Di tengah tekanan tersebut, BI menyebut pergerakan rupiah secara umum masih sejalan dengan mata uang negara-negara kawasan.

Secara quarter-to-date (qtd), rupiah tercatat menguat 0,46%.

Di sisi lain, ketahanan eksternal Indonesia juga masih ditopang oleh cadangan devisa yang memadai.

Kondisi tersebut mendorong yield US Treasury 10 tahun naik hingga 5,11%, tertinggi sejak 2007,” ujar Erwin dalam keterangan resmi, Kamis (24/9/2026).

Baca: Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini

Tekanan terhadap rupiah juga datang dari ketidakpastian konflik di Timur Tengah.

BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 770493, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260924111315-17-770493/bi-buka-suara-soal-dolar-as-rp17900-ini-biang-keroknya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 24 September 2026 11:22 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengungkap sejumlah faktor yang menekan nilai tukar rupiah pada perdagangan 24 September 2026.

BI mencatat posisi cadangan devisa meningkat menjadi US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026.

Dengan kondisi tersebut, BI terus mengoptimalkan bauran kebijakan moneter dan intervensi pasar untuk memastikan pergerakan rupiah tetap terkendali di tengah meningkatnya tekanan global dan kebutuhan valas domestik.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260917115128-19-768674/video-suku-bunga-the-fed-naik-tekanan-ke-rupiah-ihsg-meningkat”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/768674?comscore=off”,”time”:624,”title”:”Video: Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/17/suku-bunga-the-fed-naik-tekanan-ke-rupiah-ihsg-meningkat-1789621528236_169.png”}]’); Next Article Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.695

Analisis mendalam tentang BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *