Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kena OTT KPK, Ini Profil Bos Summarecon (SMRA) Adrianto Pitojo Adhi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kena OTT KPK, Ini Profil Bos Summarecon (SMRA) Adrianto Pitojo Adhi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 768020, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260915122141-17-768020/kena-ott-kpk-ini-profil-bos-summarecon–smra–adrianto-pitojo-adhi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 15 September 2026 14:50 Foto: Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Adrianto Pitojo Adhi.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain Adrianto, KPK turut menangkap tangan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung; Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Tardi; Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri.
Ia mengenyam pendidikan jurusan Arsitektur di Universitas Diponegoro tahun 1985.
Ia tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin (14/9/2026) malam.
Mengutip dari berbagai sumber, Adrianto lahir di Solo, pada 1 November tahun 1958.
Hingga pada akhirnya Ia ditunjuk menjadi Presiden Direktur emiten properti tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Juni 2015.
Baca: Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%
Selain menjabat di kursi korporasi, saat ini dia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu (BPKPT) Kadin Indonesia, Wakil Ketua Bidang Properti Kawasan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), dan Wakil Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia dari 2023 sampai 2026.
Adrianto juga tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI Periode 2010 sampai 2016, dan juga DPP REI Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta tahun 2004 hingga 2010, serta Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) REI sejak 2016.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan,OTT ini berkaitan melalui proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah Kabupaten Bogor dan juga dugaan penerimaan-penerimaan lainnya.
Dalam penyelidikan tertutup ini, Budi mengungkapkan, tim juga mengamankan barang bukti, di antaranya dalam bentuk uang tunai yaitu rupiah dan valas yang dibungkus, dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper yang berjumlah sekitar 20-an koper.
“Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dihubungi melalui pesan tertulis, Selasa (15/9/2026), Senin (14/9/2026) malam.
Dalam keterangan KPK, total 17 orang yang tertangkap dalam operasi senyap tersebut.
Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq dan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto juga menjadi pihak yang terjaring OTT tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Summarecon mengenai penangkapan tersebut.
Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan tersebut.
(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260824173553-19-762030/video-ekspansi-bisnis-emiten-properti-incar-ekosistem-pendidikan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/762030?comscore=off”,”time”:464,”title”:”Video: Ekspansi Bisnis Emiten Properti, Incar Ekosistem Pendidikan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/24/seg-1-cb-28082026-1787567990994_169.png”}]’); Next Article Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%
Namun memulai karirnya dari bawah sebagai arsitek freelance di Jakarta melalui mendesain rumah, mengerjakan renovasi, bahkan merangkap sebagai kontraktor kecil.
Pada tahun 2005, Adrianto mulai bergabung dengan emiten properti, PT.
Detikcom/Agung Pambudhy) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk.
Analisis mendalam tentang Kena OTT KPK, Ini Profil Bos Summarecon (SMRA) Adrianto Pitojo Adhi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
